Tiffany Is My Mine part 6


Sorry kalau agak lama updatenyaa. , soalnya tugas menumpuk ><”
yaudahhh,,, silahkann kalian berfantasi dengan cerita ini. Semoga sukaa ya ^^

Happy reading🙂

 

Taeyeon POV

“Amm~amberr???” kataku terbata-bata..

“hey taeng, yuk ngobrol diluarr..” jawabnyaa. Dia langsung menarikku keluar. Entah kenapa aku jadi sangat ilfeell padanyaa.

“taeng, sejujurnya setelah aku putus dengan krystal, entah kenapa yg selalu ada di kepalaku hanya seorang taeyeon. Tak bisa kupungkiri, ternyata cintaku dulu padamuu muncul kembali. Memang di sekolahku, aku adalah murid yg famous, banyak orang yg suka padaku, tapi jujur, aku tak terpikat pada mereka, hanya kau yg bisa membuatku jatuh dalam cinta sampai seperti ini..” jelas amber panjang lebar. Kata2 amber itu hanya sampai di telingaku, tak akan kubiarkan masuk kedalam hati dan pikiranku.

“tapi maaf amber, perasaanku dulu dan sekarang sangat beda untukmu. Sekarang aku sudah memiliki seseorang yang sangat aku cintai dan aku harapkan untuk menjadi pendamping hidupku. Dia seperti malaikat yg selalu menghiasi hidupku sekarang. Aku tak ingin berpaling darinya.” Jawabku. Tak kuduga, ternyata amber menangis.

“tapi taeng, aku sangat mencintaimu. Aku ingin terus bersamamu. Seberapa penting sih dia dalam hidupmu???” jawabnyaa isak tangisnya sangat jelas. Baru pertama kali aku melihatnya menangis, karena dulu yg sering menangis itu aku.

“aku sungguh minta maaf padamu amber. Aku tak isa memunculkan kembali perasaanku yg dulu padamu. Dia sangat penting untukku.”

“ya akuu tau taeng, aku menyesal dulu telah menyia2kanmu. Taeng, kalung yg kuberi masih kau simpankan???”

Aduhhhh… aku lupaa, kalung itu aku tinggal di kamarku.. harus berkata apa nihh??? Gumamku dalam hati.
“taeng? kenapa kau diam??” amber membuka kerah bajuku, dan melihat kalung tiffany.

“ini bukan kalungku!?? Kau sudah membuangnya ya?? Padahal aku masih memakai kalung itu.” Jawabnya sambil memperlihatkan kalung hati yg dipakainya.

“aku tak membuangnya amber. Aku masih menyimpannya kokk.” Jawabkuu.

“kenapa kau tak memakainya taeng?? sepertinya aku pernah melihat kalung yg kau pakai itu taeng.” katanya.

“mianhee.. kalung yg kupakai ini adalah kalung milik seseorang. Dan kami sudah berjanji tak akan pernah melepaskannya.”

“tiffany taeng?? dia sangat beruntung yaa, bisa memilikimu.” Jawabnyaa dan langsung pergi meninggalkanku.

“ambeerr!!!” teriakku. Apa aku harus mengejarnyaa??? Ahhhh taukk! Aku ingin tidur. Gumamku dalam hati.

Aku pun kembali ke kamarku. Aku aku tak mau memikirkan hal ini lebih dalam. Aku tak peduli rencana perjodohan yg direncanakan ibu. Aku hanya mencitai tiffany seorang. Gumamkuu. Akupun tertidur.

 

Tiffany POV

Setelah kenyang, aku kembali ke kamarku untuk melanjutkan mengemasi barang2ku.
“kakkk,, kau lihat Bra ku yg berwarna pink nggak!!!!” Tanya yoona dengan nada marah.

“kenapa kau bertanya padakuuu!??? Aku nggak taulahh yoon!!!” jawabku. Yoona memang bodoh! Masalah Bra saja dia sampai membentak seperti itu.

“kau khan sangat suka dengan warna pink! Jika melihat barang yg berwarna pink! Selalu saja kau angkut!” jawabnyaa.

“mentang2 aku seperti itu, kau jadi menyalahkanku gitu!???”
“truss siapa lagi yg mau make kalau bukan kakak!?? Masak iyaa nenek mau makai!?” keluh yoona.

“mungkinnn saja nenek yg memakainya!!! Yasudahh periksa saja sendiri di lemariku!”

Yoona menggeledah lemari. Dia menghambur2kan baju yg sudah ku tata rapi!
“heyy yoon! Kalem bisa nggak sih!??? Itu sudah kubereskan dengan rapi!!” cegahku.

“nihhhh!!! Ini milikkuu kakk! Ada inisial “Y” nyaa!!! Dasarrr!!” aku jadi malu, karena marah2 tadi.
“ohhh itu milikmuu ya yoon!?? Mianhe. Aku tak tau, kupikir kau tak punya Bra yg berwarna Pink.” Jawabku sambil memainkan jari2ku.

“dasarr!!!” bentaknya. Dan langsung pergi sambil membanting pintu lemariku.

Hahahaha… bodohnya aku ini.. tapi itu kan juga kesalahan yoona. Salah siapa dia beli yg berwarna pink! Huhh! Keluhku dalam hati.

Tiba2 hpku berbunyi. Ternyata dari jessica

“hallo fany~ahh! Aku sudah di luar rumahmu! Cepat keluar! Yg lainnya sudah menunggu!” kata Jessica dalam telepon.

“ahhh iyaaa sica. Tunggu sebentar, aku lagi ganti baju..”

“ne..” dia langsung menutup teleponnya. Aku pun bergegas memberesi bajuku dan sedikit berdandan.

“yooonnn!!! Ayooo!!!” Teriakku dari luar kamar yoona.
“kakkk! Aku sudahh disinii..” jawabnya.

“ohhh ternyata kau sudah turun duluann. Hehehehe”

“paman, bibi, nenek, aku pergi dulu yaa. Aku akan menginap di villa yuri dalam beberapa hari ini.” Pamitku pada orang2 di rumah.

“yaaaa.. hati2 kalian berdua.” Jawab bibi ku,..
aku pun segera keluar bersama yoona menuju ke mobil.
“ahhhh! Lekass yukk hyo! Nggak enak sama yg lain sudah menunggu.” Kata Jessica.
“mianhe, kami sedikit lama.” Jawabku.

“kamii!??? Khan hanya kau yg lama kakkk! Aku sudah siap dari tadi!” keluh yoona.
“heyyyy! Kalian berdua! Sepertinya kalian habis bertengkar yaa!???” sahut hyoyeon.
“kak tiffany membuatku jengkel!” jawab yoona.
“heyy yoonn! Cuman karena Bra saja kau bawa21 sampai sekarang.??? Parahhh!” keluhku.

“kauuu yang parahh kakkk!!!” bentak yoona.

“heyy2! Diammmlahh! Hyoyeon tak bisa konsen menyetir ntar! Suara kaliannn sangat nyaring seperti klakson!” potong Jessica.

“heyy yoon! Pasti karena Bra mu berwarna pink yaa!?” sahut hyoyeon.

“iyaa kakk! Dikira semua yg berwarna pink itu miliknya! Huhh!” jawab yoona ketus.

“hey hyo! Kau jangan memprovokasi ya !!! yoon! Bisa diam kann!?” jawabku.
“sudahhhh ahh! Berisikkk! Masalah Bra saja diperpanjang! Aku dan yuri yg biasanya bertukar2 nggak rebut kokk! *uppssss keceplosannn! Aaahhhhrrrggg!” jawab Jessica, dan itu membuat kami terhening sesaat, lalu tertawa terbahak2.
“kalian memang pasangan yg nggak masuk akall! Parahhh!” ketus hyoyeon.
“hahahaha.. hey sica~ahh! Jangan2 yg bawah juga sering bertukar dengan yuri yaa!??? Wkwkwkwkwk” candaku.

“ahhh! tadi aku hanya membuat lelucon kokk!” elakk sica.

“kau saja tadi bilang keceplosan, berarti itu beneran donk!??”

Hahahahahahaha…. Kami berempat bercanda dan ketawa2 dalam mobil. Tak terasa, kami sudah sampai di rumah yuri. Disana yuri, sunny, sooyoung, dan seohyun sudah menunggu.
“heyy! Kenapa kalian lama sekali sihh!!??” keluh yuri.

“maaf yul, aku telat berkemas2.” Jawabku,..

“yasudahh lahh. Tak apa kokk fany~ahh! Yuk langsung berangkat saja. Takut ntar dijalan macet!” kata yuri.

Kami pun segera masuk kedalam mobil, dan langsung berangkat menujuk ke yuri’s villa.

Dijalann kami bercanda bersama2. Tiba2 hpku berbunyii dan membuat kami hening tiba2.

“taeng menelponkuu!” seru ku.

“cepat angkatt! Aku ingin bicara padanya.! Loudspeaker saja fany~ah!” kata Jessica.

“hallo sayangg!??” kata taeyeon dalam telpon.
“hallo juga sayangg! Aku rindu padamuu!”

“tunggu! Ini siapaa!?? Ini bukan tiffany yaa!??” kata taeyeon tiba2..
“bwahahahahahaha! Kau tau peka sekali taeng!? ya ini aku Jessica, kami sedang dalam perjalanan menuju ke villanya yuri.” Kata Jessica.

“ahhhrrrggg!! Kenapa kau yg harus bicara duluann! Aku tak merindukanmuu! Aku merindukan tiffany!” canda taeyeon.
“sialaannn kau taeng! jadi kau tak merindukann aku dan yg lainnya??” sahut Jessica.

“hahahaha.. hanya bercanda sica~ahh! Pasti donkk. Aku sangat merindukan kalian, aku ingin sekali ikut berlibur dengan kalian.. tunggu, apakah seobaby juga ikut berlibur??” Tanya taeyeon. Jessica pun langsung memberikan telpo itu pada seohyun.

“kakakk… aku sangat rindu padamu. Di rumah, aku sendirian tak ada teman.” Kata seohyun sedih.

“hahahaha! Seohyun~ahh! Mianhe aku tak pernah member kabar padamu. Bukannya biasanya kau lebih suka bermain dengan PSPmu ketimbang denganku!?” jelas taeyeon.
“aku sudah bisa jadi yg seperti kakak suruh. Aku sudah bukan anak2 lagi. Jadi sudah ku tinggalkan thu PSP.” Jawab seohyun.

“seohyun~ahhh! kau memang adik yang paling aku sayangi. Yasudahh, mana tiffany??”
“iyaa taeng??” kataku menerima telepon dari taeyeon.

“sepertinya aku akan jarang bisa menghubungimu. Tapi aku akan tetap selalu mengirim pesan padamu. Jadwalku sangat padat, ibuku menggojloku dari pagi hingga malam, benar2 tak ada waktu luang untuk menelfonmu.” Jelas taeyeon

“ahhh,, aku isa mengerti taeng. yg pentig kau member kabar padaku, aku sudah merasa lega. Yang penting tetap ingat kesehatanmu! Aku tak mau kau disana sakit!” jawabku.

“neee! Pasti sayang. Yasudah, sebentar lagi aku akan ikut meeting dengan ibuku, kalian semua bersenang2lahh! Salamkan pada seohyun! Aku sangat menyayanginya! Untukk teman2 aku rindu sekali bermain bersama kalian! Dan untukmu, always waiting me! I’ll be back for you!” kata taeyeon

“taeyeon~ahh! Semangat! Kami juga sangat merindukanmu! Kami ingin segera berkumpul denganmu lagi!” kata hyoyeon dibarengi koor dari teman2.

Telfon darinya pun berakhir. Aku dan yang lain sangat merindukan dia berada di tengah2 kami. dia memang yg paling baik diantara kami semua.

Beberapa jam kemudian, kami sampai di villa milik yuri, kami akan berada disana selama 5hari.

Sungguh senang liburan kali ini bisa aku rasakan bersama teman2ku saat ini yang begitu baik dan mengerti satu sama lain. Mereka adalah teman2 yg paling baik yg pernah aku temui. Walau tanpa ada dia, tapi aku tetap merasa kalau dia selalu bersama aku di dalam hatiku ini.

…………………………………

………………………………….

………………………………….

3 tahun kemudiannn….

Taeyeon POV

“hari ini aku ada meeting bersama clientku.. tolong jika dia datang kemari untuk mencariku, bilang saja aku meeting di luar.”kataku pada sekretarisku. Dia juga menjadi teman dekatku di London ini. Namanya Nicole.

“emm.. maksudnya amber??”

“iyalahh. Siapa lagi kalau bukan dia?? Punya partner tapi malah pekerjaan jadi tambah berat.” Keluhku.

“iyaa nyonya Kim.” Jwabnya.

“heyy nic! Jangan panggil aku seperti itu. Aku tak mau nama panggilanku sama seperti nama panggilan ibuku!” jawabku.

“iya2 ahh! Yasudah, lekas brangkat! Ketimbang nanti kekasihmu itu datang kau tak sempat bersembunyi!”

“kekasihku!!?? Maksudmu apaa!!!!???”

“iya2 ahhh! sana cepat!” katanya sambil mendorongku.

Aku memasuki ruang meeting, disana sudah ada 2 orang clientku yg sudah menunggu.

Hari ini aku berencana akan menengok ibuku yang sedang sakit. Yahh walaupun seganas apa dia, tapi tetap aku akui sebagai ibuku.

Meeting berjalan dengan lancar, aku segera kembali ke ruanganku.

“hey Nicole! Apa dia mencariku tadi??” kataku kepada sekretarisku itu.

“ahhh! kau mengejutkankuu! Tumben sekali dia tidak datang kemari kid!”

Kid adalah panggilan baru untukku. Teman2 dekatku di sini memanggilku seperti itu. Mungkin karena tubuhku yg kecil dan imut2.

“baguslah kalau begitu. Yasudah, aku akan mengunjungi ibuku di rumah sakit. Apa kau mau ikut!??”

“ahhh! kalau aku ikut, siapa yg nanti akan bicara pada client2mu kalau kau sedang keluar?”

“ohh iyaa! Yasudahh.. nanti aku akan bawakan makanan! Hehehe”

“yappp! Hati2 dijalann! Ohh yaa kid! Kemarin ada seseorang yang menelfonmu. Tapi karena kau sedang keluar, dia hanya menitipkan pesan.”
“haa!?? Siapaa dia?” jawabku terkejut.

“dia tak menyebutkan namanya. Tapi dia mengaku kalau dia itu kekasihmu.”
“ohhh baiklahh. Trimakasih infonya nic!” aku langsung pergi meninggalkan minn.

Aku langsung menuju ke mobilku, untuk cepat2 ke rumah sakit mengunjungi ibuku.

Tiffany! Apa benar yg dimaksud dengan nicole tadi??? Apa yang sebenarnya terjadi?? Kenapa dia sudah tak pernah menghubungiku sejak 2thn yang lalu!? Dan membuat aku sungguh2 sangat sedih.

Aku pun sampai di rumah sakit, dan langsung menuju ke kamar ibuku. Huffttddd… pemandangan yang sangat buruk setelah kubuka pintu kamar ini.. ternyata amber sudah disini..

“annyeonng sayang!” amber menghampiriku dan langsung mendekatkan mukanya ke mukaku.
“ahhh ibuu… gimana kondisi ibu?? Apa sudah mendingan??” aku langsung menhindari tatapan amber yang pasti berniat menciumku.

“heyy taeyeon! Kenapa kau malah datang kesini?? Lakukan saja pekerjaanmu menjadi presdir!” kata ibuku..

“yahhhh! Masih saja kau memikirkan pekerjaan. Setelah ini aku akan kembali bekerja bu! Aku hanya ingin menjengukmu sebentar.!” Kataku.

“yasudahh.. taeyeon! Besok, kau akan aku kirim kembali ke korea, kau akan kujadikan presdir di perusahaan KIM. Jadi, setelah pulang nanti, langsung bersiap2, karena sesampainya disana kau sudah harus langsung meeting dengan client!” jelas ibuku panjang lebar. Berita ini membuat aku senang atau malah membuat aku sedih??? Aku bingung memikirkannya.

“kauu tak berbohong kannn bu!??” jawabku dengan menaikan nada suaraku.

“kau pikir aku ini pernah bercanda apaa!!! Haaa!!!??” bentaknya. Yaaa bisa kumaklumi karena dia memang sangat keras.

“ahhhh.. oke2.” Jawabku singkat.
“dan satu lagi, jaga amber baik2 bersama mu!” whaaattttttttt!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Sh*t ! kenapa dia harruuusss ikutt!!!!!

“kenapa dia harus ikut buuu!????” kulirik amber yang tertunduk diam.

“heyyy! Jaga bicaramu! Dia itu yang adalah calon pasanganmu!!”
“ahhhhh!!!!” aku langsung keluar ruangan, dan balik menuju ke kantorku. Amber selalu menjadi penghalang hidupku!! Kenapa selalu diaa!?? So f*ck!!! Pikirankuu kacau sesaat karena aku senang bisa pulang ke korea bertemu dengan teman2 dan org yg aku cintai, tapi aku sangat sedih karena aku harus membawanya bersama kuu!!! Amber sialaannnn!!!!

Aku langsung menuju mobilku!

“pakk! Bawa aku ke bar yaa! Tinggal saja taka pa, tolng sampaikan pada Nicole kalau aku langsung pulang.” Kataku pada sopir pribadiku.

“ahhh… baiikklahh noona.” Jawabnya cepat.

Aku inginnn melepas segala penat pikirankuu…  sesampainya di bar, aku pesan banyak sekali minum, hingga aku teller disitu,.. kurasakann hpku terus bergetar, tapi aku tak sanggup untuk menggerakan badanku..

“hallo,, iyaaa, dia ada di bar kami, soju bar nona.. dia mabuk berat.”

Aku mendengar seseorang dibelakangku berbicara.. entah bicara pada siapa. Aku pun tertidur.

“kiddd!!! Kidd! Bangunnn ahhh!!” seseorang mengguncang2 tubuhku..

Aku membuka mataku pelan,, pandanganku kabur, aku tak tau siapa yang memanggilku..

“yahhh! Kau ini menyusahkan sajaa!!!” dia langsung mengangkat badanku, dan merangkulku, bermaksud untuk membantuku berjalan.

Sepertinya dia kecapeann yaa.. aku masih belum bisa melihat dengan jelas, sebenarnya siapa sihh yang yang membantuku inii????
tak lama kemudiann kami sampai di sebuah gedung yg tinggi, dia langsung menjatuhkanku di sebuah sofa. Aku terus mengucek mataku supaya sadar.

Dia kembali padaku sambil menyodorkan segelas air putih..

“nihhhh! Minumlahh! Supaya otakmu bersihh! Parahhh kau kid!” kuperhatikan benar2 wajahhnyaa. Dann ternyata itu Nicole. Huffftddd.. aku pikir dia amber!

“hoooekkkkkk” perutku mual,

“yahhh kiddd!!! Ke kamar mandi cepatt!” dia langsung menarikku dan menuntunku ke kamar mandi…

Aku memuntahkan segalanya yang ada di perut… huaahhh! Sedikit enakan sekarang..

“heyy kidd! Sebenarnya apasihh yang kau pikirkannn!???” Tanya Nicole padaku

“ahhhh! Tak apa kokk.. aku hanya ingin menghilangkan stresss di kepalaku.”
“tadi nyonya KIM menelfonku,, katanya kita akan pergi ke korea untuk mengurus perusahaannya yg ada disana, dan aku akan menjadi partnermu bukan lagi si amber yg menjadi partnermu.” Jelasnya.

“yaaa.. aku memang sangat senang kembali ke korea. Tapi kenapa harus bersamanyaa!!!??? Aku sangat tak inginnn.!!” Hatiku terbakar, tak kuat menahan aku langsung meluapkan segala emosi kepada meja kaca di depanku..

“praaanngggggg!!!!!” aku memukulnya hingga pecah.

“heyyy kid!!! Kau ini gilaaa yaaa!!!!” dia langsung berlari. Entah kemana..

Darah segar terus mengalir dari kepalan tanganku.. rasa sakit sama sekali tak bisa kurasakan karena tertutup olehh paksaan hati.

“siniii tanganmu! Dasar bodohhh!!! Aku ini sahabatmuu! Ceritakanlah padaku ada apa sebenarnya!?” Nicole kembali dengan kotak P3K dan mengobati tanganku.. yaa. Saat ini yang baik denganku hanya Nicole seorang.

“kenapa amber selalu menjadi hantuu nic!!!??? Kenapa harus dia!!!! Aku tak menginginkannya!!! Ibuku memang manusiaa paling egois di dunia ini!!!” kataku dengan nada marah sambil tak kuasa kutahan air mata ini.

“huhh! Jadi itu masalahhnyaa! Hei, taeyeon yang ku kenal bukan taeyeon yang gampang rapuh begini!!! Semangat lahh taeng! walaupun ibumu mau menjodohkanmu dengan amber, tapi jika kau membuktikan bahwa ada yang lebih kau cintai lebih dari amber, pasti ibumu akan mengerti.” Nicole menghiburkuu, yaa.. dia memang sangat bisa mengerti aku..

“yasudahh.. lebih baik sekarang kita pulang, besok kita akan brangkat pukul 9 pagi. Aku sudah menelfon sopirmu tadi tunggulah sebentar.” Kata Nicole.

“ahhh.. thanks Nicole, aku tak sabar besok akan bekerja sama denganmu. Karena mulae besok kau bukan sekretarisku lagi. Hehehe” jawabku.

“hahahaha.. yasudahh! Aku pulang sekarang ya! Jgn terlambat besok!”

“nee ^^ thanks untuk semuanya yaa Nicole..”
dia mengangguk sambil melambaikan tangan padaku.

Akhirnya jemputanku datang, aku pun langsung berjalan menuju mobil dengan sempoyongan..

…….

Sesampainya di rumah, aku langsung menyiapkan semuanya karena tak ingin terlambat besok.

Setelah selesai aku langsung menulis diary yang seperti yang disuruh oleh tiffany. Aku selalu rajin mengisi diary ini.. walaupun sekian lama kita tak berkomunikasi, tapi aku sangat yakin kalau ikatan cinta kita masih sangat kuat. Aku sangat yakin itu. pasti besok aku akan segera berdiri tegak di depanmu dan memelukmu erat..

Setelah mengisi diary, aku pun langsung pergi tidur. Tak sabar ingin segera besok. Aku tak peduli amber akan ikut! Yang penting aku tetap akan bersama tiffany,, aku percaya oleh semua kata2 nicole.

Akuu pun langsung tertidur lelap.

 

Ke esokan harinya

“taeng saayyaannnggg!!! Bangunnnnn donkk! Lekas makan dan kita akan kembali ke koreaaa nanti…” alarm pagi yang selalu membuatku menelan emosi pagi2.

“bisakah kau bungkam mulutmu itu amber!!!????!!!” bentakku.

“khan aku hanya ingin membangunkanmu sayang…” selalu saja. Jika aku bentak, dia selalu memasang muka melas,, bikin aku tambah eneg!

“keluar lahh! Aku mandi dulu!” kataku ketus

“kita kan sudah hamper tunangan, masak kau masih malu2 sihh taeng???” jawabnya dengan nada manja..

“keluaarrrrr lahhhhh ambeerrrr!!! Aku tak ingin menikah denganmu!” kataku dengan nada tinggi, dan langsung meninggalkannya masuk ke kamar mandi

“Gimana nggak stress cobakk!?? Pagi2 yang harusnya kepala bisa segar, ehh malah ada alarm yang bikin naik darah! Huhh!!!!” gerutuku.

Aku pun selesai mandi, setelah keluar dari kamar mandi, ternyata orang itu masih ada di kamarku, sambil menggelar baju2 ku di kasur.

“kau inii ngapaiinn sihhh!!?? Bikin naik darah sajaa….!!!”

“ahh taeng! silahhkan pilihh, aku sudah menyiapkan baju2mu yang menurutku bakal membuatmu tampak cantik nanti.”

“nggak butuh! Amberrr… kumohon sekali padamuu.. keluarlahh duluu,..” kataku dengan sedikit lembut.
“ahhh nae taeng..” jawabnya singkat lalu keluar dengan muka melas.

Huhh tak akan mempan bagiku! Entah kenapa sejak saat ibu berniat menjodohkanku, hingga sekarng, aku sangat benci pada amber. Padahal sebelumnya aku hanya bersikap biasa2 saja.

“pengganggu saja!” aku bereskan semua baju yang digelar olehnya tadi.

Hmmm… aku ingin teman2ku menjemputku di bandara. Ohh tunggu! Lebih baik jangan karena aku akan memberikan kejutan. Hehehe.. gumamku dari dalam hati.

Aku pun keluar dari kamarku sambil menyeret koper besarku.

“taeng, perlu bantuaann??” lagi2 dia menyambutku.. ><”

“amber,,, bawalah barangmu sendiri, dan aku akan membawa barangku sendiri.

Langsung kutinggalkan dia mematung, huhh! Hari ini membuatku tak bahagia karena amber! Selalu saja menggangguku!

Sambil menunggu Nicole, aku duduk di taman,.

“haayyy taeng!” seseorang merangkulku dari belakang.

“amber ahhhh!!!!! Sudah kubilang, aku lagi malas untuk kaugoda!” bentakku!

“heyyy kidd! Kau pikir suaraku yang indah ini seperti amber apaaaa!????”
jawabnyaa. Dan ternyata itu Nicole.

“wahahaha.. maaf nic. Habisnya hari ini aku sangat diributkan oleh dia. Dan membuat pagiku yang berharap aku isa segar, malah menjadi kacau!”
“ahahaha.. tenang saja, sebentar lagi kau tak akan diganggunya!” aku dan amber akan tinggal di apartermen, dan karena kau ada rumah di korea, jadi kau akan jauh dengannya. Berita bagus khan kidd!!???” jelasnya.

“jinnjaaa!????? Baguslahh kalau begitu!” senangnya mendengar itu. Aku akan jauh darinya.

“yasudahh, yuk segera berangkat! Ini sudah setengah 9.” Ajaknya.

“neeee….” Jawabku sambil memamerkan senyumku pada Nicole.

Kami pun berangkat menuju bandara…

…………

“huaahhhh! Akhirnya kembali ke Negara tercinta setelah 3tahun lebih mengembara di luar negri..” kataku.

“hey kiddd! Dari tadi amber melihat ke arahku dengan tatapan sinis.!” Kata Nicole.

“hahahaha… biarkannn saja! Aku tak peduli padanyaa!” kataku.. ya memang sengaja aku ingin duduk bersebelahan dengan Nicole, karena aku tak ingin diributi oleh amber. Dan amber sendiri duduk dengan asistantnya.

“truss. Bagaimana jika nanti aku dibunuh olehnyaa!???”

“hahahaha… tenang saja, dia itu takut dengan benda yang tajam dan berbahaya. Dengan pisau dapur saja takut. Gimana mau jadi istri!??”

“woooaa!! Hahaha… lucu sekalii…” katanyaa.

“kau bilang itu lucu nic!?? Itu bukan lucu, tapi konyol!”

“iya dehhh, iyaaa….”

…………….

Dannnn akhirnyaaa sampe juga di Negara tercinta.. aku sangat tak sabar menemui semua teman2ku dan ayahku. Dan juga tiffany.

“ohhhh… indah sekali ya ternyata korea ini…” kata Nicole.

“iyaaa donkk.. aku tak sabar ingin mengenalkanmu pada teman2 lamaku…” kataku pada Nicole.

Tiba2 amber dari belakang langsung menggandeng tanganku

“taeng, yukk jalann.. aku tak sabar ingin bertemu ayah…” katanya

“amberrr, plissss! Aku sudah besar, aku tak ingin kau perlakukan seperti ini.” Kuhentakan tanganku yg sebelumnya digandeng oleh amber.

“ahhh.. taeng. mianhe aku membuatmu emosi..” katanya sambil menyedih2kan suaranya.

“ne.” jawabku singkat dan ketus.

Kami pun segera ke mencari taxi dan bergegas menuju ke rumahku.

Sesampainya di rumahh…

“ayaahhhh!!! Seohyunn~ahhh!!! teriakku kencang di dalam rumah.

Dan akhirnya, aku bisa melihat ayahhkuu, aku langsung berlali menuju ayahku dan kupeluk eratt..

“haaihhhh! Taeyeonn! Kau tambah besar dan cantik ternyata!” puji ayahku..

“yahhh! Pasti lahh.. 3thn lebih aku disana, masa iya harus terus kecil??. Oh ya yahh, kenalkan, ini adalah partner bekerjaku di perusahaan KIM nantinya, namanya Nicole.”
“annyeong, saya Nicole.” Sambut Nicole,.

“dan yang satunya itu adalah amber yahh,, partnerku dulu waktu di London.
“annyeong, saya amber..” sahut amber dengan wajah yg nggak enak, mungkin karena sebal padaku yg menyebutnya cuman sebagai partner. Yahh memang sebenarnya dia bukan siapa2kuu.

“yasudahhh,, kali maka dulu sana! Pasti lapar kann!???” kata ayahku

“nae yahh.. tapi di pesawat tadi kami sudah makan kokk.. ohhh yaa, seohyun kemana yahh!???”

“dia sekarang menjadi kepala pimpinan di mall milik ibumu.”
“wahhhhh!!! Aku ingin kesanaa.. “ aku langsung naik ke kamarku dan meletakan barang2ku.
“yahhh, aku mau ke tempat seohyun dulu. Hehehe” aku berpamitan kepada ayahku.
“mari tuan KIM, kami permisi dulu” kata Nicole dan amber.”

Langsung bergegas menuju ke mobil kuu..” wahhh. Aku kangen sekali dengan mobilku inii..

“emmm. Taeng, bisa kah kau mengantarku ke apartemen dulu? Sepertinya aku lelah sekali..” kata amber tiba2

“ahhh! yakin kau tak mau ikutt??” aku balik bertanya.

“neee.. aku ingin tidur duluuu.. hehehe”

“yasudahhh kalau begitu.” Yesss! Tak adalagi pengganggu berkeliaran!

Kuarahkan mobilku menuju ke apartemen yang akan ditinggali oleh amber dan Nicole.

Setelah itu langsung Kutancap gas menuju ke mall, tak sabar bertemu dengan adiku..

“wahhhh.. inikahh mall milik ibumu itu kidd???” Tanya Nicole.

“nee…. Ini adalah tempat kesayanganku nic.”

“wahhh…. Hebat sekali ya ibumuu. Sangat pekerja keras.”
“nae…” jawabku

Akhirnya kami berdua sampai di depan ruangan dimana seohyun singgah.

“tok..tok..tok” aku mengetuk pintu.

Dannn betapa terkejutnya melihat yang seseorang yang membukan pintu… ternyata itu yuri…

“YURRRIIIIIIIIII!!!!!…. aku merindukanmuuu!!!!!” teriakkku sambil kupeluk yuri erat.

“heyyy! Kau ini siapaaa??? Kenapa kau tau namakuu!??” Tanya nya dan membuatku terkejut.

“kau tak mengenalikuu???” tanyaku herann. Dan tiba2 seseorang berlari ke arahku dengan cepat memelukku..

“kakkkakkkk!!! Kau pulangg! Kenapa kau tak menghubungi kami dulu! Khan kami bisa menjemputmu!” kata seohyunn dengan memelukku erat.

“tunggu!!! Jadii dia ini taeyeon??? Benerannn taeyeoonn yaa???” kata yuri sangat kebingungan…
“heyyy yul! Kenapa kau bisa tak mengenalikuu begituuu sihh!!!???”

“taeyeeeoonnnnnn~ahhhhhhhhhh!!!” teriak seorang yang sambil berlari memeluku.” Ya siapa lagi, suara itu sangat bisa aku kenali dengan cepat.

“nae sica~ahh!! Tolong ingatkan pada seobangmu itu!” kulihat yuri yang masih sangat kebingungan.

“heyy bodohh! Dia ini taeyeon!!!” Jessica menjitak kepala yuri.

“aku masih tak percayaa! Kenapa kecantikanmu bisa melebihi sica milikku!???” katanya polos.
“yaahhhh! Kau ini berkata apaa sihhh yul!!???”
“heyy! Yasudahh2,, bolehkah saya masukk, aku dan temanku capek berdiri terus disini…” aku memotong pembicaraan

“ahhhh! Nae. Lebih baik kita bicara di dalam saja, udah ada yoona dan hyoyeon unnie di dalam.”

Aku pun masuk bersama Nicole.

“hyoniiiiii~ahhhh!!!” kataku menggoda hyoyeon dengan panggilan masa kecilnya.
“heyyy,, jgn panggil nama itu! Aku sudah bes….. ttttt~tttaaae~taeyeeoonnn!!!” dia langsung berlari memelukku.

“heyy2! Sakiitt tauu! Kau terlalu kencang memelukku..”
“taeng unnie, kau pulang juga,, hahahaha” yoona pun ikut memelukku..

Setelah lama kami bersenda gurau, kami pun duduk bersama untuk menceritakan semua yg kami alami selama ini

“heyyy! Perkenalkan dulu, dia ini partnerku yang akan bersamaku bekerja di perusahaan nanti. Namanya Nicole.” Kata ku

“nae.. I’m Nicole, aku seumuran dengan taekid. Senang berkenalan dengan kaliannn…” kata Nicole.

“taekid??? Siapa diaa??” Tanya yuri bingung.

“heyy yul! Tak usah ditanyakann.. kau ini memang terlalu bodoh!” kata sica. Dan membuat kami semua tertawa.

“tapi emang beneran aku kagak tau apa itu taekid.” Kata yuri

“sahabat2ku disana kalau memanggilku seperti itu, karena kemungilannku.” Jawabku.

“ohhhhh begitu!” jawabnya sambil memperlihatkan aegyonya.

“ohh ya, ngomong2 dimana tiffany, sooyoung, dan sunny!??” tanyaku

“sooyoung dan sunny sedang menghantar barang ke distribusi.” Baru saja keluar. Kalau tiffany, dia sedang berada di restoran mungkin, dia sekarang diam dan selalu menyendiri taeng. lebih baik kau coba deh kunjungi dia..” jelas Jessica.

“yasudahh, aku akan kesana duluu.” Katakuu

 

@balkon restoran

Tiffany POV
“huff… kenapa akhir2 ini aku selalu diam yaa??? Aku tak bisa menghubungi taeng lagi karena hpku hilang.. hikss” gerutuku.

Kapaannn aku bisa ketemu taeyeon, aku ingin memelukknyaa, aku sangat merindukannya.. gumamku dalam hati, sambil kugenggam kalung ku ini..

“apa dia masih mengingatkuu!? Aku khan sudah tak pernah menghubunginnya! Pasti dia sudahh punya kekasih disana.” Ucapku pada diriku sendiri.

Tiba2 sepasang tangan melingkar diperutku, seseorang dengan pelukan hangat yang sangat taka sing bagiku.. jantungku berdebar-debar.. apaa benar yang memelukku iniii……..

^TBC^

29 thoughts on “Tiffany Is My Mine part 6

  1. Pertamax kah ?
    Fany ma yoong konyol .
    Hahaha
    Fuahh..akhirnya taeng ktemu ma fany !
    Thor, amber bkin risih aja . Di musnahin aja np ..
    Author semangatt lnjtn yya !

  2. Aku was was mulu kalo ada amber =__= !!! Hohoho ngeributin bra😀 ada ada aja, yulsic tukeran celana dalam gak sih? u,u … Aku harap yg meluk fany si taetae ^^ lekas update yeaah

  3. kyaaa!! keren bgt ni chap! tp yg bikin kesel itu ya amber!! huuuuhhh. . agesif banget ya dia!! untung taeng gak berpaling!
    yeeaayy !! taeng balik ke korea!!
    ketemu fany!! ><
    ah itu yang meluk fany taeng kan thor?!! pokoknya harus taeng ya thor!! #guncang2author

  4. yuuhuyy..!! asik asik (ayu ting ting mode on)
    wahh.. tiffany kangen berat ma taeyeon.. ayo authorr.. jangan bikin tiffany kelamaan kangen berat ma taeyeon,,, hehe
    author daebak! ceritanya makin seruww..
    lanjutkan!

  5. cepet musnahkan amber!!! -,-” hihi kocak YoonTiff heboh ngurusin bra pink😀 hhhmm YulSic moment kurang nih,next chap lbh utamain taeny aja gausah ada amber :p

  6. kyaaaa,,,,
    jangan2 itu taetae….
    waaaaah, bahagia lagi nih karena mereka udah ketemu….
    dan amber, labih baik di apartemen aja, gak usah keluar2….
    kekekekeke
    ayo author, lanjutkaaann..😀

  7. Saengie ni aq hyungmu dengan inisial D…. Hahaha
    baru selesai baca smua ff karyamu, keren saeng🙂
    oya itu yg meluk fany umma pasti Taeng Appa,
    itu amber apaan sihh bikin hyung n’ Taeng Appa emosi aja? Musnahin aja dah amber nya hoho
    Taeng appa hanya milik fany umma lolz

  8. asik taeng pulang yeah hahahahaha

    itu apaan sih si amber yak? musnahin apa hahahahah

    ngebayangin taengn jutek lucu kali ya hihihihi
    lanjut
    saya tunggu

  9. Annyeong,,,i’m new reader udh bc smw mian hanya coment disini,,,,

    yang pertama itu,,, kok amber pernah pacaran sama krystal???
    Bknnya Krystal itu ummanya TaeYeon ya??? Bingung

    aku tau siapa yang meluk fany itu,,,

    nggak lain dan nggak bukan pasti dia,,,karena hanya dia yg mempunyai kehangatan saat memeluk tiffany,,,

    aku yakin pasti dia

  10. Daebak part 6.nya thor.
    Amber kenapa kau tak kembali pada kystal saja, jangan mengganggu TaeNy #Plak
    dtnggu chap slnjutnya ^^

  11. Ngakak wktu bagian YoonFany!😄
    Bra pink aja diributin haha! xD
    Itu Amber kyk hantu yah? Dimana-mana pasti nongol x_x *Hadeh
    Kasihan tuh Taeng digangguin mulu sm kamu Ber!
    Itu yg meluk Ppany pasti……Taeyeon!!!

  12. sebenernya pacarnya amber itu siapa Krystal apa Sulli?

    Pas pertama itu Amber sma Taeng putus gegara Krystal, eh terus ummanya taeng Krystal? Lah terus amber ngajakin ketemuan sama taeng terus bilang kalo udah putus sama Sulli, trus disini katanya amber “taeng, sejujurnya setelah aku putus dengan krystal, entah kenapa yg selalu ada di kepalaku hanya seorang taeyeon” << lah gua bingung sumpah, pacarnya Amber itu Krystal apa Sulli, trus Krystal kok bisa jadi ummanya Taeng???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s