My Love For You Perfectly part 3

akhirnya bisa updatee… mianhe lama, soalnya bulan2 ini emang jatahnya ujian2 menumpukk. jadi, saya minta maaf kalau jarang update,, UN udah deket :p wkwkwkwkwk

oke dehhh.. langsung dibaca aje… happy reading, and dont forget for comment ^^ kekekeke

 

Taeyeon POV
“ternyata kau masih menyimpan semuanya ya fany~ah?” tanyaku melihat barang2 pemberian dariku dulu..
“pasti lahhh taeng… boneka beruang berwarna pink yg selalu menemaniku tidur, piyama berwarna pink yg selalu aku pakai saat tidur. Apa kau juga masih menyimpan semuanya???”
“yapppp.. hingga sekarang, aku tak pernah bisa tidur tanpa boneka beruang berwarna biru, dan piyama berwarna biru pemberianmuu.. emmhhh.. apa kau masih menyimpan itu??” tanyaku.. dulu aku dan dia mengikat cinta dengan benda yg selama ini kami bawa masing2.
“emhhh… masihh donk taeng. aku selalu membawanya, tak pernah aku keluarkan dari kotak ini.” Dia mengeluarkan sebuah kotak, dan didalamnya terpampang kalung berbandul gembok.
“woaahhhh… lihatlahhh.. aku memakainya..” sambil kuperlihatkan kalung dengan bandul kunci yg melingkar dileherku.
“kupikir kau menghilangkannya taeng, sama seperti dulu. Kau pernah meninggalkannya di ruang ganti saat kita berenang.”
“hahahaha… kalau sekarang, aku sangat menjaga ini fany~ahh.. karena hanya dengan ini, aku merasa kau begitu dekat.” Aku meraih kalung dari kotakan yg dipegang tiffany, lalau aku memakaikannya di lehernya. Tak sungkan, aku memeluknya manja dari belakang.
“taetae~ahh.. selama ini, apakah ada yg menggantikanku saat aku tak berada didekatmu??” aku sempat terkejut mendengar pertanyaan tiffany. memang aku pernah berpacaran dengan beberapa namja, seperti teuk oppa, tapi leeteuk tak pernah aku anggap sebagai kekasihku.. dan sekarang, max oppa, dia memang begitu baik, aku sempat jatuh kedalam cintanya, tapi perasaan itu hanya sementara bagiku.. karena dirimu lahh yg bisa mengambil penuh cintaku.
“taetae~ahhh.. taeng~ahh,, kau baik2 saja kan??” kata tiffany sambil melambai2kan tangannya di depan wajahku.. lamunanku terbuyar seketika,,
“ahhhh… hanya kau seorang yg aku tunggu fany~ahhh…” aku pun mempererat pelukannku terhadapnya.
“taeng~ahh! Sudah lama sekali aku tak merasakan kehangatan dalam pelukanmuu.. aku sangat rinduu…” kata tiffany. dia berbalik badan, dan menatap aku tajam, melingkarkan tangannya di leherkuu,, mendekapku erat. Dia meraih bibirku cepat,, dia melumat bibir atasku, sebaliknya dengan akuu, aku melumat bibir bawahnyaa.. ciuman panas ini berlangsung begitu lama. Belum selesai sampai disini saja. Dia menjatuhkanku di atas kasurnyaa… ciumann itu berlangsung lebih panas dengan keaktifannya diatas kasur.. bergeluntung kesana kemari, kami menikmati cinta di siang hari.
……………………………………..
Yuri POV
“yulll, bolehkah aku masukkk??” kata seseorang dari depan pintu kamarku.
“masukk lahh..” jawabku.
“yull, aku inginn bertanya sesuatu padamu.” Ternyata yg datang yoona.
“emmmhh.. okee duduk lahh..” kataku sambil mempersilahkan yoona duduk di pojokan kasurku.
“yull, apa benar kau akan merebut u-know oppa dari tangan Jessica??”
“maksudmuu apa yoong??” tanyaku kebingungan.
“kemarin malam, aku melihatmu bersamanya di balkon sekolahh,, aku tak menyangka kau bisa sedekat itu pada Jessica. Kupikir, kau benar2 meracuninya, dan dengan mudah mendapatkan u-know oppa.” Jelasnya.
“emmhh.. kau tau yoong,, sebenarnya niat pertamaku memang benar seperti itu,, tapii entah kenapa,, tiba2 perasaanku beralihh padanya.. dia benar2 telah mengambil hatikuu.. sekarang, aku dan dia menjalin hubungan gelap,, apa sebenarnya yg dia pikirkan, hingga rela melepaskan u-know oppa, dan masuk kedalam pelukanku..”
“jjiiinnjjaaaa yul?? Jadi kau sekarang sudah tak ada rasa lagi dengan u-know oppa??” Tanya yoona.
“sampai sekarang, aku pun juga masih kebingungan yoong…”
“hmmm? Kenapa bisa begitu yul??”
“entahhlahhh,,, mungkin aku harus mengakhiri impianku untuk menjadi pilihan u-know oppa. Sekarang, aku sudah punya dia yg rela melalukan hal yg mustahil baginya, hanya untuk ku.” Jelasku.
“kau beruntung yulll..” katanya. Tiba2 saja keadaan ruangan terasa aneh setelah dia mengatakan hal itu.
“kau tak apa2 kan yoong??” kulihat dia meneteskan air mata. Aku sama sekali tak mengerti kenapa dia menangis sekarang.
“yull,, kau tau. Sebenarnya, aku juga sangat mencintaimuu.. kau selalu memperhatikanku, kau sangat baik padaku. Tapi sekarng, mungkinn kebodohanku adalah, aku selalu menyimpan semua perasaanku hanya dalam hati.” Perkataannya itu sangat membuat hatiku tersentak.
“yoongg! Kenapa kau jadi seperti ini??? aku selama ini melakukan itu, karena kau sudah kuanggap sebagai adikku, dan aku merasa nyaman dengan itu, jika harus berubah menjadi cinta, aku tak akan rela jika kau menjadi milikku. Itu karena, kau adalah adikk kesayanganku..” jelasku. Aku memelukknya, aku mencoba menenagkannya. Aku tak menyangka akan semua inii. Yoona,, mianhee… aku hanya ingin kau menjadi adikk kesayangankuu,, aku sangat mencintaimuu, sebatas adik, dan aku mencintainya, lebih dari apapun.
………………………………..
Malam harinya
Taeyeon POV
“kau sudah kenyang kah??” tanyaku kepada tiffany yg sedang melamun.
“ahhh… ne taeng. hehehe.. bagaimana dengan dirimu??”
“aku dari tadi menunggumu menjawab,, ehh malah melamunn.”
“ahhh.. mianhe taeng. emmhhh. Setelah inii, kita mau kemana taeng??”
“kita kumpul bareng anak2 saja.. biasanya jam segini, anak2 sedang menonton Film koleksinya sooyoung.”
“ohhh.. jinnjaa?? Tapi, aku sama sekali belum mengenal mereka semua.. Jessica dan seohyun pun aku hanya tau namanya saja.”
“tak apaa.. nanti akan aku kenalkann ke mereka. Tenang saja..”
“yasudahhh,, dari pada booring tak ada hiburan. Hehehe” dia menggandengku, dan berjalan kembali ke asrama setelah kenyang dengan makanan kami malam ini.
Normal POV
“Taeng~ahhh! kemarilahhh.. baru saja mulai nihh..” teriak sunny memanggil taeyeon untuk bergabung dengan mereka.
“woahhh.. tumbenn rame sekalii.. baru kali ini aku melihat yuri ikut nonton disini,,dan aku tak melihat yoona yg biasanya paling heboh.” Kata taeyeon sambil melihat suasana ruang tengah.
“biar aku panggil si yoona.” Kata yuri, sambil pergi menuju kamar yoona.
“taeng,, apa boleh membawa tamu dari luar sekolah??” ucap sooyoung.
“ohhhh.. aku lupaa. Dia ini adalah murid baru disinii,, dia masuk kekelas vocal. Jadi kalian baaru saja melihat dia sekarang, kecuali aku, sica, dan hyunie.” Kata taeyeon.
“annyeeong teman2. . aku tiffany. semoga kita bisa berteman akrab.” Tiffany memperkenalkan dirinya. Dan seketika itu, sunny langsung berlari menghampirinya dan menjabat tangannya
“annyeonng tiffany. kau cantik sekaliiil..” kata sunny sambil memamerkan aegyonya yg paling imut.
“yahhh bunny!!! Selalu sajaa! Dasar mata keranjang!” sooyoung menarik sunny yg kecentilan didepan tiffany.
“hahahaha. Hey kyunie! Jgn macam2 kau! Dia ini sudah milikku!” kata taeyeon.
“waaaaa!!!???? Jjiinnnjjaaaa??” kata mereka kebingungann.
“hehehe… nee.. yasudahh,, lekas kita lanjutkan filmnya.” Kata taeyeon sambil menempati tempat duduk di ujung sofa bersama tiffany.
“tunggu yuri dan yoona dulu aja deh..”

di kamar Yoona
“yoong, kau tak apa2 kan??” yuri memasuki kamar yoona, dan melihat yoona sedang terduduk di depan jendela.
“ahhhh.. kau yul. Aku taka pa kok.” Jawabnya.
“yoong,, kumohonnn.. aku tak akan menjauhimuu.. aku akan terus perhatiann padamu. Jadi, tentang masalah tadi siang, sebaiknya kita lupakann.sekarang, kau ditunggu teman2 yg lainnya di ruang tengah,, ayo..” ajak yuri.
“yull, tapi aku masih merasa tak enak padamu..” jawab yoona.
“no problem yoong,, kau akan tetap menjadi adik kesayanganku.” Yuri pun merangkul yoona, dan mengajaknya menuju ke ruang tengah bersama2 dengan teman2 yg lain.
Akhirnyaaa semua penghuni asrama putrid berkumpul. Mereka selalu melakukann ini tiap malam. Terkecuali yuri, yg memang selalu sibuk dengan latihannya.
“yoongii,, film apa ini??” Tanya Jessica.
“ehhh… ini film kuntilanakk sica~ahh! Kau takut yaa?” goda sooyoung.
“ahhhh.. jinnnjjaaa! Aku tak akan brani tidur sendiri malam ini.” kata Jessica, sambil mendekapkan dirinya ke pelukan yuri.
Taeyeon POV
“Taetae~ahhh” tiffany merintih ketakutan, dia mendekap tangannku, menyandarkan kepala dipundakku. film yg duputar malam ini memang menyeramkann,, aku yg biasanya betah nonton film horror, tak sampai merinding seperti ini.
“fany~ahh.. kau kenapa sihh??” tanyaku pada tiffany. sepertiya dia benar2 ketakutan. Nonton pun harus dengan mengintip dari celah2 jarinya.
“annniiiooo taeng.” jawabnya datar.
“kau ketakutan ya?? Hahaha..” kami berdua berbisik2, takut mengganggu situasi yg sedang kami nikmati bersama-sama. Kulihat, teman2 juga sedang serius menontonnya. Berbeda dari biasanya, Jessica yg biasanya ketiduran, sekarang sangat betah menonton dipangkuan yuri.
“taetae, , , aku pasti tak akan brani tidur sendiri malam ini.” ucap tiffany.
“wae?”
“sepertinya, aku benar2 sedang ketakutan deh..”
“tak apaaa.. tidur saja denganku nanti malam.” Aku member ide.
“aku berharap kau mengatakan itu taeng. hehehe” katanya.. aku masih bisa melihat senyumannya walau di dalam kegelapan. Senyumannya memang memancarkan cahaya.
Yuri POV
“hmmm… ternyata tiap malam begini, teman2 selalu menyempatkan diri berkumpul bersama dan menonton film ya? Tapi kalau dengan teman2 saja, berasa kurang seru dehhh.. jika ada dia disini,, kenapa aku jadi sangat betah ya? Jadi tak ingin moment ii berakhir cepat.” Aku terus bergumam dalam hati. Kubelai rambut gadis yg sekarang sendang menonton film, dengan bantalan di pangkuanku.
“yulll,, kau nonton apa sihhh???” Jessica mengagetkankuu.. dari tadi aku hanya memandangi wajahnya saja.. padahal saat ini kami sedang menonton film. Aduuuuhhhh…
“ahhhh… aku hanya mengistirahatkan mataku sejenak sica. hehehe…” aku mengelak.
“ohhh.. kalau kau sudah mengantuk, bilang yaa…” katanya. Aku hanya meresponnya dengan anggukan beberapa kali.
Tetap saja pandanganku terus mengarah ke wajahnya.. sama sekali tak bisa terfokus ke film yg kami tonton.
Beberapa saat kemudiann, akhirnya film pun berakhir..
“yaaaak! Film selesaiii,, mari kita sekarang pergi tidurr,, hehehe” kataku memecah kesunyian setelah film selesai. Aku tau kalau Jessica sudah tertidur. Kunyalakan lampu ruangann, dan betapa kagetnya akuu..
“yahhhh!” kulihat semua teman2ku sudah tertidur. Seohyun yg tertidur bersama boneka keroronya, sunny, sooyoung, dan hyoyeon yg tidur bergumul bersama, yoona, Taeyeon dan tiffany yg tertidur diatas sofa, dan juga Jessica.
“yaahh! Apa yg harus aku lakukan sekarang.. aarrggghhh..” akupun bergegas pergi ke kamar, untuk mengambil beberapa selimut..
“huhh! Tak menyangka ternyata malah pada ketiduran disini.” Kataku. Ku selimutkan mereka dengan selimut yg aku ambil dari kamar. Aku mengambil posisi disebelah sica, kusandarkan lagi kepalanya kepundakku. Diatas kepalaku dan sica ada seohyun. Sedikit khawatir kalau harus tidur diatas seohyun. Karena kalau tidur, dia pun juga aktif.
Sebelum aku tertidur, aku sempatkan untuk mengecup kening kekasihku inii..
…………………………………
Ke esokan harinya di hari minggu.
Normal POV
Keadaan asrama masih sangat sepi.. para gadis masih tertidur lelap didepan tv di ruang tengah..
“hoooooooooammmmmmm” salah seorang dari mereka mulai terbangun.
“ahhhh??? Kenapa aku bisa teridur disini??” tak lain itu adalah yoona. Dia memang selalu bangun paling awal.
“wah2. Sepertinya kami semua semalam ketiduran saat menonton film.” Yoona pun segera kembali ke kamarnya untuk melanjutkan tidurnya.
Sesaat setelah yoona, taeyeon pun terbangun. Tak ingin membangunkan teman2nya yg lain, dia pun segera mengangkat tubuh tiffany menuju ke kamarnya. *taeng kuat banget yak!wkwkwk.#plakkk!
Taeyeon POV
“awwwwww” erangku. Tiffany ternyata berat juga yaa. setelah kubaringkan dia di kamarku. Kututup gorden jendela kamarku, supaya tak mmbuatnya silau.
Aku pun kembali merebahkan tubuhku diatas kasur dibalut selimut bersama dengan tiffany.
“hmmmmmm” kuhembuskan nafasku dalam2. kutengok wajah tiffany yg cantik saat tertidur, dan itu membuatku mulai berfikir tentang max oppa.
apa yg harus katakan pada max oppa?? jika aku tak jujur padanya, sama saja aku akan terus menyakitinya. aku benar2 tak bisa meninggalkan tiffany, jadi, akau lebih memilih tiffany daripada max oppa. mianhe oppa. gumamku dalam hati.
sepasang tangan lembut menelusup kepinggangku. mendekapku erat. aku merasakan jelas hembusan nafas tiffany saat ini.
“taetae~ahh.. kenapa aku bisa tertidur disini??” bisiknya.
“kau tadi dijemput oleh kereta dari negri awan fany~ahh. hehehe” kataku, seraya berbalik badan dan menatapnya.
“ahhh.. jinnjjjaa??? kenapa sekarang aku tidak sedang di negri awan??” jawabnya polos.
aku memeluknya “nahhh,, sekarang bagaimana? apa sudah merasa di negri awan??”
“wahhhh taeng, ini melebihi keindahan di negri awan lohh..” seraya membalas pelukanku.
“taeng~ahhh.. aku merasa ada yg kurang dari dirimuu.” katanya. kulepaskan pelukan dan kembali menatapnya.
“kurang?? apa yg kau maksud???”
“emmhhh.. ada yg sedang kau pikirkan yaa??” tanyanya lbh dalam. aku berpikir sejenak. apakah aku memang harus jujur pada tiffany atau aku harus tetap beralibi.
“emhh fany~ahhh.. sebenarnya sekarang aku sedang berpacaran dengan seorang namja di sekolah ini. tapiii, , mungkin rasa itu memang hanya sementara untuknya, hatiku lebih memilihmu untuk menjadi miliku dan memilikiku.”
“jadi, sekarang ini, hanya 50% saja untukku??” kulihat raut wajahnya mulai menampakan mimik marah.
“annniiooo fany~ahh.. aku sedang mencari waktu yg tepat untuk mengakhiri hubunganku dengannya, dan fokus mencintaimu.” jawabkuu..
“kau yakinn itu taeng???”
“neee… karena hatiku ternyata memang benar belum bisa terbuka untuk yang lain fany~ahh..”
kukecup bibirnya yg masih kering.
………………………………………………
Jessica POV
“oppa, ada yg ingin aku katakan padamuu.” kataku sambil memegang tangan u-know oppa. aku akan mengungkapkan perasaanku yg sebenarnya kepada u-know oppa.
“hmmm? apa itu?” kata u-know oppa.
“oppaa, mianhe aku harus mengatakan kenyataan ini. oppa, aku sadar akan diriku oppa, ternyata aku memang tak bisa mencintaimu sepenuhnya, oppaa. aku minta maaf sekali padamu, aku tak bisa menjadi yg terbaik untuknya, aku percaya oppa pasti akan menemukan yg lebih baik dari aku.” jelasku. kulihat u-know oppa masih kebingungan.
“maksudmu apa sica??”
“oppa, aku mencintai orang lain, dan cintaku ini melebihi cintaku padamu. mianheee oppa.” kataku, aku menunduk, tak berani menatap mata u-know oppa.
“sica~ahhh,, tapi aku begitu mencintaimuuu…”
“mianhe oppaaa, aku tka tau mengapa bisa begini. sekali lagi, mianhee oppa.” aku pun langsung berlari sekencang2nya meninggalkan u-know oppa, air mataku menetes deras. aku ingin menenangkan dirikuu sekarang.
aku langsung menggeparkan tubuhku diatas kasurku,rasanya hati ini lega, dan juga sedikit sakit. apa tindakanku ini bodoh mengorbankan u-know oppa hanya untuknya saja? aku bertanya2 dalam hati.
“tokk….tokkk…” terdengar suara pintu diketuk. “masuklahhh.” sahutkuu.
“jessica,, apa aku mengganggumu??” ternyata itu yuri. aku berusaha menyembunyikan suara isakku dan juga air mataku.
“ohhh, anniiooo yuri~ahh..” kataku masih dengan menyembunyikan wajahku.
“sica, kau tak apakan?” kata yuri, aku merasa dia sekarang menghampiriku, dan membuka selimut yg menutupi wajahku.
“jessica,,, kau kenapa??? kenapa kau menangis???” tanya yuri sambil mengelus2 rambutku.
aku pun langsung memeluknya. “yuri~ahhh. aku sudah mengatakannya,, aku sudah mengatakannya. aku lakukan ini hanya untuk dirimuu…” air mataku mengalir deras.
“yahhh!!! sica~ahhh.. kenapa kau lakukan ini??? kenapa kau mengorbankan cintamu untukku?? u-know oppa begitu baik padamu.. dia perhatian sekali.” jelas yuri.
“itu karena aku mencintaiimu lebih dari pada aku mencintai u-know oppa yul!” aku melepaskan pelukan dan menatapnya dalam dengan mata yg penuh dengan air mata.
“jessica.” dia balik menatapku dengan tatap sedih. “apa aku salah mencintaimu? kenapa kau malah terlihat sedihh? jawabku.
“jessica.. aku tak sedihh, aku ingin sekali menangis sekarang.” kata yuri.
“wae?” jawabku singkat. “itu karena aku tak menyangka ada seseorang yg mencintaiku seperti dirimu ini. apa lagi kau terkenal diseluruh sekolah ini, dan yg membuatku terharu seperti ini adalah, kau mau mengorbankan perasaanmu untukku.” ucap yuri. kini dia juga mulai menangis. aku lanjut memeluknya. aku tak pernah merasakan pelukan ketulusan dan kehangatan seperti ini. “saranghae yuri~ahh..” kataku. “nado saranghae sica.” jawabnya.
………………………………………
Taeyeon POV
hari ini aku, sooyoung, dan sunny berencana akan jalan2 ke mall. huh! jika bersama mereka berdua, pasti bakalan jadi obat nyamukkk.. aku berniat mengajak tiffany.
“tiffany~ahh!” kataku di depan kamar tiffany, sambil kuketuk pintunya. dia membukakan pintunya, dan masih menggunakan piyama bewarna pink, sambil mengucek2 matanya yg masih sayu.
“yahhh! kau masih tidur ya dari tadi???? ini sudah hampir sore fany~ahh!” kataku.
“ahhhh? jiinnjjaaa??” dia balik bertanya.
“astagaaa! cepat lahh mandi,, aku akan mengajakmu jalan2 ke mall setelah ini.”
dia hanya mengagguk untuk merespon kata2ku.
aku masuk ke kamarnyaaa,, kurapikan tempat tidurnyaa, karena aku tau tiffany tak pernah merapikan tempat tidurnya setelah ia bangun.
beberapa saat kemudiaann, kulihat tiffany telah selesai mandi, “fany~ahh.. cepatlah sedikit, sooyoung sudah ngomel nihh..” kataku mencba menyadarkan tiffany yg memang masih belum bangun 100%. sepertinya dia memang benar2 masih kecapekan.
“iya2 taeng~ahhh.. sabar dikit napa sihh ahh.. huh!” jawabnya.
“yaahhhhh!” aku terkejut karena tiffany yg dengann frontal membuka handuknya, tubuhnya yg putih, mulus, dan seksi itu terlihat olehkuu.
“kenapa sihh!???! kau tak suka??” katanya datar.
“aniioooo.. kenapa kau melakukannya di depan mataku???” tanyaku, masih dalam posisi mataku terpejam.
“wooohhh! karena kau kekasihku! tak suka??”
“aku membuka mataku, dia masih telanjang bulat. lekuk tubuhnya yg indah. mataku menulusuri tiap bagian tubuhnya dari atas hingga ke bawah. begitu cantikk, tak ada noda sedikitpun.. ahhhh.. kenapa aku jadi byun seperti ini..
dia berjalan mendekatiku, tangannya melingkar dileherku. jantungku terpacu cepat.
“taeng~ahhhh.. kenapa kau begitu tercengang melihatku seperti inii..” katanya. dia duduk dipangkuanku masih dengan tangannya yg melingkar dileherku
“fff-ffanyy~ahhh.. tidakkk kokk. aaa-akku hanya.” belum selesai aku berkata, dia langsung menyambar bibirku.membalut bibirku dengan cepat dan ciuman panas yg kurasakan pertama kali.. tak pikir panjang, akupun membalas ciumannya itu. kulingkarkan tanganku dipinggangnya yg langsing dan tanpa dibalut kain. kueratkan pelukannya ini. entah kenapa, kali ini aku tak berani membuka mataku untuk menatapnya. ciuman ini masih terus berlanjut, hingga sebuah suara dari HPku membuatnya berakhir.
“heyyyy taeng! kau lama sekali sihhh.. aku dan sunny berangkat duluan saja ya!”
“ahhhh! tunggu yongiee! tunggu di depan gerbang dulu! 5menit lagi kami kesana.” dan aku langsung menutup telfonnya.
“yahhhh! jadi lupa dirikannn! hahahaha,, nanti malam kau ke kamarku taeng.” katanya nakal.
“aiiigggoooo! ya iyaaa!! lekas pakai bajumu! sooyoung sudah menunggu kita!” kataku.
………………………………..
Normal POV
taeyeon, tiffany, sooyoung, dan juga sunny sekarang sudahh tiba di tempat tujuan mereka. di mall yg memang diperuntukan bagi para kaum muda seperti mereka, barang2 disini hanya untuk orang2 muda dibawah 25thn.
“hmmmm… mau ngapain sih kemari?” tanya tiffany memecah kesepian diantara mereka berempat.
“hari ini adalah hari ulang tahunnya hyoyeon. kami ingin membelikan hadiah untuknya.” jawab sunny.
“ohhh… hyoyeon ulang tahun yaa.. apa yg dia suka?” tanya tiffany lagi.
“emmmhhh… dia suka sekali dengan sepatu. sepatu di kamarnya sangat melimpahh!” celetuk sunny.
“hahahaha… maniak sepatu dia.” tambah taeyeon.
“yausudah taeng, katanya kau mau mencari sesuatu juga kann. kita bertemu di pos satpam depan ya nanti.” kata sooyoung dan langsung berpaling melanjutkan jalannya.
“ahhh!? kau mau beli apa taeng?” tanya tiffany.
“kau ikut aku saja fany~ahhh.. aku ingin beli sesuatu yg dari dulu aku inginkan..” jawab taeyeon. dia menggandeng tangan tiffany, berjalan sedikit cepat, karena taeng yg memang sangat menginginkan sesuatu..
“nahhhh! itu dia tempatnya!” kata taeng sambil menunjuk sebuah toko alat musik.
“apa yg akan kau beli disini taeng?”
“fany~ahhh.. dulu ayahku sempat melarangku untuk menjadi seorang penyanyu, oleh karena itu, sesuatu yg akan aku beli ini tak jadi aku beli, dan baru sekarang bisa kesampaian.”
mereka berjalan menuju tempat rak2 dimana tergantung banyak sekali jenis, warna gitar.
“kau akan membeli gitar taeng?” insting tiffany yg tajam disambut anggukan bangga dari taeyeon.
“aku ingin sekali jika kita berdua bernyanyi bersama, menciptakan lagu bersama, berdendang bersama, disaat waktu luang kita.” jelas taeyeon. dengan wajah yg berbinar2.
“taeng~ahh.. kau tau, aku sangat kagum padamu…” puji tiffany.
“aniiiooooo,, aku dari dulu memang sangat ingin mempunyai gitar, aku sudah bermain gitar sejak kelas 5SD. dan saat itu, aku sangat ingin membelinya.”
setelahh memilihhh-milih gitar, mereka menemukan gitar yg sangat cocok dengan warna kesukaan mereka berdua, warna pink dengan dominasi biru langit.
………………………………………..
Jessica POV
“ahhh.. siang ini panas sekali.” ucapku. duduk memandang langin di balkon sekolah sambil menikmati hembusan angin memang sangat bisa menenangkan pikiranku.
“kenapa yuri tak datang2 ya?” aku bertanya2 sendiri. aku dan yuri berjanji akan bersama2 menikmati suasana siang diatas balkon sekolah, sudah 30menit aku menunggunya, smsku juga tak dibalas. “huuuh!”
aku berjalan menuju tepi balkonn menikmati udara yg sangat segar diatas sini..
“cklekkkk” pintu balkon terbuka. itu pasti yuri. aku pura2 tertidur di gazebo… tapi, dia tak kunjung menyapa.
“yahhh! yulbaby! kau datang diam2 kan mau mengagetkankuu..” kataku masih dalam keadaan mata yg terpejam. tapi aku tak mendengar jawabannya.
setelah kubuka mata, mataku terbelalak lebar melihat sesosok namja di depanku.
“uuu-uuu-knoww oppa!???”
^TBC^

23 thoughts on “My Love For You Perfectly part 3

  1. wakakaka😀 yuri ditinggal tidur~ uwaaahh fany telanjang didepan taeng @_@ seandainya hape taeng mati, mereka berdua pasti bakal…… ._.v hehe. sica keliatan konyol ya -___- pura2 tidur

  2. uwwahh… akhirnya author udapte!!
    #senangnya…..#:D
    n akhirnya yulsic n taeny bersatu!
    ditunggu kelanjutannya ya uthor..
    jangan bikin reader hidup penasaran ..😛
    fighting!

  3. fany-ah bener2 menggoda iman.kekekekekeke.
    yul kmana sih, ,, tuh kan sica nya malah jadi disamperin ama u-know oppa. . .
    cwepeeeeeet dateng Yul!!!!!siap yak. .
    lanjut thor. . .. sip-sip . .

  4. wah kenapa fany jadi agresif gitu ya?hhe
    itu ko u know bisa ada di balkon juga?mana sicatadu bilang yulbaby lalgi aduh aduh

  5. Ye… YulSic dan TaeNy bersatu
    Kenapa yang datang u know? d mna Yuri??
    apakah nnti Taeyeon berhasil menyampaikan yang perasaannya yang sesungguhnya ke max?
    update soon please….. penasaran sama kelanjutannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s