This Love [Chapter One]

Heart-photography-6960592-2560-1920

Dia bernama cinta ketika kehangatan itu ada

Dia bernama cinta ketika rasa bahagia itu ada

Dia bernama cinta ketika senyum itu ada

Dia bernama cinta ketika rasa terlindungi itu ada

Dan dia bernama cinta ketika keyakinan itu ada

Namun dia bernama keraguan saat semua itu terasa samar

————————————————————————————————-

Author POV
hari ini seperti biasa semua member SNSD harus menghadapi jadwal mereka yang sangat padat. Sebagai salah satu girl band besar yang sudah di kenal dunia. Tak banyak waktu luang untuk mereka bisa nikmati, tak ada waktu kosong walau hanya sekedar mengistirahatkan tubuh mereka, mereka bagaikan robot yang di paksa untuk teruss dan terus bekerja dan yang lebih nyata adalah tak ada kata KEBEBASAN yang bisa mereka rasakan seperti manusia pada umumnya.

“jinjeerr.. kemarilah..aaa..jinjer ~ yaa” sementara di pojok ruangan terlihat sang leader malah asik sendiri bermain dengan anjing peliharaannya, bukan dia lebih senang menyebutnya sebagai anaknya tentu saja anaknya bersama sang kekasih yang memiliki eyesmile dan sesekali terlihat tertawa lepas saat taeyeon mulai usil membuat “anak” mereka ketakutan karna mobil remote yg taeyeon mainkan.
“taetae, hentikan.Kau tak lihat ginger takut sekali dengan benda itu sayang” ujar tiffany sambil mengelus bahu taeyeon yang masih asik bermain mobil remmote dan mengusili ginger.
sementara taeyeon hanya tertawa dengan style dorknya saat sang kekasih menegurnya tanpa menghentikan permainan mobil2an itu..
“aku tida akan behenti sebelum kau mencium ku” taeyeon mengucapkannya tanpa melihat wajah tiffany yang ada di belakangnya.
tiffany yang mendengar kekasihnya berbicara seperti itu pun sontak memukul pelan kepala taeyeon dengan majalah yang ia pegang dari tadi “dasar! Apa kau tak bosan selalu menginginkan imbalan berupa ciumanku?”.
taeyeon yang kepala di pukul dengan majalah pun sontak meringis dan menggosok belakang kepala sambil membalikkan badannya mengahadap tiffany yang kini seolah2 memasng wajah datar.
“aigo ppany ~ah, aku hanya bercanda sayang lagi pula tdi pagi kau tidak memberiku.. mmmm.. morning kiss bukan?” taeyeon pun dengan ragu menatap tiffany yang berpura2 menatap tajam dirinya.
“ memang kenapa jika aku tak memberinya?” ucap tiffany dengan nada menantang
jujur pertanyaan tiffany itu pun membuat taeyeon menjadi kesal, di tatapnya tiffany dengan wajah kesal , “tidak apa2 bukan hal yang penting kan, hnya sekedar ciuman tak ada artinya juga bagimu.”
dengan kesal taeyeon membalikkan badannya kembali bermain mobil2an itu untuk menghilangkan rasa kesalnya dengan ucapan kekasihnya, sementara tiffany hanya menatap punggung taeyeon dengan senyum kemenangan dia merasa berhasil membuat kekasihnya kesal.
“ya!! Ginger kenapa kau terus berlari kau itu jantan kan kenapa harus takut hanya dengan mobil mainan bodoh ini huh!” taeyeon pun menaikkan nada suaranya dan seolah memarahi anjing peliharannya , namun sebeneranya dia hanya ingin menumpahkan kekesalannya yang tak bisa ia tumpahkan pada kekasihnya karena percakapan intermezo mereka tadi.
Tiffany pun mendekati taeyeon dan langsung memeluk tubuh kecil itu dari belakang, taeyeon yang sadar akan hal itu seolah ingin mengabaikan dekapan hangat sang kekasih..
“babo, kenapa harus menumpahkan amarah mu pada ginger kita. Aku tau kau kesal pada ku kan??”
Tiffany masih memeluk taeyeon yang saat ini masih memasang tampang kesalnya.
“sudah tau jawabannya masih bertanya” ucap taeyeon singkat, namun masih dapat terdengar jelas oleh tiffany. Kelakuan childish taeyeon itu membuat tiffany semakin geram dalam kegemasannya.
tiffany pun langsung melepas pelukannya dari taeyeon dan membalikkan tubuh kekasih mungilnya itu untuk menghadap padanya, di belainya lembut pipi taeyeon.
tiffany pun menatap dalam wajah taeyeon, wajah yang tak pernah berubah dari dulu sampai sekarang dan wajah yang selalu dia rindukan setiap harinya.
dengan lembut juga di usapnya bibir taeyeon “hanya karena masalah sepele kau jadi marah2 seperti ini?? Aigoo.. my taetae ternyata kau lebih childish daripada sooyoung” ujar tiffany sambil tertawa sambil memamerkan tawa yang selalu membuat siapapun yang melihatnya akan luluh, sementara taeyeon masih mempertahankan wajah sebalnya pada kekasihnya.

“kau MENYEBALKAN sekali menyamakanku dengan makhluk tinggi itu! kau tau bukan masalah kau memberiku ciuman atau tidak tapi kata-kata mu barusan yang seolah menantang dan menganggap hal itu tak penting yang membuat ku kesal, aku bisa saja menerimanya karena aku menjadikan mu kekasih ku bukan hanya karena ciuman atau sentuhan tubuh tapi karna cinta ku yang memang tulus pada mu, memangnya apa pentingnya ciuman? aku hanya bercanda tapi kau malah menyulutku dengan kata mmmmhmmpp” saat taeyeon mengeluarkan segala kesalnya dengan mengomel pada tiffany, dengan cepat tiffany menarik taeyeon dan menempelkan bibirnya pada bibir kekasihnya.
di ciumnya lembut, taeyeon yang awalnya kaget pun seolah larut dalam permainan tiffany. Layaknya anjing diberi tulang putih nan segar. Luluh dengan cepat, dan bahkan menikmati tulang itu sampai mungkin menjadi kecil (?). keduanya masih tenggelam dalam dunia lumatan mereka. Menikmati saat-saat indah dimana mereka terlihat begitu sempurna untuk dipandang dalam posisi seperti ini. Saling mengaitkan cinta lewat ciuman. Bukan itu begitu indah?.
“kau galak sekali tadi aku hanya menggoda mu babo” ujar tiffany sambil mengusap lembut bibir taeyeon yang baru saja ia nikmati.
menyadari hal itu pun taeyeon hanya mengeluarkan seringaiannya kepada tiffany dan memeluk tubuh gadisnya ini “entahlah jadwal padat membuat ku sedikit sensitif, harusnya aku tidak marah-marah hanya karna masalh itu” taeyeon membenamkan wajahnya di leher tiffany.
tiffany pun hanya tersenyum mendengar  alasan dari kekasihnya. Beginilah jika keduanya semakin merekatkan cinta dengan solasi yg dioleskan juga dengan tinta cinta. Saling melengkapi, seolah mereka sangat berbeda dan akhirnya menjadi satu. Taeyeon dengan sifat childish dan Tiffany yang selalu tak ingin kalah dengan sikap taeyeon sendiri.

“miyoung~ahh..” taeyeon mengangkat kepalanya, menatap langit dorm nan putih. Masih menyandarkan tubuhnya dalam dekapan sang kekasih.
“hmm~?”

“tiffany..” taeyeon kembali memanggil kekasihnya. Senyumnya tersungging dengan sendiri ketika menyebut kedua panggilan itu. Memanggil kekuasaan teratas dihatinya yang saat ini mutlak diduduki oleh gadis yang saat ini menjadi sandaran tubuh mungilnya.

“why?” karena tiffany merasa penasaran dengan apa yang akan diucapkan kekasihnya.

“anniii. Aku hanya ingin menyebut namamu. Hanya dengan menyebut namamu saja aku merasa ada sesuatu yang memuaskanku.” Kata-kata ambigu taeyeon membuat tiffany mengerutkan dahi. Menatap kekasihnya bingung dengan banyak pertanyaan.

Satu pukulan ringan mendarat mulus dipucuk kepala taeyeon. “ya! Apa maksudnya dengan memuaskanmu? Dasar mesum!”

“kenapa kau ringan tangan sekali sih? Kata mesum itu seharusnya aku yang mengucapkan untukmu. Dasar mesum.” Kembali mereka bertengkar. Membuat ginger yang duduk manis sedari tadi memandang mereka dalam keheningan. Dalam hati mungkin ginger akan tertawa kencang melihat keduanya saling bertukar tingkah kekanak-kanakannya.

***

Sica POV
huuffttt hari ini sangat melelahkan untukku. tadi pagi-pagi sekali aku harus mengadakan syuting iklan sampai malam dan sekarang aku harus melanjutkan latihan bersama member2ku, saat ini kami sedang beristirahat sejenak dari latihan dance.
aku menyandarkan tubuh ku dan duduk dilantai sambil melihat seisi ruangan latihan ini. Mataku menangkap semua yang ada diruangan. Aku melihat seohyun dan yoona yang tertidur di sofa dengan tangan seohyun yang terlihat melingkar sempurna dipinggang yoona dengan posisi duduknya, sementara yoona terlihat tidur nyenyak di pangkuan seohyun, dipojok ruangan terlihat pasangan taeny yang makin hari makin mesra sedang asik bercanda dan bermain2 dengan peliharaan mereka namun, ya kau tau? Taeng sesekali mencuri ciuman dari tiffany. Aku tersenyum melihat tingkah leader ku itu,ia  adalah kekasih yang dorky dan juga byun hidupnya pun penuh dengan “modus” jika sudah berhubungan dengan tiffany tapi aku tau terlepas dari semua itu, taeyeon sangat mencintai tiffany dan aku yakin ia tak akan bisa hidup tanpa tiffany. Diantara kami taeyeon-lah yang sangat rentan akan cinta. Aku yakin dia akan sulit move on jika kejadian dulu kala terulang kembali ketika dia berhubungan dengan wooyoung oppa. Kuharap tiffany adalah yang terakhir untuknya. Aku sangat iri dengan hubungan mereka. Dimataku, merekalah sepasang kekasih yang sangat anggun dan mesra.
aku mengedarkan pandangan ku ke sisi lain terlihat hyoyeon yang masih asik dengan dancenya, member ku yang satu ini memang tidak pernah lelah dan dia adalah penggila dance nomor satu yang pernah aku temui, ia tak akan berhenti selama music masih menghentak.
sementara di dekat pintu sunny juga duduk dengan meluruskan kakinya sama dengan ku sambil bermain game kesayangannya.
hari ini kami hanya berlatih dengan  7 member karena sooyoung sedang syuting drama terbarunya dan,, ya si babo itu… kekasihku dia juga sedang sibuk syuting film terbarunya.
hmmm.. jika mengingat namanya terkadang aku merasa sesak yang teramat di hati ku, si babo  Kwon yuri dia adalah kekasih ku yang sudah selama 4 tahun ini menghiasi hari-hariku.
dia adalah si babo yang selalu membuat ku tergila-gila dengan sosoknya, senyumnya, tingkah konyolnya,kehangatannya, sentuhannya, perlindungannya, semuanya membuat ku menggila tak ada yang bisa menggantikannya.
namun akhir2 ini hubungan ku dengannya terasa amat jauh aku tak mengerti..
dia yang dulu selalu hangat pada ku kini berubah dingin. Dia yang selalu perhatian pada ku sekarang berubah seolah tak mau tau, dia yang selalu berusaha menjaga ku di manapun sekarang seolah tak mau bergeming.
huffftt… aku selalu saja berusaha untuk memperbaiki semua, berusaha mendapatkan perhatiannya entah bagaimanapun caranya tapi hasilnya akan tetap sama dia masih dingin, sampai sekarang pun aku bingung dengan status ku dengannya. Jika  aku kekasihnya bahkan aku pun sudah sangat jarang berkomunikasi dengannya walaupun aku mengunjungi dorm, aku jarang menghabiskan waktuku dengannya dia lebih memilih di kamar dan tidur. Lelah karna jadwal kuliah maupun syutingnya itu yang selalu jadi alasan untuknya, berbeda sekali saat dulu jika ia kelelahan biasanya dia akan berubah manja padaku meminta ku untuk selalu memeluknya, tidur di sampingnya dan menghabiskan waktu dengannya karna dia berkata jika akulah energi nya.
seobang ada apa dengan mu? Tau kah kau aku sangat merindukan mu saat ini? Kenapa semua terasa berubah yul.. aku rindu padamu.

flashback on


siang itu terdengar suara pintu dorm SNSD di buka dan terlihat sosok tinggi,berkulit kecoklatan dan ya kau tau berwajah tampan.
yuri baru saja pulang dari kegiatan pemotretannya, pemotretan itu di lakukan mulai dari tadi malam dan baru selesai siang ini.
bayangkan saja bagaimana dia begitu lelah karena jadwal itu.
perlahan dia mendekat ke sosok yang kini tertidur di sofa ruang tamu mereka, menundukkan badannya dan mensejajarkan wajahnya dengan sosok itu.
yuri tersenyum melihat sosok yang dicintai tertidur dengan pulasnya seolah tak terganggu dengan bunyi pintu tadi, di belainya wajah gadis itu dengan lembut dan penuh sayang.
Entah wanita yang kini ada dihadapan yuri seolah selalu bisa menyihir dirinya dan membuatnya terhanyut dengan kecantikannya, rasa lelahnya yang amat sangat itu terasa hilang sendirinya hanya dengan menatap wajah kekasihnya ini.
yuri pun mendekatkan wajahnya ke wajah sosok itu menempel kan bibirnya di kecupnya dengan lembut
sedikit melumat dengan perasaan nan lembut berkecemakuk oleh ukuran cinta yang sudah melebihi ambang batas yang seharusnya. Kegiatannya masih berlajur beberapa detik kedepan.
Yuri tersentak saat menyadari sosok itu membalas ciumannya, di tariknya wajahnya dan di tatapnya wajah yang tertawa di hadapannya.
“YA.. kau tak tertidur huh?” yuri memasang tampang kaget
sosok itu masih tetap tertawa tanpa bangun dari posisi tidurnya “ kau pikir siapa yang bisa tertidur nyenyak, saat aku merasakan ada seseorang yang mencari
-cari kesempatan untuk mencium ku saat aku tertidur?” sosok itu mengganti posisinya dengan duduk dan menyedekapkan tangannya.
“Mian
he baby aku mengganggu tidurmu” yuri menatap wajah jesssica dengan sorot mata bersalah

“babo aku sedang tidur dan bermimpi indah kau malah mencium ku dan secara otomatis saraf motorikku membangunkanku huh?” jessica tersenyum tipis dia merasa senang membuat yuri merasa bersalah seperti ini
yuri yang merasa bersalah pun kini mendekati jessica dan menggenggam tangan jessica, sementara jessica hanya tersenyum melihat seobangnya seperti anak kecil yang terlihat takut saat melakukan kesalahan.
“baiklah lanjutkan tidur mu aku tak akan mengganggu lagi hmm..” yuri menatap jessica dan menangkupkan kedua tangannya ke wajah jessica
jessica membalas perlakuan yuri dengan senyum “ kau terlihat lelah seobang? Maaf aku hanya sedikit menggoda mu tadi ” sica
kini yang berganti mengusap wajah yuri, yuri pun menggenggam tangan jessica yang kini ada di wajahnya dan tersenyum.
“seperti yang kau lihat” yuri mengeluarkan aegyonya
“ya!! Berhenti
! aegyo mu itu membuat ku mual” sica reflek memukul pelan bahu yuri
“isshhh kau ini galak sekali baby” jawab yuri  meringis dan menggosok bahunya
“aku galak kar
ena seobang ku yang babo ini” sica menjawab sambil menjulurkan lidahnya

“tega sekali” jawab yuri lagi dengan wajah kekanakannya, jessica yang melihat seobangnya makin seperti anak kecil pun semakin gemas dan menarik yuri kedalam pelukannya  dan dibalas yuri dengan membenamkan wajahnya ke lekuk leher milik sica
saat sica akan melepaskan pelukannya dari yuri, yuri tetap memeluk sica erat
“biarkan seperti ini dulu, aku masih ingin memeluk mu, kau tak tau aku sangat merindukan mu”.
jessica pun hanya menuruti keinginan yuri dan membiarkan yuri memeluknya lebih lama.

flashback off

***


tak terasa butiran halus itu mengalir di pipi jessica, saat ia mengingat hubungannya dengan yuri kini tak lagi sama semua terasa jauh, semua terasa berbeda tapi ia tak pernah bisa melepaskan yuri ia sangat mencintai yuri.
sebuah usapan lembut di bahunya membuat jessica tersadar dari lamunannya, dilihatnya kesamping tiffany  menatap matanya dan menghapus pipi jessica yang basah karena tangisannya.
“jessie, are you okay dear?” ucap tiffany sambil membelai lembut pipi sica
jessica pun memeluk tiffany dengan erat dan mengeluarkan tangisannya, entah mengapa ia sangat tak bisa menahan air matanya. Ini terasa begitu sesak bagi jessica sudah sekian lama ia menahan semua rasa sesak dan sakit sekaligus rasa takutnya kehilangan sosok yuri kekasihnya yang entah mengapa berubah
“aa..ku. men..cin..nn..tainya fany~ahh.. sa..ngaatt hiks..” jesiica pun mengeratkan pelukan pada tiffany mengeluarkan segala beban yang ia simpan selam ini.
“arraseo,, jessie,, arraseo dear” kata tiffany sambil membalas pelukan jessica, sakit juga bagi tiffany melihat orang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri terlihat terluka dan rapuh seperti ini.
“menangis lah jika itu bisa membuat mu tenang aku ada di sini untuk mu, keluarkan semua yang menjadi beban mu saat ini.” tiffany tetap memeluk jessica dengan erat berusaha memberikan ketenangan pada jessica dan membiarkan jessica menangis dan menumpahakn segala kesedihanya saat ini.

taeyeon  yang melihat salah satu membernya menangis di pelukan kekasihnya pun ingin mendekati mereka namun langkahnya terhenti saat tiffany kekasihnya memberikan kode untuk taeyon tidak mendekati mereka dulu. Taeyeon pun mengerti dan menjauh dari mereka berdua, kembali ke tempatnya semula kembali bermain dengan anjing peliharaannya.

***

Saat ini sudah menunjukkan pukul 2 dini hari namun taeyeon masih terjaga, saat ini ia sedang  duduk di ruang tengah tempat biasanya ia dan membernya menghabiskan waktu luang untuk sekedar berkumpul ataupun menonton TV. Entah apa yang mengganggu pikiran taeyeon sehingga “penyakit” lamanya insomnia  sepertinya mulai kambuh, taeyeon merebahkan tubuhnya di sofa sambil menonton  TV.
saat asik menikmati film action, taeyeon di sadarkan oleh kehadiran yuri yang baru datang dari kegiatan syutingnya.
“kau belum tidur taeng?” tanya yuri sambil menghampiri taeyeon
taeyeon melihat yuri dan megubah posisinya menjadi duduk dan menjawabnya dengan gelengan kepala.
“mmm belum sepertinya insomnia ku kambuh yul” jawab taeyeon sambil memeluk guling dan ya kau tau leader itu sangat terlihat imut.
yuri pun tersenyum dan mengelus kepala taeyeon seperti perlakuan kakak ke adik kecil kesayangannya, sekalipun taeyeon lebih tua tapi wajah imutnya itu terkadang membuat orang-orang sekitarnya maupun para fansnya lupa bahwa taeyeon itu adalah wanita yang sudah menginjak umur 25 tahun.
“kenapa tidak meminum susu hangat saja huh?” tanya yuri

Taeyeon pun menjawab dengan menggeleng “ aku menunggu mu pulang dan menunggu mu membuatkannya untuk”
jawaban taeyeon membuat yuri mengerutkan dahinya, tidak biasanya leadernya bersikap seperti ini padanya.
“yaa.. kau kan bisa meminta miyoung mu itu yang membuatkannya kid” kata yuri
“entahlah susu hangat buatan mu itu berbeda yul, kau tau tangan mu itu sangat pas untuk meraciknya hmm..” jawab taeyeon sambil megeluarkan senyum dorknya.
“hahahaha… kau berlebihan sekali aigoo taengie~ahh” jawab yuri sambil tertawa dan menggelengkan kepalanya mendengar kata-kata berlebihan dari leadernya itu.
taeyeon pun ikut tertawa geli mengingat kata-katanya barusan.
“bukankah tigfany juga pintar meracik susu huh?” tanya yuri
taeyeon pun langsung menatap yuri dengan mata usilnya “ jika ppany yang membuat itu lain lagi susunya yul hahahahaha” tawa taeyeon pun pecah menyadari obrolan mereka mulai menjurus ke hal dewasa
“ya!! Babo kau memancingku dalam perbincangan dewasa huh” kata yuri sambil ikut tertawa dengan taeng
“kekeke… mmm sebenarnya lebih dari itu yul aku hanya merindukanmu saja” jawab taeng yang kini mengganti intonasi serius.
yuri pun menghentikan tawanya dan menatap lawan bicaranya yang kini duduk disampingnya.
“yaa.. memang jadwal syuting ku lebih padat akhir-akhir ini dari pada dirimu atau member yang lain taeng,” yuri menarik nafasnya sejenak dan melanjutkan “ kau tau kan inilah resikonya, lagi pula bermain film juga salah satu impian ku dari dulu taeng” taeyeon pun mendengar serius pembicaraan yuri.
arraseo.. kau memang sangat sibuk, tapi jangan lupakan kesehatanmu. Aku tak akan mau menjengukmu jika kau jatuh sakit” jawab taeyeon sambil mengempalkan tangannya dan mengepal didepan wajah yuri, yuri pun hanya tertawa dan merangkul leadernya itu yang sudah seperti saudarnya sendiri.

“arraaa my kid!” yuri mencubit ringan pipi taeyeon yang akhirnya menggelembung lucu.

“tapi kau tau yul dari pada aku atau member lain sica yang jauh lebih merindukan mu” kata-kata taeyeon pun seketika membuat yuri menghentikan senyum yang tadi merekah di bibirnya. Merasakan sedikit perasaan sesak yang tiba-tiba menghantam dadanya. Sangat kencang.

TBC

wehehehe… saya kembali lagi dengan FF yg terencana antara saya dan author aslinya. perlu saya perkenalkan. dia adalah tante (panggilan saya ke sang author) Eva Tristin (coba cari epbenya kalau penasaran)😀 yang katanya nggak isa nulis, ternyata kalau udah nulis, keren juga😀 wkwkwk

coba featuring ngebikinnya, dan ternyata kalau beda pendapat agak sulit. tapi akhirnya bisa juga. oke dehhh nggak panjang lebar. selamat menikmati dan thanks untuk yang sudah berkunjung dan koment ^^ babaybanana u,u

47 thoughts on “This Love [Chapter One]

  1. wiiih suka niih ma chap ke 1nya….
    Di mulai dengan adegan menggemaskan & romantis dri taeny dan berlanjut kpda sicababy yg lagi galau trus taeri yg gmna ya bilang’a,,hehehe
    Yeah nii sprti moment yulsic yg akhir2 nii menghilang dri peredaran…kekkeke
    Di tunggu chap berikutnya & SEMANGAT!!

  2. kya~
    taeny nya sweet bgt dah
    gemesss sma tingkah kid leader.
    pntes panny msh n smkin cinta ama taeng hahaha

    yahh, sica ksian…
    yul cma lg pdat aja schedule nya
    klo udh g pdat jg blik lg sprti apa yg prnah d lakukan.
    sabar sica :-*

    hahaha, tae otak yadong.
    ngomongin susu sm yul jd mnjurus ke susu nya panny wkwkwkw

    oke, lanjut new ff ny kak🙂

  3. anyeong…
    taeny paling mesra dan manis di dunia.
    yulsic akhir2 menjauh dan ditelan oleh bumi. yuri skrng lg deket dg guru yoganya sementara yoonsica lg meroket.
    ku tunggu lanjutan dab hwaiting.

  4. Anyeooooong,,,,
    Wahh TaeNy sosweet bgt ya. Gemes dh ama taeng.
    Yuri npa ya ?? Ko pas ngmongin sica jd diem gtu. Ahhhh pasti die jg kangeeeeeeeeeen bgt sm sicababy nya ya.
    Oklh di lanjut ya^^

  5. Wowoow. . .keren. . . .
    Kasian itu sica, yul jga. . .msa hx krna ksibukan mrka kyk gtu. . . .hueeeee.. . .gmna lnjutanx?. . .hehehehe. . .

    Keep spirit. . .

  6. Hah.. Yulsic kayak keadaannya sekarang nih. ‘merenggang’ / bahasanya belum liat moment nya lagi😉
    Hah.. Taeny unyu unyu gimana gitu haha ditambah dimanapun tetap mesra deh ;D apalagi taeng yang emang kekanakan haha sweet dah dan fany yang juga selalu sabar dengan sikapanya. Menggemaskanlah. Haha
    Next chapter nya ditungg ^0^

  7. Taeng emang unyu bgt, bqin fany mqin cnta aja tuh.
    Kacian sica, zmpe nangis gt sking kangenya ma seobangnya. Sbnernya yul knapa, kuq kya menghindr gt dr sica? Lnjuut!

  8. ffnya mantap, keren bgt,,,,
    Taeny mesranya,,, tae jail, kasian kan jahe di jaialin mulu,,,,
    yulsic jngn berantem dong,,, yulsic jjang,,,,

  9. kasian bner si ginger d jahilin tae pkek mobil maenan bru ny… klau ginger bsa ngemeng udh abis dah tae d omelin ny…

    obrolan taeri bkin senyum2 sndri…

    taeny smkin mesra… yulsic merenggang

  10. Ummm ..haaii salam kenal🙂 yul menyembunyikan sesuatu kaya nya ..😐 uhh nyesek bangett pas line nya jessie ..bener2 masuk feel nya kak, ahh jadi ikut ngenes ..😦 well,, aku bener2 reader baru disini ..hehe di tunggu next nya yow😉 tararengkyu~ hihi

  11. new reader.
    D awali dgn taeny yg unyu2 bgt. Romantis.
    Kasian tu si ginger jd korban kekesalan taeng.
    Yul knapa brubah? Kasian tu sica.

  12. 11 12 sama kisah nyatanya, makin jarang aja moment yulsic yang ada malah yoonsic, jeti sama yulti, ditambah lagi sekarang yuri lagi deket sama pelatih yoganya

  13. Wedeeeh kereen thor..!!
    Dooh heran sama pasangan taeny kalo udh brantem si taengnya mlh berubah jadi imut gitu wkwkwkwk gw jdi ikutan gemes ky pani.. XDDD
    umur boleh 25th tp kid leader nggak akan menua..!!😀😀😀
    mmm YulSic lg ada mslh rumah tangga..knpa yuri brubah gitu si ahh..penasaran..!!😀

    wooh kenapa gw ngakak ya sm obrolan taeri..dooh 2 Byuners ini emng ngga ada matinya..!! Wkwkwkwk
    lanjuuut thor..!! Hwaitaeng..!!😄

  14. hhaha cerita’y lucu..
    duhh ngakakk pas bagian taeng hidup’y penuh dgn modus..hhaha

    tpi di epep ini permasalahan’y lbih ke yulsic ya..
    ntar klo mw ad problem sm teni jgn yg nyesek2 ya..hhe

  15. Halo…prkenalkan sya riders baru dsini🙂 g sengaja td liat ni ff di mbah google jd trtarik buat baca
    Crita chap prtama bagus suka ma moment taeny yg ga da matinya kkk^ sica sprtinya lg ngegalau nih kngen ma seobangya, and knp yuri jd dingin ma sica what happen yul? #ala tiffany -_-” #abaikan
    Jd pnsran thor ma klnjutanya izin bca chap slnjutnya thor!!!😀

  16. anyeong…slm kenal:-):-):-)
    taeng bikn gemes deh, pntes aja miyoung gak bs brpaling dr taeng,taeny so sweet…
    waduh itu yulsic knp?ok next chap

  17. Wahhhhh kereeennnnnn kereeennnnnn (y)

    Sweet moment taenynyaa kekekekek. .
    Kasian sicaa ummaa ngegalonn. . :3
    Kwon seobang sok sibukkk hadeeeehhhhhhh
    *poorSicaUmmaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s