This Love [Chapter 5]

Chapter 5

Bagaimana bisa kau meminta ku untuk  mendapatkan kebahagiaan ku yang lain saat kau tau bahwa kebahagian ku itu adalah kamu.

 Heart-photography-6960592-2560-1920

Flasback POV

“seobang bangun..” suara itu terdengar  meminta pada kekasihnya yang kini sedang tertidur dengan lelap.
“eunghh~~..” yuri  hanya mengerang pelan.
jessica yang terlihat gemas dengan wajah yuri  saat tertidur pun hanya tersenyum dan membuatnya tak tahan untuk mengecup setiap sudut wajah yuri.
mulai dari kening turun ke mata, lalu kedua pipi yuri,hidung yuri dan terakhir ia mengecup kilat bibir yuri.
“isshh.. aku bilang bangun” pinta jessica dan sekali lagi memberikan kecupan singkat di bibir yuri saat kekasihnya tak memberi respon padanya.
yuri masih tidak bergeming bahkan tidak sedikit pun membuka matanya,
“seobang banguuunnn…” kini jessica merengek manja sambil kembali mengecup kilat bibir yuri.

Tanpa di duga yuri langsung memeluk erat tubuh jessica,kini posisi jessica sudah berada di atas tubuh yuri.
“kau  terlalu berisik baby, mengganggu saja..” yuri berkata dengan suara huskynya sambil menghirup aroma rambut kekasihnya
jessica yang ada di pelukan yuri pun membalas pelukan yuri,
“jangan salahkan aku, kau yang sulit untuk di bangunkan” ujar jessica sambil membenamkan wajahnya di lekukan leher yuri.

Yuri meraih telepon gengganggamnya yang berada di meja samping tempat tidurnya, ia melihat jam pada layar handphonenya tanpa melepas jessica.
“yaa.. kau lihat ini bahkan jam setengah 3 pagi dan kau membangunkan huh?” yuri pura-pura kesal pada jessica.
jessica kini mengangkat kepalanya menatap yuri dan tertawa kecil penuh arti.
“baiklah nona  jung berikan alasan mu membangunkan ku” pinta yuri pada jessica.
“hehe.. aku hanya tidak bisa tidur sayang, tadi aku sudah keluar kamar dan menonton tivi sendirian. Lalu aku duduk sendiri juga di balkon tapi tetap saja aku tidak bisa tidur, aku bosan sendiri” jawab jessica sambil menatap yuri dengan mata yang di buat sepolos mungkin.
“yaa!! Jangan menatap ku seperti itu atau aku akan memakan mu sekarang juga” ancam yuri, jessica pun semakin tak bisa menahan tawanya.
“lalu kenapa kau tak memakan ku saja seobang” jessica setengah berbisik dan sengaja mengeluarkan suaranya se sexy mungkin untuk menggoda kekasihnya.
“menantang ku huh..” ucap yuri tak kalah menggoda.
sesaat bibir mereka pun sudah menempel satu dengan yang lain saling mengecup lalu berganti saling menyesap dan melumat bibir masing-masing seolah tak ada waktu lagi untuk mereka esok hari. Ciuman mereka bukan lah ciuman penuh nafsu dan gairah yang hanya untuk memuaskan keinginan masing-masing  tapi ciuman ini terkesan lebih manis karena mereka menggunakan rasa cinta, cinta yang teramat dalam dan hanya mereka yang dapat merasakannya.

Mereka melepaskan tautan bibir itu saat mereka berdua merasa membutukan oksigen.
“saranghae baby” ucap yuri pelan sambil mengecup lembut dahi jessica, jessica hanya membalas dengan senyum manis dan mengangguk pelan.
“setelah ini apa yang kau inginkan baby” tanya yuri sambil membelai lembut pipi jessica dan menyelipkan rambut jessica ketelinga jessica.
“mmm.. bagaiamana jika kita berjalan-jalan saja sekarang” usul jessica.
“kau mau kemana ini bahkan sudah dini hari” jawab yuri mengeratkan tangannya di pinggang  jessica.
“hanya berkeliling entah lah yang penting aku ingin menghirup udara segar yul..” kembali jessica merengek pada yuri.
“aigooo.. berhenti melakukannya, kau tak akan bisa seimut sunny, wajah mu terlalu dewasa untuk merengek kau tau.” Yuri pun tertawa dan merasa senang berhasil menggoda kekasihnya
“Ya!! Aku tidak setua itu, aku juga bisa terlihat imut seperti sunny” protes jesica sambil memukul pelan bahu yuri dan mengerucutkan bibirnya menunjukkan wajah kesalnya.
“kekasih macam apa kau yang tidak pernah bisa memuji ku, menyebalkan” lanjut jessica menatap yuri tajam.
“owhh.. kekasih ku sedang marah” yuri masih terkikik.
“dengar aku tau kau dalah orang yang tidak bisa di puji, saat aku memujimu imut, cantik atau apapun kau akan selalu bersikap dan menunjukkan sisi seperti itu setiap saat dan kau akan menunjukkan juga pada orang lain. Aku tidak suka itu” ujar yuri sambil mengecup bibir jessica yang mengerucut.
“aku hanya ingin kau untuk ku bukan untuk orang lain, cantik mu hanya untuk ku, aegyo mu hanya untuk ku, kehangatan mu hanya untuk ku, sifat manjamu hanya untuk ku bahkan aku hanya ingin kau berbagi kekesalan mu hanya untuk ku. Kau sudah mengerti sekarang nona Jessica Jung Sooyeon?” tanya yuri dan menatap mata jessic yang tersipu.
“so cheesy, kau bukan kwon babo ku jika sudah seperti ini” ucap jessica sambil tertawa.
“hahaa… makanya jangan pernah memancing ku untuk bersikap se cheesy ini pada mu” yuri menjulur kan lidahnya seolah meledek jessica.

“bangunlah baby, kita mencari angin segar sekarang” perintah yuri dan langsung dituruti oleh jessica, iya bangkit dari posisinya yang menindih diri yuri dan merapikan rambutnya.
“kajja kita pergi” ujar yuri yang kini sudah berdiri di tepi ranjang dan mengulurkan tangannya pada jessica.
“piggy back” jessica kembali merengek, entah kenapa seorang kwon yuri tak akan pernah bisa menolak apapun permintaan seorang Jessica jung, pesona Jessica sangat berhasil membuatnya bertekuk lutut.

“hmm.. kau tau punggung mu adalah punggung ternyaman yang pernah aku punya” ujar jessica sambil menyandarakan kepalanya ke punggung yuri yang kini menggendongnya.

 

Flashback POV end

***

Author POV

“apa kau yakin akan pulang ke dorm malam ini?” hyun joong menatap jessica yang menyandarkan tubuhnya di jok mobil.
“mmm aku sudah berjanji pada yoona untuk pulang oppa”  jawab jessica  sambil menutup matanya menghilangan sejenak lelahnya.
“baiklah kalau itu maumu” hyun joong melajukan mobil nya.

Sejak pertengkaran dengan Yuri, Jessica memang memilih untuk menghindar sejenak dan menghabiskan waktu kosongnya dengan menyibukkan diri  sekedar untuk merawat tubuhnya di perawatan kecantikan,  berbelanja  ataupun kegiatan yang lain apapun  yang penting ia dapat mengalihkan segala  hal yang membuatnya sedikit setres dan tertekan akan hubungan nya dengan Yuri yang tak disangka akan seperti ini.

Tak bisa dipungkiri apa yang terjadi dengan hubungannya dengan kekasihnya tak pernah di sangka oleh Jessica, hubungannya dengan yuri memang  bukan tanpa konflik seperti pasangan lainnya keduanya sering terlibat pertengkaran2 kecil namun seberat apapun keduanya selalu berusaha saling terbuka dan bisa menyelesaikan masalah mereka. Tapi kini untuk masalah yang bahkan jessica tak tahu apa sebabnya membuatnya harus benar2 bisa bersabar untuk menghadapi semua ini.

Di perjalanan baik Hyun Joong maupun Jessica sibuk akan pemikiran mereka masing2 Jessica yang tak bisa berhenti memikirkan Yuri dan Hyun Joong yang hanya berkonsentrasi dengan mobil yang ia kendarai. Sesekali ia melirik Jessica yang duduk di sebelahnya yang  menikmati jalanan kota seoul lewat kaca mobilnya.
Hyun joong tak ingin memulai pembicaraan dengan jessica ia tahu gadis yang sebenarnya sudah lama ia cintai ini sedang memikirkan orang lain yang sangat ia cintai.

Selama pertengakaran Yuri dan Jessica Hyun joong lah orang yang setia menemani Jessica dan selalu berusaha ada untuk Jessica sesibuk apapun ia akan selalu menyempatkan waktunya untuk selalu ada di samping Jessica.
dulu mungkin ia bisa di bilang memiliki obsesi sendri bersama jessica tapi seiring berjalannya waktu Hyun joong merasa bahwa Jessica tak akan pernah berpaling dari seorang Kwon yuri itu membuatnya berfikir bahw ia tak bisa memaksakan perasaan Jessica terhadapanya. Baginya yang terpenting ia tetap bisa menjaga Jessica dan selalu ada untuk wanita yang ia cintai sekalipun Jessica tak pernah bisa membalas rasa cinta itu padanya.

Tak terasa mobil Hyun joong kini sudah berada di area parkir Apartement SNSD .
“sudah sampai” ucap Hyun joong singkat  namun Jessica tidak meresponnya, diliriknya Jessica yang kini ternyata sedang tertidur di mobilnya.
“hmmm.. kau sangat lelah yah?” Hyun joong berkata lembut sambil mendekatkan wajahnya kearah Jessica
“bahkan kau sangat cantik saat tertidur” ucap Hyun joong lagi sambil menggerakkan tangannya untuk merapikan rambut Jessica yang menutupi sebagian wajah Jessica
“apa semua sesakit itu bagimu? Tenang lah kau masih memiliki ku” Hyun joong melanjutkan meskipun tanpa mendapat respon dari Jessica.
“eungh~~” jessica melenguh pelan sambil membuka matanya.
“kita sudah sampai oppa?” tanyanya sambil mengusap matanya pelan
Hyun joong merasa Jessica sangat imut saat melakukannya pun tak dapat menahan dirinya untuk tidak mencubit pipi Jessica.
“cute” ucap hyun joong sambil tersenyum manis pada wanita di hadapannya.
“appo isshh” jessica mengerucutkan bibirnya sambil mengelus pipinya sendiri yang sedikit merasa nyeri karena cubitan Hyun joong.
“sudah sampai kenapa tak membangunkan ku, kau tukang taksi yang payah” protes Jessica yang hanya di tanggapi tawa oleh Hyun joong
“aku sudah membangunkan mu princess tpi kau yang tak bangun2 jangan salahkan aku” Hyun joong mengacak pelan rambut Jessica.
“isshh kau membuatnya berantakan tau” protes jessica sambil merapikan rambutnya.

Sementara itu saat Hyun Joong dan Jessica sedang bercanda di dalam mobil, Yuri yang baru saja sampai untuk membeli perlengkapan yang kurang untuk makan malam mereka  hanya bisa menatap tajam dua sosok itu.
tak bisa di pungkiri saat ini hatinya sangat ingin meledak rasanya, ada rasa sakit dan juga cemburu melihat Jessica dan Hyun joong terlihat bahagia ketika bersama.
Sooyoung yang pergi bersama yuri dan juga ikut melihat Jessica dan Hyun joong hanya bisa mengusap pelan bahu Yuri ia sangat tau Yuri akan sangat cemburu saat melihat Jessica bersama Hyun Jong jangankan melihat mereka saat mendengar Jessica menghabiskan waktu bersama Hyun joong pun Yuri sudah sangat cemburu.
sebelumnya mobil yuri lebih dulu sampai di parkiran saat yuri dan sooyoung ingin keluar keduanya melihat sebuah mobil  yang juga baru sampai, Yuri tau itu adalah mobil milik hyun joong dan ia menahan dirinya untuk tidak keluar dari mobil, ingin melihat sedekat apa Jessica dan Hyun joong.
ia melihat saat hyun joong membenarkan rambut jessica,ia melihat saat hyun joong mencubit pipi jessica, ia melihat saat hyun joong membelai rambut jessica ya yuri melihat semuanya.

“mm.. baiklah aku rasa sudah waktunya aku masuk oppa aku rasa para member sudah menunggu ku” jessica melepas seatbelt .
“yaa.. masuk lah aku juga harus pulang besok pagi aku harus pergi ke hongkong” jawab hyun joong tersenyum manis pada Jessica
“okay.. bye Mr. Hyun, nikmatilah pekerjaan mu besok” pamit Jessica sembari keluar dari mobil Hyun joong.
hyun joong pun tersenyum dan mengangguk sembari menutup kaca mobil dan melajukan mobilnya.

Saat  jessica berjalan kearah elevator yang kan mengantarkannya ke dorm  jessica sedikit terkejut saat melihat Yuri dan juga Sooyoung yang baru saja keluar dari mobil Yuri.
raut wajah yuri benar2 menunjukkan ia sangat kesal dan ada sedikit rasa senang di hati jessica ia yakin yuri melihatnya dengan Hyun joong tadi dan tak pelak lagi yuri langsung terbakar cemburu.
“hei Youngie aa.. dari mana kalian” sapa jessica
“ini kami membeli bahan2 yang kurang untuk makan malam kita” ucap soo menunjukkan kantong belanjaan ia dan yuri.
sementara yuri hanya diam dengan wajah yang dingin, Yuri adalah orang yang tidak bisa di tebak ia terkadang bisa sangat ceria tapi ia juga kan cepat berubah mood nya saat sesuatu hal yang tak ia sukai terjadi dan asal kau tau yuri sangat lah buruk dalam hal menutupi mood nya jika sudah jelek.

yeoboseyo.. aahhh unnie sudah mau sampai baiklah aku menunggu unnie di parkiran mobil saja” sooyoung terlihat menerima teelpon dari kakaknya.
“yul, sica kalian masuk ke dorm duluan saja aku masih menunggu Soo jin unnie di sini, ia ingin mengantarkan barang ku yang tertinggal di rumahnya” jelas sooyoung.

Jessica dan yuri kini hanya saling menatap, Yuri berfikir inilah adalah moment  yang sangat tidak pas bagaimana mungkin ia akan masuk ke elevator hanya berdua dengan Jessica saat rasa cemburunya kini sangat lah memuncak, ia tak ingin kembali terjebak saat jessica mulai memancingnya.
sementara itu juga jessica pun merasa ini akan menjadi canggung bagi keduanya.
“mmm tidak aku akan disini menunggumu soo” tolak Yuri
“tak usah yul, aku yakin para member sudah menunggu kalian untuk  makan malamnya” jawab sooyoung meyakinkan.
“ aku lelah aku rasa aku akan masuk duluan saja” Jessica tiba2 bersuara dengan gaya cuek yang dimilikinya
“ya.. jika kau lelah masuk lah,dan yul kau juga bisa masuk dengan sica terlebih dahulu” pinta sooyoung.
dalam hati yuri hanya bisa mengumpat ia merindukan Jessica tapi ia benar2 tak ingin jika saat ini dan dalam kondisi seperti ini ia hanya akan berdua bersama jessica waluapun menggunakan elevator ke lantai 19 itu sangat cepat tapi tidak jika hati mu sedang tak nyaman sepert i yuri.

Setelah akhirnya yuri berusaha menolak namun gagal juga kini Yulsic sudah memasuki elevator hanya berdua.
hening dan canggung hanya itu yang terasa di elevator itu, baik Jessica ataupun yuri merasa sama2 canggung dan bingung untuk memulai pembicaraan apa yang bisa membuat mereka bisa lebih santai.
“apa kabarmu?” yuri akhirnya memecahkan keheningan diantara mereka.
“kau menanyakan kabar ku seolah2 kita tidak pernah bertemu dalam waktu yang lama.” Ucap Jessica dingin
glek  yuri menelan salivanya bagaimana tidak ia hanya berusaha menghilangkan kecanggungan diantara mereka yang kini tercipta dan menanyakan kabar hanya itu yang terlintas di kepala yuri kini, tapi benar kata Jessica untuk apa dia menanyakan kabar jika ia setiap hari bisa melihat Jessica meskipun hanya di pertemukan untuk pekerjaan mereka. Lagi ia sangat terlihat bodoh jika sudah begini.
“lalu apa yang kau lakukan seharian tadi?” tanya yuri , ia sebenarnya sangat ingin mengetahui kemana saja kekasihnya seharian ini apakah iya mengahabiskan waktunya bersam hyun joong.
“aku tidak ada jadwal dan seharian ini aku hanya menghabiskan waktuku bersama hyun joong oppa” jawab Jessica santai tapi di balik itu ia ingin melihat yuri kembali cemburu.
“ohh bersamanya ya” jawab yuri singkat dan tak bisa di pungkiri dari nada bicaranya ia benar2 cemburu.
jessica yang menyadari yuri sedang cemburu pun merasa sangat puas dalam hati nya setidaknya ia tau yuri masaih sama seperti dulu sangat cemburu jika tau ia dan hyun joong bersama dan jika sudah begitu bisa di pastikan jika yuri masih sangat mencintainya.
“huum.. ia bahkan rela mengorbankan waktu free nya hanya untuk menemani ku hari ini” jessica semakin berusaha membuat yuri cemburu padanya,
“baguslah kalian terlihat cocok jika bersama” yuri berusaha menanggapinya dengan setenang mungkin.
“benarkah? Banyak orang mengatakan begitu” sica kini tersenyum puas sementara yuri merasa hatinya sesak dan juga ia benar2 cemburu.
“ kalau begitu kenapa tidak bersama saja” ucap yuri ketus
“mmm… tidak untuk sekarang, tapi aku tak tau mungkin akan seperti itu dalam waktu dekat ini” sica menjawab tenang.
“iyaaa dia lelaki tampan dan sempurna kau pantas bersamanya beda dengan diri ku” ucap yuri yang kini benar2 tak bisa mentupi lagi rasa cemburunya mendengar semua jawaban jessica
“bagi ku cinta bukan se simple itu, tapi tidak ada yang tak mungkin suatu saat nanti antara aku dan oppa” jawab Jesica lagi
“baguslah cari kebahgiaan mu dan bersamanya itu jauh lebih baik” jawab yuri yang kini sudah menaikkan nada bicara dan sudah tak bisa mengontrol rasa cemburunya, saat itu juga pintu elevator terbuka dan mereka sudah sampi di lantai 19  dorm  soshi.

Yuri pun langsung keluar tanpa melihat jessica dan terlihat dari derap langkahnya ia begitu kesal.
“babo masih sangat mencintai ku tapi ingin melepas ku, kau tak akan bisa Kwon” ucap jessica sambil tersenyum senang dan melangkah kan kakinya di belakang yuri.
Braak!!! Yuri membuka pintu dorm dengan kencang ia kesal sangat kesal rasa cemburu itu sudah menumpuk di ubun2nya.
“Ya!! Kwon yuri bisakah kau pelan2, mengagetkan saja kau tau” taeyeon yang terkejut dengan suara pintu pun reflek meninggikan suaranya
mianhe”  ucap yuri singkat sambil menaruh kantong belanjaan di atas meja makan.
jessica yang di belakang yuri pun ikut menaruh kantong belanjaan yang dititipkan oleh sooyoung.
“kau sedang kenapa yul?” tanya tiffany sambil mengeluarkan barang2 dari kantong belanjaan yang di bawa yuri dan jessica.
“tidak hanya sedikit lelah” elak yuri yang kini melangkahkan kakinya menuju ruang tengah dorm  mereka.

Tiffany dan taeyeon k ini menatap Jessica yang tersenyum sendiri.
“apa yang kau lakukan dengan seobang mu huh?” tanya taeyeon
aniyo.. aku tak melakukan apapun, hanya mungkin ia cemburu” jawab Jessica sambil sedikit berbisik pada pasangan taeny
“memangnya kenapa?” tanya tiffany ingin tau
“ia melihat ku bersama hyun joong oppa, kau tau kan bagaimana sensitifnya ia jika melihat aku bersama oppa” jessica menjawab tenang.
“hahaha… si babo sedang cemburu?”  taeyeon tertawa
“sayang pelankan suaramu jika yuri mendengarnya ia kan semakin kesal” tegur  tiffany pada kekasihnya.
“hahahah… ini lucu baby “ taeyeon tetap tertawa, terkadang memang membernya ini terlihat sangat kekanakan  dalam menjalin hubungan.

“eomma” suara Yoonna mengalihkan obrolan taeny dan Jessica, kini ia sudah memeluk Jessica dari belakang. Melingkarkan kedua tangannya di bahu jessica sambil menyandarkan kepalanya di bahu Jessica
“ouuww.. my baby yoongie apa kau merindukan ku” tanya Jessica sambil mengusap lembut rambut Yoona yang ada di belakangnya.
neoumu..neoumu.. bogoshipoyeo, aku fikir kau tak akan datang malam ini unnie jawab Yoona manja .
jessica membalikkan badannya menghadap Yoona dan menangkupkan kedua tangannya ke pipi Yoona, tak bisa di pungkiri diantara member selain Yuri sebagai kekasihnya Jessica sangat bergantung pada Yoona juga. Dongsaeng yang kini berdiri dihadapannya memang selalu bisa membuatnya tertawa lepas bahkan saat Yuri mengacuhkannya beberapa hari ini sejak konflik diantara mereka, Jessica bisa tertawa lepas hanya bila di hadapan Yoona.
Yoona terkadang bisa sangat menjadi pelindung bagi Jessica, bisa juga sangat manja dengan Jessica dan bisa menjadi penghibur hati Jessica jika sedang memikirkan hubungannya dengan Yuri.

“bukan kah aku sudah berjanji padamu kemarin, kau lupa aku bukan orang yang suka ingkar janji hmm..” ucap jessica lembut pada Yoona
“aku fikir akan begitu mengingat kau begitu sibuk menghabiskan waktu dengan ahjushi itu” Yoona mengerucutkan bibirnya
ahjushi nugu?”  tanya Jessica
“Oppa kesayangan mu unnie” Yoona memutar bola matanya membuat jessica tertawa.
“kau cemburu huh?” goda Jessica
“bukan aku tapi appa kwon ku yang babo” ucap Yoona menyeringai
“memangnya dia peduli” ucap Jessica menyipitkan matanya
“dia hanya berpura2 tak peduli tapi kenyataannya di sudah terpancing oleh mu” jawab Yoona sambil menjulurkan lidahnya bergaya mengejek Jessica
“hahaha… sekali babo tetap babo” tawa Jessica
“aigoo.. kalian berdua selalu seolah memiliki dunia sendiri jika bersama pantas saja jumlah shipper kalian semakin bertambah banyak” tegur Taeyeon menginterupsi obrolan unnie dan dongsaeng itu
“dari mana kau tau unnie?” tanya Yoona
“hei aku selalu mengecek para Sone apa yang sedang mereka bicarakan,apa yang sering mereka debatkan dan apa yang sedang menjadi topic hangat mereka” jawab Taeyeon santai
“dan kau tau selain hubungan ku yang katanya renggang dengan Jessica kini kau dan unnie mu ini yang banyak mereka bicarakan” lanjut taeyeon
“kau menjadi stalker bagi sone kita” tanya Yoona
“tentu saja iya” jawab taeyeon cepat “aku rasa bukan hanya fans yang bisa selalu menjadi stalker untuk idolnya. Tapi idol juga harus tau tentang fans mereka sehingga mereka bisa tau apa yang fans ingin dari mereka dan apa saja yang butuh kita klarifikasi, aku rasa jika begitu kita akan lebih dekat dengan mereka”  Taeyeon sambil menata rapi makanan di atas meja makan
“benar juga” yonna mengangguk
“aku masih heran kenapa sone berfikir aku dan kau terlibat perang dingin taeng” tanya jessica pada taeyeon yang berdiri di seberang meja.
taeyeon hanya menyeringai.
“babo jelas saja karna kita terlihat sangat jarang berinteraksi baik di panggung atau di manapun sica, padahal jika kita ingat dulu kau dan aku cukup sering terlihat bersama” jelas taeyeon santai.
“hmm kau benar apa kita terlihat ada masalah?” tanya Jessica lagi
“apa kau merasa memiliki masalah dengan ku?” taeyeon tersenyum jahil
“Ya!! Pendek aku serius” protes Jessica
“hahahaha… kau jangan lupa sebelum kita bersama dengan kekasih kita sekarang kau dan aku hampir berpacaran bukan dan saat itu terlihat sangat jelas kita sering bersama. Tapi seiring berjalannya waktu kita nyatanya tidak bisa bersama karena kita lebih cocok sebagai sahabat bukan? Setelah itu kita memiliki  cerita cinta masing2 dan memiliki kekasih masing2 bukan” taeyeon mengaduk jjajangmyun di hadapannya mencampurkan bumbu dengan mienya.
“lalu kau selalu asik berlovey dovey dengan seobang mu begitu juga aku dengan miyoung” lanjut taeyeon.
“hmmm benar juga apakah mereka juga lupa jika aku pernah mangatakan tentang ini di salah satu acara Variety show. Saat MC bertanya siapa member yang dulu dekat tapi sekarang tidak, aku menunjuk dirimu tapi sudah aku jelaskan jika aku dan dirimu menjauh karena jadwal kita yang sama2 padat dan jarang menghabiskan waktu bersama bukan?” jessica mencoba megingat kejadin dulu dan taeyeon pun menganggukkan kepalanya
“hmmm aku rasa mereka lupa itu sica” jawab taeng

“kadang sone lebih tau apa yang terjadi pada kita dari pada diri kita sendiri hahaha.. tapi itu makanya aku mencintai mereka. Sekalipun kita tak mengenal mereka satu persatu tapi ikatan batin kita dengan mereka sangat lah kuat, bahkan mereka adalah orang2 yang sadar jika kita sedang sakit sekalipun kita sudah  berpura2 terlihat baik2 saja”  Jessica tersenyum manis.
“itulah yang membuat ku sangat berterima kasih pada mereka” ujar taeyeon
“semuaaa…. makanan sudah siap mari kita makaaannn” teria taeyeon pada semua membernya yang masih menyebar di apartement mereka.
sunny yang terlihat baru bangun tidur berjalan ke arah panty, yuri yang baru saja selesai mandi mengikuti sunny dari belakang dan di susul oleh hyoyeon dan seohyun yang sedang ngobrol  di ruang tengah dorm mereka.

Taeyeon tersenyum melihat semua wajah membernya, ada rasa senang di hatinya melihat mereka bisa berkumpul seperti ini. Biasanya ia hanya bisa menghabiskan waktunya bersama hyoyeon dan tiffany di apartement sebesar ini.
“miyoung mana?” tanya taeyeon pada membernya saat menyadari kekasihnya belum ada di pantry
“mungkin di kamarnya taeng” jawab yuri sambil duduk.
“sebentar aku akan memanggilnya ” taeyeon melangkah menjauh dari pantry dan menuju ke kamar kekasihnya.
di bukanya pintu kamar tiffany pelan sambil memasukkan sebagian kepalanya di kamar tiffany, taeyeon tersenyum dorky saat dilihatnya kekasihnya yang sedang memainkan iPadnya di kursi riasnya.

“miyoung aahh.. makanan sudah siap ayo kita makan baby” taeyeon melangkah mendekati tiffany
“sebentar sayang tadi manager oppa menelpon ku ia mengatakan besok jadwal ku ada sedikit pengunduran” jelas tiffany sambil menggenggam tangan taeyeon yang kini berdiri di hadapnnya.
“diundur bagaimana?”tanya taeyeon sambil mnegelus lembut rambut tiffany
“entah lah kata manager oppa pihak panitia sedikit ada masalah” jelas tiffany
taeyeon tersenyum dan menarik lembut kekasihnya untuk berdiri .
“lupakan biar manager oppa yang mengurus semua itu sayang, lebih baik kita keluar member lain sudah menunggu kita” taeyeon menggenggam tangan tiffany dan di balas senyuman manis oleh wanita yang bisa meluluhkan siapa saja yang melihat senyumnya.

“unnie berhenti minum aku tak ingin kau mabuk” tegur seohyun pada yoona yang sedang menuangkan soju ke gelasnya
“tenang hyunie aku tak akan mabuk aku hanya minum sedikit aku janji” yoona tersenyum sambil meneguk minuman beralkohol itu
“ tak ada masalah jika kita sedikit berpesta jika bersama jo hyun aaahh” ujar yuri tersenyum pada seohyun
“ne.. aku mengerti unnie tapi kalian akan benar2 mati jika kalian mengkonsumsi semua ini lihat lah” tunjuk seohyun dengan semua makanan yang tersaji di meja makan mereka.
“dari dulu sampai sekarang kau tak pernah bisa mengganti kata2 mu yang itu jika kami sudah mengkonsumsi  jung food  dan juga alkohol hyunie” sooyoung berniat meledek maknae mereka
“karen aku peduli makanya aku mengur kalian” jawab seohyun tenang
“hei.. kau kenapa sayang seperti kau sensitif sekali hari ini” yoona memeluk seohyun dari samping
“entah hari ini aku juga merasa sangat sensitif, maafkan aku jika membuat kalian tidak nyaman” tanya seohyun pelan smbari menarik nafas dalam
“ahhh… ayolah harusnya hari ini kita bisa menikmati  kebersamaan ini” tegur yuri
“ mmm yul unnie benar, lupakan lah mari kita makaaaannn” ujar yoona bersemangat
Chup~ yoona mencium kilat pipi seohyun “ lupakan yang tadi baby” yoona menatap seohyun sambil tersenyum pada kekasihnya

“kalian anak2 kurang ajar bisanya mulai makan tanpa menunggu kami” suara taeyeon terdengar di pantri tempatnya dan member berkumpul
“salah sendiri kalian terlalu lama tidak tau kah kalain kami sangat lapar” jawab sooyoung sambil melahap santapan di hadapannya
“telan dulu makanan mu baru bicara shiksin” ejek taeyeon pada sooyoung
“baby ini untuk mu, makan lah” tawar tiffany menyodorkan piring yang berisi makan malam mereka pada taeyeon.
“my miyoung always understand me” taeyeon tersenyum bangga dan mengecup kilat bibir tiffany
“aisshh… bisakah kalian menahan hormon kalian, ini tempat makan “ tegur hyoyeon yang melihat leader dan membernya kembali mengumbar kemesraan mereka
“ne.. hyo mama” koor taeny sambil tertawa
sementara itu tanpa sadar saat taeny sedang berlovey dovey di hadapan mereka yulsic yang saling berseberangan meja pun langsung saling tatap, dulu mereka juga tak akalah mesra dengan tiffany dan taeyeon merka bahkan sering melakukan hal itu kapan saja mereka maw tapi kini mereka hanya bisa menjadi penonton untuk taeyeon dan tiffany.
Yuri langsung melepas kontak mata itu diantara mereka dan melanjutkan makannya.

***

Di  sudut ruangan tempat latihan 2pm wooyoung terlihat duduk menyendiri dan tidak bergabung dengan para membernya.
lelaki tampan itu terlihat asik hanyut dengan dunianya sendiri dunia dimana ia bisa mengenang masa lalunya.
ia terlihat memainkan Ipad di tangannya menikmati  foto seorang wanita yang masih amat ia cintai sampai detik ini.
Kim Taeyeon tak akan ada satupun yang dapat menolaki pesona wanita bertubuh mungil dan sangat terlihat kekanakan di usianya yang sudah beranjak dewasa semua akan terhanyut oleh pesonanya itu, begitu pula Wooyoung mantan kekasihnya yang sudah2 bertahun2 memutusukan hubungan cintanya dengan taeyeon.
terkadang  Wooyoung menyesali semuanya, ia menyesal sudah melakukan hal bodoh menghianati  taeyeon dengan wanita lain yang sebenarnya hanya menjadi cinta sesaatnya.

“kau hidup sangat bahagia sekarang taenggo” ucap wooyoung sambil tersenyum
“sedangkan aku bisa di bilang menyedihkan” lanjutnya lagi sambil tetap memandangi foto taeyeon
“tiffany orang yang tepat untuk mu, bahkan aku tak pernah memandang mu rendah dengan hubungan yang kau jalani dengan siapa pun itu. Bagi ku asal kau bahagia itu sudah cukup” wooyoung menghela napasnya
“sudah ku tebak kau tak akam pernah bisa melupakannya” sebuah suara mengalihakn perhatian taeyeon dari foto yang terpampang di Ipadnya
“aisshhh menganggu saja” wooyoung memasang wajah kesalnya
“hahaha.. sampai kapan kau akan seperti, hei mana wooyoung yang ku kenal senang tebar pesona dengan para wanita itu” taecyeon merangkul pundak Wooyoung sambil menggodanya
“ya.. kau tau itu tak mudah bagi ku” ucap wooyoung pelan

Taecyeon mendorong pelan kepala wooyoung
“kalau sudah seperti ini kau ingin menyalahkan siapa huh?” taecyeon duduk bersila
“tidak ada yang bisa ku salahkan karena semua ini aku benar2 kesalahanku tapi aku sangat menyesalinya” jawab wooyoung lemah
“sudah tau begini kau menyesal? Hah aku rasa itu adalah hal yang sangat bodoh. Kau yang membuat semua menjadi seperti ini” taecyeon melanjutkan
“iya aku tau tapi entah lah aku benar2 merindukannya hyung” wooyoung kembali menghela nafasnya
“akan ku hajar kau jika berani menggoda taeyeon kembali” taecyeon berpura2 mengancam wooyoung
“aku hanya butuh satu hari aja untuk kembali berkencan dengannya hyung” wooyoung kini benar2 tak bisa menutupi rasa rindunya.
hanya sehari ya wooyoung hanya ingin satu hari saja ia dan taeyeon bisa kembali hanya untuk menghilangkan rasa rindunya pada taeyeon. Wooyoung sangat mencintai taeyeon tapi karena sebuah perselingkuhannya dengan salah satu  hoobae ia harus kehilangan taeyeon.

Pada dasarnya taeyeon adalah orang yang sangat sensitif jika sudah berhubungan dengan sebuah kata sayang , ia rela mengorbankan apapun yang ia miliki jika ia sudah menyayangi seseorang dan  ia bisa sangat lemah saat ia mulai tersakiti. Tapi jangan fikir ia tipe pendendam ia hanya akan sulit untuk bisa move on  jika sudah tersakiti tapi dia bukan orang yang sulit memaafkan.

“akan ku hajar kau jika menyakiti tiffany juga ” lanjut taecyeon
“yaa… kan aku hanya menginginkan itu belum tentu juga taeyeon mau” wooyoung memasang muka cemberutnya
“hahhaha… saat ini hidup taeyeon hanya terisi dengan  tiffany dan aku yakin ia tak akan memikirkan hal lain” tawa taecyeon
“makanya itu aku tak yakin”  ucap wooyoung pelan
“carilah wanita lain yang bisa membuat mu jatuh cita lagi” taecyeon menepuk pundak wooyoung pelan sambil berdiri
“itu juga aku usahakan” jawab wooyoung singkat dan ikut berdiri untuk melanjutkan latihan mereka

***

beberapa member kini sedang berkumpul di ruang tengah
“ya.. taeyeon kau curang!! “ protes sunny saat taeyeon mematikan game yang sedang mereka mainkan
“hahahha… aku tak ingin kalah aku tak mau kalah lagi dengan mu” taeyeon tertawa puas
“aisshh.. mana boleh begitu kau yang menantang ku duluan bodoh” sunny memasang wajah kesalnya, sementara taeyeon tak bisa menghentikan tawanya melihat wajah kesal sunny
“aku bosan kau selalu menang dari ku” taeyeon merong
“isshhh dasar pendek curang” sunny masih kesal
“yaa! Kau ukur sana tinggi badan mu ” kini taeyeon yang protes dan memasang wajah kekanakannya
“ya..ya.. kau dan aku memang lebih tinggi kau tapi nyatanya otak ku dengan otak mu masih pintaran otak ku” kini sunny membalas taeyeon
“mwo?? Kau menantang ku huh?”taeyeon mulai kesal
mendengar taeyeon yang mulai kesal dan panas ia mulai tertawa mengejek sengaja untuk membuat leadernya tertantang untuk melanjutkan permainanannya.
“baiklah kau menantang ku sunkyu, mari lanjutkan game ini” taeyeon kembali memegang stick untuk kembali bermain
“hahaha.. liat saja taenggo kali ini aku akan membantai mu lebih dari yang tadi” sunny tak kalah bersemangat

sementara para member di ruang tengah sedang menikmati waktu kebersamaan mereka seperti yang terlihat jessica dan yoona sedang berbagi cerita kini posisi yoona merebahkan kepalanya di pangkuan jessica lalu satu tangan jessica mengelus lembut rambut yoona benar2 terlihat seperti ibu yang memperlakukan anaknya
lalu ada seohyun yang bernyanyi dan memainkan piano terdengar merdu namun semua keindahan yang seohyun sajikan dihancurkan seketika dengan tingkah konyol sooyoung dan hyoyeon yang terlihat berdansa tak jelas dan menyanyi2 keras.

“yul kenapa menyendiri” tegur tiffany pada yuri yang terlihat duduk sendiri di balkon apartement mereka menyenderkan tubuhnya di kursi panjang yang ada
“hei.. tiff” sapa yuri dengan senyum hangatnya
tiffany mendekat dan duduk di kursi samping yuri, ia mengahadap kan wajahnya ke yuri
“aku lihat dari tadi kau tak henti2nya minum yul” tegur  tiffany
“ehehehe.. bukan kah sudah biasa aku begini” yuri menunjukkan senyum dorkynya sambil memainkan gelas berisi minuman beralkohol itu
“aku hapal dengan mu yul jangan membohingi ku, aku tau kau suka minum tapi tidak separah ini jika kau  baik2 saja” tiffany menatap kedalam mata yuri
“ada apa dengan mu dan jessie” tanya tiffany to the point
“seperti yang kau lihat tak begitu baik” jawab yuri kembali menyesap wine yang ada ditangannya
“kali ini apa yang menjadi masalah utamanya?” tanya tiffany
“tak ada hanya mungkin aku yang terlalu cemburu melihatnya dekat dengan Hyun joong oppa” bohong yuri

Bagi yuri tak ada pilihan lain selain berbohong pada tiffany karena jika ia jujur itu sama saja ia membuat taeyeon  juga dalam masalah, ia sudah sepakat pada taeyeon untuk menutupi ini semua dari pasangan mereka bukan berarti mereka tak ingin mencoba menyelesaikan semua ini dengan pasangan mereka tapi mereka hanya tak ingin baik tiffany dan jessica tersakiti jika tau apa yang diinginkan Mr.park pada hubungan mereka.

“hmm.. aku mengerti yul tapi jika kau tak coba bicarakan dengan jessie maka kalian tak akan bisa menyelesaikan semua” saran tiffany
“aku tau tiff tapi bagi ku hanya waktu saja yang tak ada untuk mulai membahas ini dengan sica’ jawab yuri pelan
“kau tau beberapa waktu lalu jessica menangis saat kita latihan” tiffany mulai bercerita
“saat itu ia hanya melihat poto kalian berdua di Iphonenya setelah itu ia termeneung sendiri dan tiba2 menangis, saat aku mendatanginya ia langsung memelukku dan ia menangis keras di pelukan ku saat itu jessi bilang bahwa ia sangat mencintai mu mu yul dan aku sangat bisa merasakan jika ia sangat tersakiti” jelas tiffany
yuri langsung mengepalkan tangannya erat mendengar kisah tiffany tentang jessica, lagi ia merasa mebuat jessica tersakiti lagi oleh tingkahnya
“lalu setelah itu apakah dia menangis lagi fany ahh?” tanya yuri dan di jawab gelengan oleh tiffany
“aku rasa setelah itu jessi bisa sedikit tenang yul, yah walapun tak bisa di pungkiri ia terlihat murung” jelas tiffany lagi
“aku tak berguna sangat tak berguna fany ahh, selalu saja aku membuatnya terluka” ucap yuri lirih dan dengan suara serak menahan tangis
tiffany mendekat pada yuri mengusap pundak yuri pelan
“yul coba kau bicarakan semuanya pada jessi, aku rasa kau sangat kekanakan jika kau tiba2 mengacuhkan jessie hanya karena ia dekat dengan Hyun joong oppa” ujar tiffany pelan
“aku yakin kau sangat tau sebesar apa rasa cinta jessi kepada mu dan aku yakin kau pun begitu, hubungan kalian terlalu kuat untuk di pisahkan. Apalagi jika hanya karena alasan bodoh macam itu” lanjut tiffany
“jessi orang yang keras kepala dan menyukai kebebasan tapi ia kan jadi penurut jika itu kau yang menghentikannya” jelas tiffany lagi
yuri hanya tertunduk ia tak menyangka bahwa jessica begitu tersakiti saat ini
“aku hanya butuh waktu fanny ah untuk menjelaskan semua ini pada sica” ucap yuri
“aku sangat mencintainya bagi ku ia segalanya ” yuri tak bisa menahan air matanya lagi
“sshhh… berhenti menangis yul , kau hanya butuh menyiapakan waktu untuk bisa menyelesaikan semua ini” tiffany memeluk yuri
yuri hanya bisa menangis mengeluarkan semua beban yang ada di hatinya

“miyoung aku kesal si pendek itu mengalahkan ku terus” taeyeon tiba2 muncul dan melapor pada kekasihnya yang kini memeluk yuri
seketika tiffany langsung tersenyum melihat wajah kekasihny yang kesal seperti itu semakin menunjukkan wajah imutnya
“yaa.. kwon kau kenapa” taeyeon menangkup kedua pipi yuri agar yuri menatapnya
“kau habis menangis?” tanya taeyeon yang kini dapat tatapan dari kekasihnya untuk tak bertanya pada yuri
“ani aku hanya ingin bermesraan dengan tiffany, taeng” yuri yang sudah mulai stabil pun menggoda taeyeon
“ucapkan sekali lagi ku patahkan tulang mu babo” taeyeon menjawab kesal
“auuu… your taetae is overptect fany” yuri kembali menggoda leadernya
“yaa!! Ppany ah lepaskan tangan mu darinya” tegur taeyeon saat melihat kekasihnya masih melingkarkan tangannya di pinggang yuri
“mmm yul badan mu hangat sekali” tiffany juga ikut menggoda kekasihnya yang kini semakin kesal
“yaa!! Apa2 an kau ppany ahh.. issh kalian menyebalkan” taeyeon menghentakkan kakinya sebelum melangkah pergi masuk kembali ke dorm mereka

Seketika tiffany dan yuri tak bisa menahan tawa mereka melihat tingakah kekasih dan leader mereka bersikap sangat kekanakan
“hahaha.. fany ahh masuk lah ikuti dia, taeyeon sangat sensitif jika property nya di ganggu” yuri masih tertawa
“hahhaaha.. kau tau selain sikap dewasanya dan hangatnya sisi pencemburu berat yang ia miliki itu yang membuat ku semakin jatuh cinta padanya yul” tiffany juga masih tertawa
“ ya.. aku tau tak ada leader yang seunik dia fany ahh, kau segera lah masuk sebelum ia benar2 marah padamu” pinta yuri
“ne.. arraseo aku masuk duluan yul dan cepat selesaikan masalah mu dengan jessi” tiffany berdiri dan mengusap lembut rambut yuri
“hmm… aku usahakan. aku ingin masuk juga berkumpul dengan yang lain” yuri dan tiffany melangkah masuk bersama
tiffany langsung masuk kekamarnya untuk membujuk taeyeon sementara yuri ikut bergabung dengan sooyoung dan hyoyeon yang masih berpesta sendiri

***

Tiffany membuka pintu kamarnya perlahan namun ia tak melihat sosok taeyeon di dalam sana
ia pun memutuskan untuk mencari taeyeon di kamarnya
tiffany tersenyum saat di lihatnya gadis mungil itu menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, tanpa fikir panjang tiffany langsung  naik keatas ranjang dan duduk di atas perut taeyeon. Sontak hal itu mengejutkan taeyeon
“yaa… mengagetkan saja” ucap taeyeon kesal sementara tiffany masih tersenyum enggan berpindah posisi
“aku datang kesini hanya untuk minta maaf pada my taetae karena sudah membuatnya kesal” tiffany berusaha membuka selimut yang menutupi wajah menggemaskan kekasihnya
“permintaan maaf di tolak” ucap taeyeon singkat
“ahhhh.. begitu kalau begitu aku tak akan beranjak dari sini” goda tiffany
“dan kau akan membuat ku terbunuh dengan berat badanmu” jawab taeyeon dibalik selimutnya

Tiffany yang tak sabar pun membuka selimut yang menutupi wajah kekasihnya, namun taeyeon yang masih merajuk pun menutup matanya tak ingin melihat tiffany yang masih duduk di perutnya
cup~
satu kecupan lembut di berikan tiffany pada kekasihnya
“hei..  bahkan Yuri itu member mu sendiri tae” ucap tiffany lembut sambil mengusap pelan pipi taeyeon
“aku tau, tapi asal kau tau dia juga member yang palling sering membuatku cemburu” jawab taeyeon ketus
tiffanny tersenyum
“bukan kah kau tau yuri dan aku sangat dekat” tiffany masih mengusap pipi taeyeon
“iya saking dekatnya kalian, si hitam itu seperti monyet yang selalu bergelantungan jika dengan mu” kini taeyeon membuka matanya dan menatap tiffany dengan wajah sebalnya
“aigoo.. sampai kapan cemburuan mu hilang huh?” tiffany mencubit kedua pipi taeyeon sedikit memainkannya
“sampai kau tak membuat ku cemburu lagi dengan tidak melakukan banyak skinship dengan yang lain” taeyeon mengerucutkan bibirnya
“my cute taetae” tiffany yang gemas melihat wajah taeyeon pun mengecup kilat kekasihnya
“Ya!! Masih sempat menciumku juga hah?” taeyeon terlihat kesal
“mwo?? Kau tak ingin aku mencium mu lagi??  baiklah jika itu yang kau mau” tiffany pura2 kesal untuk memancing taeyeon
ia pun pura2 menggeser tubuhnya seakan ingin meninggalkan taeyeon di kamarnya
“kau mau kemana? Jangan pergi” taeyeon dengan sigap menggenggam erat tangan tiffany
tiffany yang masih membelakangi taeyeon pun tersenyum puas
“bukan kah kau menolak ku? Lalu untuk apa aku disini” tantang tiffany
“isshhh… jangan seperti ini jika tak ada kau bagaimana aku bisa tidur nyenyak” taeyeon mengerucutkan lagi bibirnya
“kau bisa memeluk guling dookong mu bukan?” tiffany masih mempertahankan wajah pura2 kesalnya
“aku yang sedang nagmbek kenapa kau yang marah2 sekarang” taeyeon memasang muka melasnya
“disinilah hanya dengan ku ppany –ah” pinta taeyeon seperti merengek
tiffany yang tak tahan melihat wajah kekasihnya segera  menundukkan wajahnya mensejajarkan wajahnya pada taeyeon. Seketika tanpa komanda taeyeon mengecup kilat bibir tiffany sembari menyeringai dengan wajah kekanakan
“babo” tiffany menepuk pelan kepala taeyeon
ia pun kini kembali duduk di ranjang taeyeon mendekatkan tubuhnya pada kekasihnya
taeyeon langsung memeluk erat tubuh tiffany menyadrakan kepalanya di ceruk leher tiffany
tiffany membelai lembut rambut taeyeon
“jangan bersikap kekanakan begini sayang aku tak suka” pinta tiffany lembut
taeyeon tak menjawab hanya bisa mengeratkan pelukannya
“kau bisa percaya pada ku, tae kau lah satu2nya dan aku tak pernah berniat dekat dengan siapa pun apalagi menyerahkan hati ku pada orang lain” lanjut tiffany
“aku hanya takut pany- ahh” suara taeyeon terdengar serak
tiffany menjauh kepala taeyeon yang bersandar padanya menatap langsung ke bola mata taeyeon dalam
“kau tau penghianatan itu masih menyisakan trauma dalam diri ku, aku bukan tak mempercayaimu tapi ahh aku tak mengerti” taeyeon menunduk lemah
“tatap aku tae” pinta tiffany, taeyeon pun menurutinya
“lihat lah mata ku, aku hanya mencintaimu tidak dengan yang lain. Aku bisa dekat dengan siapa pun aku bisa saja berselingkuh dengan siapa pun. Tapi kau tau aku tak pernah memikirkannya, aku hanya ingin kan kau tae, aku hanya memikirkan mu” tiffany berucap serius
“mianhe” jawab taeyeon singkat kembali memeluk  tiffany erat
“cukup percaya pada ku dan aku kan menjaga semua itu” tiffany meyakinkan dan di jawab anggukan kecil oleh taeyeon

“sudah malam lebih baik kita tidur saja tae besok kau ada jadwal pagi2 bukan”  tiffany mengajak taeyeon untuk merebahkan tubuhnya
“hmmm peluk aku dan jangan lepaskan miyoungie” suara taeyeon manja
“aigoo.. aku benar2 mengurus bayi tua jika begini” canda tiffany lagi sembari  mengecup lembut kening taeyeon
“tak akan aku tak kan melepaskan mu tae” ucap tiffany pelan sembari memeluk taeyeon erat

***

“Yaa… kalian berhenti minum” tegur sooyoung pada yuri dan sunny yang sedang taruhan minum
“aku masih kuat baby” sunny menyeringai pada kekasihnya
“kau masih kuat tapi kau tak lihat si bodoh itu sudah benar2 mabuk sayang” jawab sooyoung ketus
“isshhh.. bukan salah ku ia yang menantang ku duluan soo” protes sunny
“aku tak peduli hentikan sekarang juga sunny-ah” pinta sooyoung
“aisshh… sunkyu kekasih mu berisik sekali” yuri protes dengan gaya mabuknya
“kau diam babo.. aku tak ingin mengurus orang mabuk berat apalagi sampi mengurus mu muntah2 nanti” sooyoung mulai marah
sunny yang menyadari bahwa sooyoung sudah mulai serius untuk melarang mereka pun segera menaruh gelas yang berisi alkohol itu ke meja ruang tengah tepat mereka kini berkumpul
“baiklah aku berhenti sayang jadi jangan marah” sunny mulai beraegyo
“dan aku harap kau juga menaruh botol yang ada di tangan mu itu babo” ucap sooyoung tegas
“no.. aku tak mau aku masih kuat minum soo” tolak yuri
“aku bilang berhenti kau akan membunuh diri mu sendiri Kwon yuri, lihat kau sudah menghabiskan 10 botol soju dan hampir 1 botol wine. Kau isshhh” sooyoung berusaha mengambil botol soju yang ada di tangan yuri namun yuri segera menjauhkannya dari  jangkauan sooyoung
“aku bilang tidakk!! Yaa tidaak…” yuri mulai menaikkan nada bicara
“anak ini benar2 menguji kesabaran ku” sooyoung mulai berang
“aku bilang taruh botol itu dan berhenti minum Kwon Yuri!!” bentak sooyoung

Pasangan taeny yang baru saja ingin tidur pun keluar dari kamar taeyeon saat mendengar sedikit keributan antara member mereka
“suara mu terlalau tinggi soo” tegur taeyeon dengan wajah mengantuknya
“kau.. kau kemari lah dan hentikan si bodoh ini” tunjuk sooyoung sambil meminta taeyeon untuk menghentikan tingkah membernya ini
“yuri-ah berhentilah kau benar2 akan menghancurkan diri mu sendiri” tegur taeyeon
“aniyo.. taenggo aku baik2 saja jangan khawatir kan aku” yuri tetap menolak dan mulai berbicara tak jelas seperti orang mabuk pada umumnya
“berhenti yul” taeyeon ingin mengambil botol yang ada di tangan yuri yang duduk di lantai namun kembali yuri menjauhkan dari jangkauan taeyeon
“yul” taeyeon masih berusaha menjauhkan botol berisi minuman beralkohol itu dari tangan yuri tapi masih gagal juga
seketika ada tangan lain yang berhasil mengambil botol soju itu dari tangan yuri. Jessica yang tak tahan melihat tingkah yuri yang menguji kesabaran para membernya dengan menolak untuk berhenti minum pun membuat jessica yang tadi duduk berusaha tak peduli akhirnya mengambil alih juga
“kalian tidur lah biar si bodoh ini aku yang mengurus” jessica sudah memasang wajah tanpa ekspresinya
“tapi biar kami yang meng-” ucapan sooyoung terhenti saat jessica menatapnya tajam
seolah mengerti dengan sikap jessica yang menahan emosinya agar tak meledak dari tadi akibat kekasihnya ini , para member pun memutuskan untuk kembali kekamarnya masing2

“jangan bersikap keras padanya jessi” pinta tiffany sambil mengusap pelan bahu jessica dan mengikuti langkah kekasihnya kmbali kekamar
“bodoh” jessica menendang pelan badan yuri yang tersungkur di lantai
sesaat kemudian jessica berusaha memapah yuri dan membawa tubuh yuri untuk tidur di ranjangnya.
“kebiasaan mu masih sama, berkeringat saat mabuk  babo seobang” jessica tersenyum tipis dan mengelap keringat yang terlihat di kening yuri
“aku tau kau menyembunyikan sesuatu dari ku yul, dan sesuatu itu pasti sangat menyakiti mu” jessica masih mengelap wajah yuri
“bisakah kita selesaikan bersama jangan seperti ini, aku tersiksa yul” jessica mulai menitikkan air matanya, namun ia melap cepat air mata itu
jessica merebahkan tubuhnya di sebelah yuri menatap wajah yuri seperti malam2 sebelumnya
perlahan ia mendekatakan tubuhnya ke tubuh yuri yang sudah terhanyut ke alam mimpi, memeluk tubuh yuri dan membenamkan tubuhnya ke dada yuri merasakan kehangatan tubuh itu kembali dan membiarkan dirinya ikut terlelap dan terhanyut dalam mimpi bersama seobangnya.

***

Paginya yuri bangun dengan kepala yang teramat pusing dan juga merasakan berat pada bahu nya ia berusaha membuka matanya pelan, sedikit terkejut melihat jessica yang kini  tidur disampingnya dan memeluk tubuhnya erat.
yuri masih tak percaya ia pun mulai membelai lembut wajah cantik jessica menyingkarkan rambut yang menghalangi pemandangannya. Ada rasa senang dan takut saat menyadari itu benar2 jessica.
senang karena ia bisa melihat wajah jessica yang masih tertidur di pagi hari dan memeluknya erat seperti ini satu moment yang amat yuri rindukan semenjak hubungan mereka menjauh, namun ia takut juga ia takut tak bisa mengendalikan semua perasaannya lagi
yuri mulai berkaca2 tanpa mengalihkan pandangannya pada jessica
mianhe baby ..  love u so much” yuri tetap menatap wajah jessica
love u more seobang”  jessica membuka mata tersenyum dan tiba2 mengecup bibir yuri cepat
membuat yuri membelalakan matanya tak percaya benar2 terkejut dengan apa yang di lakukan jessica

 

TBC

===> aaaaa >.< sorry readers yang nungguin. akhir2 ini sibuk banget gara2 kegiatan kulaih. authornya juga lagi bolak-balik urusan sekeripsi. jadi telat updatenya. sebenernya udah dikirim dari kemarin sama authornya, tapi karena sayanya yg memang belon ada waktu, jadi mundur 2 hari. sekali saya minta maap ^^ hehehe.. caoooo dahh! sampai bertemu di next chap. semangatin buat authornya yeaaaaa🙂

33 thoughts on “This Love [Chapter 5]

  1. moment yulsic sempet bikin hatiku down kemudian moment taeny sungguh manis langsung bikin hatiku wow..
    moga fany gak berselingkuh dr taeyeon krn taeyeon masih trauma dg masa lalunya dg wooyoung.
    gimana sikap yuri setelah sica cium?
    kutunggu lanjutan dan hwaitaeny.

  2. Yah akhir@ update jga..
    N smga hub yulsic baik kembali,n taeny smkin sweat deh…
    Gmn reaksi yul ketika sca sdar n cium yul..?n ditunggu kelanjutan@ Ɣªª author..
    N gomawo n fighting

  3. annyeong…

    Fufufu… Yul ketangkep basah ma Jessica pas bilang ‘love u so much’ :p hayo loh mau ngelak apa sekarang??😀
    WooYoung lagi galo gegara ternyata dia masih cinta ma Taeng😦 aku harap sih dia ga bakal merusak hub.taeny

  4. Aaaaaaaaaaaa rame banget asli, puas lah ini panjang banget >.<
    Gemes banget bayangin taeyeon yang cemburu gitu, kayanya tuh unyunya dahsyat liar biasa banget
    Oh ia emang mr.park mau ngapain?udah di jelasin apa belum sih?lupa

  5. pny feeling g enk pas tae blg ke panny jgn prnh slingkuh drnya. tae emg pnya trauma dgn kisah msalluny brsama wooyoung. n wooyoung pun sdg galau klo dy msh sngt mncintai tae.
    tp smoga panny mngerti mksd kta2ny itu n ga slingkuh dr tae ya huhuhu

    oowwww, soebang kepergok blg cinta saat sica tdr. tp trnyta sica g tdr lngsung mngtakan blik n kiss yul. nahlohhhh, jd glau lg kan nw move on dr sica, tp msh aj cmburu n mnginginkan sica.
    yul pkirin baik2 lah klo mw berpisah dgnny tp nytany g bsa hdup tnpa sica.
    ahhhhh yulsic complicated bgt -_-”

    next chap update soon ya🙂

  6. wkwkwkw sukses bikin mood jd oke hr ini, oh ya yul monyet gelantungan *mandang co authornya sambil ngakak, si babo itu emang selalu sukses bikin si kid cemburu mukanya nggak karuan, pas ending TBCnya keren tuh, twist bgt, ternyata sica dnger apa yul bilang, dan yakin pasti nanti gelagapan pas nangepinnya, tapi si yul mah emang nggak bsa berkutik kalo udah sama pawangnya, thanks thor ce update nya, walaupun nunggunya lama terbayar lah dng chapter ini ^^v

  7. Yulsic lagi ada badai,w mah seyum”😄
    Karna tadi ada moment yoonsic dan taeny yg so sweet😄
    So,w bukan royal shipper tpi YoonSic,JeTidal,LockSmith
    W cuman suka sica klau yuri biasa” aja#plak…

  8. yulsic ny buat ak nyesek untung aja ada moment taeny yg buat ak mesem2 sndri…

    rahasia yuri gk akn bsa bertahan lma nih klau dia dekat sica trus…
    kebablasan si soal ny…

  9. Baca adegan yulsic di part terakhir bikin seneng sekaligus sedih masa :’) Mr. Park itu siapa sih? Berani bgt ngelarang hubungan yulsic taeny wtf bg lah:/ semoga aja masalahnya cepet selese, terus banyak yulsic sweet moment lagi deh

  10. Hyaaa akhrnya update..!! flashback yulsic diawal itu romantiseu bgt si..wlopun yul-nya cheesy tp bt gw coo cuiitt wkwkwkwk
    seneng bgt dh wktu adegan yulsic dielevator itu..sica bkin yul cmbokur..dan berhasil, yuri mpe ngamuk gitu hahaha
    ahh taeny couple juga nih, sifat kekanakan tae bkin gw senyum2 sndiri kek orng gila..bener2 sesuatu tu bocah wahahaha
    masi pnasaran diakhir itu yul mau jujur sm sica ato mlh diem aja..
    lanjuutt thor..klo bs jgn lama2 hehehe

  11. Mr. Park mencurigakan, hubungin fanny diam2 jangan2 setelah berhasil ngacurin hubungan yulsic mo ngancurin hubungan teany juga nih
    naloh…yuri kepergok cemburu sama sica
    dan gitu kepergok bilang cinta lagi, reaksi yulbakal gimana ya
    pasti gelagapan tuh ngomongnya, masih mau pisah tomalah jujur tuh yuri???
    ditunggu kelanjutanya thor

  12. mr.park itu ceo sekaligus manager nya snsd atau siapa sih???
    dan gue rasa mr.park nelepon fany bukan masalah kerjaan tapi tentang hub taeny..
    part terakhir yulsic yg bangun tidur itu manis bgt menurut gue.. moga aja yuri mau ngomong sebenernya ke sica..
    update plis >.<

  13. kyaaaaa…..jd gak sabar nunggu next chap
    hayo yul ketahuan sica tuh, gmn reaksi yuri ya??taeny menggemaskan:-):-):-):-)
    lnjut thor…..fighting

  14. Kwon paboo hadeeehhhhhhhhh
    Kalo enggaa bisaa terlepas dr sica ummaa prthanin hbungan kaliaaannn. .
    Biarin Mr park mau beginiii begituuu kekeke anggap ajaa angin lewattt😀

    Taeny jjang jjang jjang heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s