Tiffany Is My Mine Part 5


heyyy2… saya kembali lagii nihhh,, apakah semakin menarik ceritanya!????

semoga coment2 kalian berharga untuk bisa saya jadikan pencerahan untuk melanjutkan cerita ini ^^

silahkann dinikmati.. happy reading..

Tiffany POV

Taeng, kenapa ka uterus menghantuikuu??  Aku ingin melupakanmuu.. tapi kenapa hati ini terasa sangat tak rela untuk melepasmu??? Aku tak percaya jika aku masih mencitaimu!!?? Sangat tak percaya. Dalam perjalanan pulang aku hanya menggumam dalam hati…

Sesampainya di rumahh, aku langsung menuju kamar. Aku teringat, tadi waktu di sekolah taeyeon memberiku sebuah amplop berisi sebuah surat..

Lalu kucari surat itu di dalam taskuu..

“apa aku harus membacanyaa???” tanyaku pada diriku sendiri.

Kubuka pelan penutup amplop itu, serba pink. Mulai dari amplop hingga tulisannya yg tertuliskan.

Tertulis :

dear Tiffany hwang, ,

Tiffany, hanya ini yg mungkin bisa menjadi sarana untukku mengungkapkan isi perasaanku yg sekarang aku rasakan.

Kejadiann waktu itu, sungguh aku tak menginginkannya, wanita itu memang adalah kekasih lamakuu. Entah apa yg sebenarnya terjadi aku juga tak mengerti. Dia tiba2 datang padaku, dan itu juga sangat mengejutkanku. Aku sama sekali tak ada niat untuk mengkhianatimu, fany~ahh.. aku benar2 minta maaf padamu.

Aku berharap suatu saat nanti ketika aku kembali kesini, aku bisa melihatmu lagi. Sebenarnya berat untuk memutuskan inii. Aku harus pergi jauh, mungkin kau tak peduli dengan itu, tapi hati ini rasanya sangat berat untuk menerima semua inii. Berat rasanya jika harus jauh darimu. Bodohnya aku, aku sangat membenci diriku sendiri yg berusaha untuk mengecewakanmu, walaupun itu diluar nalarku. Fany~ahh.. aku berharap suatu saat nanti kau jika aku kembali, bisa melihatmu bahagia bersama keluargamu yg baru. Mungkin tak ada lagi harapan untukku, “you’re half of my life” aku berharap kau menjadi yg terakhir untuku tiffany. Tapi sekarang itu hanya bayang2 semata yg tak mungkin untuk terwujud. Seandainya waktu bisa terulang. Huffftddd

Tiffany, aku harap bisa melihatmu untuk terakhir kalinya besokk. Aku tak memaksamu untuk melihatku meninggalkan kenangan di sini besok. Tapi apa salahnya jika aku hanya berharap, walau harapan kosong.

Terakhir, aku menitipkan kalung key ini padamu. Itu yg bisa membuka hatimu untuk yg lain, karena sekarang sebuah gembok yg kubawa akan menutup hatiku untuk orang lain.

Thanks for all tiffany hwang. I WIIL STAY TO LOVE YOU ANGEL’S

^Taeyeon^

                                                                 

Air mataku mengalir deras membaca ini.. kugenggam sebuah kalung berbandul kunci ini.

Flash back

“fanyy! Kalung ini cantik!!!” taeyeon memperlihatkan sepasang kalung berbentuk kunci dan gembok.

“ahhh??!! Kenapa gembok dan kunci??”

“diammlahhh! Nanti kau juga akan tau sendiri!” dia memakaikanku kalung yg berbandul gembok, dan sebaliknya aku memakaikan dia kalung dengan bandul kunci.

“kau cantik dengan kalung itu taeng”

“fany, kau sudah tau apa artinya aku memberimu kalung dengan bandul gembok, dan aku dengan bandul kunci??”

“aku ingin gembok itu mengunci hatimu untuk orang lain dan sang pemegang kuncilah sang pemilik hatimu itu fany.”

End flashback

“Tuhann,, kenapa kau berikan cobaan seperti inii?? Aku sangat bimbang dengan hati dan pikirannku.. hatiku mengatakan, aku inginn kejadiann saat ituu tak ada! Aku sangat mencintainyaa! Aku tak ingin dia jauh darii kuu!!! Namun kenapa pikirankuu sama sekali tak sama dengan kata hatikuu!??” aku menangis deras. Aku tak kuat menahan semua inii..

Namun tiba2 saja pintu kamarku terbuka. Ternyata itu adalah yoona.

“kakk, apa kau perlu teman untuk menampung semua isi hatimu!??” kata yoona.

“yoon.. kenapa semua terjadi begitu cepat!? Aku sangat mencintainya.” Kusandarkan tubuhku ke tembok.

Yoona menghampiriku, dia memelukku, dia menenangkanku.

“kakk, kak taeng juga sangat mencintaimu. Setelah tadi dia bertemu dengan kakak, dia sama saja seperti kakakk, dia menangis, dia sangat kacau kak.. bahkan lebih dari kakakk. Kenapa kakak masih tak bisa percaya padanya??” ungkapp yoona.

“yoon. . .kau tau sendiri kann, aku ini orang yg mudah sekali sakit hati. Itu yg membuat aku susah untuk mempercayainya, walaupunn aku sadar kalau aku sangat mencintainya.” Kulepaskan pelukan yoona, aku berjalan menuju tempat tidur, kurebahkan tubuhkuu.. aku mencoba untuk sedikit tenang.

“kakk. . kak taeng sangat berharap kalau besok kau bisa datang untuk mengantarnyaa..” teman2 kakak juga sangat mengharapkan kedatangan kakak.”
aku hanya terdiammm.. aku tak tau harus ku jawab apaa..
“yasudah kakk, lebih baik kakak istirahat saja.” Kata yoona, sambil berjalan menuju keluar kamarku.

Aku lelah memikirkan semua inii.. dan aku tak tau sama sekali tentang pertntangan antara hati dan pikirannku. Gumamku dalam hati.

Aku pun tertidur, masih kugenggam kalung inii..

Ke esokan harinya..

Hari ini adalah hari libur. Aku sengaja bangun lebih siang. Kulihat hpkuu.. 3pesan masukk.. semuanya dari Jessica.

“fany~ahh.. kami ingin kau ikut untuk mengantar taeyeon ke bandara.”

“fany~ahh.. taeyeon akann berangkat jam 11 siang.”
“heyy tiffany! Kau bilang kau dukung taeyeon khan?? Kenapa kau tak merespon sama sekali!??”

Kulihat jam dinding di kamarku.

“waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!” jam menunjukan pukul 09. apa aku harus kesanaa!????

Kata2 jessica membuatku terdorong untuk pergi mengantar taeyeon. Apa aku sudah siap untuk jauh dengannya!??? Pikiranku terus berkecambukk..

Hpku bergetar kembali.. ternyata pesan dari Jessica.

“fany~ahh!!! Yuri dan aku akan ke rumahmu sekarang!! Aku tak mau tau, kau harus ikut!!”

Akhirnya kubalas juga pesan itu..

“baiklahh. Aku akan ikut.” Belum lama pesanku terkirim, pesan dari Jessica masuk lagi.

“aku sudah di depan rumahmu, lekaslah keluar.!! Kami takut jika terlambat.”

“woaahhhh! Cepet sekali merekaa…” gumamku.

Aku pun bergegas keluar rumahh..

“fany~ahh! Lekaslahh, kami tak ingin taeng kecewa karena kita terlambat.” Ucap sica.

“hmmm.” Ketusku,.

Kami pun sampai di bandara.

Normal POV

Akhirnya yuri, Jessica, dan tiffany sampai di bandara. Disana sudah ada hyoyeon, sunny, sooyoung dan juga seohyun yoona yg masih memakai seragam sekolah.

“ayo cepat, 20 menit lagi nihh!” kata sunny

“ahhh.. ne. taeyeon udah masuk??” Tanya sica.

“tadi sewaktu aku masuk ke dalam, kakak ku masih di luar kok.” Sahut seohyun

“yaudahh, ayo lekas masuk ajaa..” ajak hyoyeon.

Mereka pun bergegas masuk. Beruntung taeyeon masih ada di luar.

“itu taeng! masihh sempatt..” kata sooyoung.

Mereka pun langsung menghampiri taeyeon yg duduk mematung di bangku airport.

“taeng.. ternyata masihh sempat!. Hehehehe” kata hyoyeon.

Taeyeon pun terkejut dan langsung berdiri.

“ahhh teman2. Terima kasih udah mau mengantarku.” Kata taeyeon sembari melihat wajah teman2nya yg murung.

Taeyeon POV

“taeng, masih sempat!. Hehehe..” kata hyoyeon. Aku terkejut, ternyata teman2ku datang mengantarku.

“ahhh teman2. Terima kasih udah mau mengantarku.” Jawabku. Kulihat wajah mereka yg sanga murung. Tapi, , , mataku terbua ketika melihat secerca cahaya yg redup.. hmmm doa ku semalam terkabul. Aku akhirnya bisa melihat wajahnya walaupun dia terlihat sangat murung.

“pasti kami akan datang! Kami tak ingin kau pergi tanpa izin kami taeng!” jawab Jessica.

“thanks a lot my best friend.” Jawabkuu..

Kembali kulihat cahaya itu.. dia hanya tertundukk diamm tanpa kata2..

“emmm.. permisii.. aku mau ke kamar mandi sebentar ya teman2,.” Kata tiffany dan langsung pergi…

“kenapa dengan dia?? Wajahnya dari tadi murung.” Tambah yuri.

“taeng, hanya kau yg mengerti perasaannya.. susul gih..! mungkin saja dia sedih jauh dengan mu..” ucap Jessica.

“Haaa!??? Bukannya dia sudah membenciku!?? Mana mungkin dia sedih harus jauh dariku!??” Gumamku dalam hati

“emm.. baiklahh.. aku akan susul dia..” jawabku. Langsung aku berlari menuju ke kamar mandi..

Kubuka pintu kamar mandi perlahan.. kulihat sekitar. Ohhh! Ternyata tiffany sedang di depan kaca wastafle. Kuhampiri dia..

“fany~ahh.. kau tak apa2 kan!?” katakuu..
tunggu, kenapa dia menangis!???  Aku terus berkata2 dalam hati.

“ahh taeng. taka pa kokk. Aku hanya sedikit mengantuk.” Dia langsung membasuh wajahnya dengan air, supaya air matanya tertutupi.

“ahh.. aku udahh selesai.” Tambah tiffany, dia hendak pergi tapi aku cegah. Ku genggam tangannya.

“tiffany. . . aku akan pergi.” Kataku. Tak terasa air mataku pun berlinang.

“hmmm.. taeng, fighting!” jawabnya datar..

Kucoba mendekat, kupegang bahunya dan berusaha untuk membuat dia menatap aku..

“fany, liat akuu.!” Perintahku..

“fany~ahh….” Dia masih tertunduk.

“fany.. aku masihh menunggu kau memaafkankuu.. beberapa setelah hatiku kosong tanpa dirimuu, aku selalu memikirkanmuu.. pikiranku berkecambukk dan hanya karena kau.” Jelaskuu.. aku terus menangis. Kucoba untuk kuat berdiri, namun aku tak sanggup. Aku jatuh tersujud. Air mataku menghiasi pipi dan mataku.

“taeng, , , kau tau?? Yg kau alami itu sama seperti yg sekarang sedang aku alami… entah kenapa aku begitu sulit untuk mempercayai dan memaafkanmuu. Dr lubuk hatikuu rasa cintaku padamu masih begitu kuat. Aku tak tau harus bagaimana taeng. aku mudah untuk sakit hati, dan sulit untuk menyembuhkan nya..” jelas tiffany.. mendengar itu, hatiku semakin sakit. Kucoba untuk berdiri.
“fany.. kalung ini akan membuktikann kalau hatiku hanya untuk dirimuu, cintaku hanya untuk dirimuu, hingga nanti aku kembali kemari aku teguh akan tetap mencintaimu.” Jelasku.

Tiffany POV

“fany.. kalung ini akan membuktikann kalau hatiku hanya untuk dirimuu, cintaku hanya untuk dirimuu, hingga nanti aku kembali kemari aku teguh akan tetap mencintaimu.” Jelas taeyeon.

Kata2 itu, membuat aku makin tersiksa. Apa udah saatnya aku memaafkannya!???

“taeng!? apa kau serius mencintaiku??” tanyaku tiba2.

“fany~ahh.. aku rela melakukan apapun demi cintaku padamu.” Jawabnyaa..

Dadakuu sakit mendengarnyaa. Jadi memang benar apa yg dikatakan teman2 tentangnya..
“fany~ahh! Aku harus segera berangkat.. ibuku sudah menunggu di london. Aku selalu berharap jika suatu saat nanti, aku bisa menjadi bagian hidupmu lagi.” Sambung taeyeon. Dia langsung berlari keluar toilet.

Aku masih berdiri kaku disini.. jawabann taeyeon tadi sangat membuat hatiku perihh.. aku sadar, kalau cintanya padaku memang tulus.

Aku pun langsung berjalan lemass. Jessica dari kejauhann terlihat melambai2kan tangan pertanda dia memanggilkuu.. aku pun segera berlari..

Normal POV
“teman2,, aku harus pergii… thanks banget yaaa.. aku janji akan balik lagi kesinii secepatnya.. hehehe” kata taeyeon

“taeng, kami pasti akan selalu menunggumu, karena kau adalah bagian dari kami..” jawab hyoyeon.

“kakaakkk.” Seohyun langsung memeluk taeyeon. Sepertinya seohyun sangat tak rela jika harus jauh dari kakaknya..

“heyyyy~ tenang seohyunn.. kau disini banyak temannn. Buat apa kau bersedihh. Kakakk pasti kembali kokk.. titip ayaahh ya seohh.” Jawab taeyeon.

Pengumumann penerbangan pun diumumkann, pesawat yg akan di tumpangi oleh taeyeon akan segera berangkat.

“bye all.” Kata taeyeon sambil tersenyum lebar.

Tiffany POV

“bye all.” Kata taeyeon sambil tersenyum lebar. Mungkin itu adalah senyuman terakhir darinya yg bisa aku lihat..

Tak pikir panjang, aku pun langsung berlari menuju taeng yang berjalan menjauh.

Aku pun langsung memeluknya dari belakang. Kucoba merasakann pelukan hangat yg dulu pernah kami rasakann.

“taeng, aku akan menunggumu disinii..” jawabku.

“ttt-tiffanyy… kau seriuss!???” jawabnya terbata2.

“mungkinn aku masih sedikit ragu2 untuk memaafkanmu taeng, tapi hati nuraniku mengatakan kalau kau adalah yg terpenting untuk hidupkuu.” Jelaskuu.

“tiffany~ahh. Aku begitu mencintaimu lebih dari cintaku pada diriku sendiri. Aku akan kembali untuk membahagiakanmu tiffany. Secepatnyaa. Aku berjanji.” Katanya sambil memegang kedua pipikuu..

Aku hanya mengangguk setuju.. kulihat air mata taeyeon mengalir di pipinya. Ku usapp air mata itu..

“taeng, fighting! Sanaaa, lekas brangkat, ntar ketinggalannn..” jawabkuu..

“thanksss fany! Aku akan menghubungimu jika sudah sampai disanaa..” katanyaa.

“yaa taengg.. cepat sanaa! Ntar kau ditinggal.” Jawabkuu.

“fany~ahh! Tunggu akuu, hanya kau yg aku inginnkann, jadi maukah kau tetap menjadi milikku???” Tanya nya sambil memegang kedua tangannku..
“kau lihat ini taeng. aku pasti akan menunggumuu..” aku memperlihatkan kalung berbandul kunci yg kupakai.

“fany~ahhh!” jawabnyaa.. belum selesai di berbicara, aku langsung memotongnya.

“sudahhlahh.. pokoknya aku tetap akan menunggumu! Sekarang bergegaslah masuk! Kau tak ingin ditinggal pesawat kan???! Let’s go taeng!!” katakuu.

“ahhhh. Nee…!!!” taeng pun langsung menuruti kata2ku, dia langsung bergegas berjalann..

“kakkkkakkk!” seohyun berlari memeluk taeyeon.

“seohyun~ahh! Disini kau punya kakak baru! Jadi jika kau merindukan aku, kau peluk saja tiffany! Didalamnya ada separuh jiwaku.” Senyum taeyeon.
taeng pun melepaskan pelukan seohyun.

Teman2ku merangkulku dari belakang, dan kami melambaikan tangan padanya.. mungkin ini adalah perpisahan sementara kami dengan seorang gadis canti, manis, dan imutt ituu! Dia begitu penting untuk kami.

Taeng pun sudah menghilang dari pandangan kamii.. dan setelah beberapa saat, pesawat yg ditumpangi taeng lepas landas.

Yaaaa,,,, hatiku terasa lega saat inii. Keterpurukanku serasa lenyap dengan cepat, dan dengan mudah tergantikan oleh rasa damai. dia berhasil memunculkan kembali cintaku untuknya dari hatiku inii.. taeng, aku memang tak bisa untuk tidak mencintaimu.. I’m always to waiting you.. gumamku dalam hati.

“yukk pulang! Aku lapar nihhh..” ajak sooyoung!
“yank! Kau tadi udah makan 2porsi, sekarang masih lapar juga!?? Aduhhhhh….” Jawab sunny dengan aegyonya.

“hey fany~ahh! Kau sudah memaafkannya khan!?” Tanya Jessica padaku.

“ahhhh… udahh kok. Sekarang hatiku terasa damai, cinta tumbuh kembali dalam hatikuu.” Jawabku sambil memamerkan eye smileku.

“jinjaaa??? Baguslahh fany~ahh. Jika nanti aku dan Jessica menikah, kau dan taeng juga menikah, pesta kita dijadiin satu sajaa,… hahahaha” canda yuri..

“heyy kalian berpikiran terlalu jauhh!” sahut hyoyeonn!
“hey yul, siapa juga yg mau menikah dengan kau!?” ketus Jessica, dan membuat yuri maluu..

“hahahahaha… kasiaan sekali kau yull. Sabar2.” Canda sunny. Kami pun segera meninggalkan airport untuk kembali pulang.

“taeng, semangatt! Aku akan selalu menunggumu! Because I love you so bad.” Gumamku dalam hati sambil tersenyum.

Sesampainya di rumah aku langsung menuju ke kamarkuu untuk menunggu kabar dari taeyeon.

Bomi oneun sori teu-llimyeon
(Ggoti pin gil ttara keo-reoyo)
Bi naerineun yeoreumi omyeon
(Muji-gae-man bomyeo keo-reoyo)
Ka-eul china kyeou-ri wahdo
Sone jeonhaejineun ongiro (Ttaseuhameuro)
Hamkke keo-reo-gayo
How great is your love

Tiba2 saja hapeku berbunyi.

“taengg!” kataku kegirangan.

“hallo fany~ahh! Gimana kabarmu!?” katanya ditelfon.

“hey taeng, kenapa kau bertanya begitu!? Kayak udah lama sekali tak bertemu.” Jawabku.

“hahaha. Hanya untuk intro fany~ahh. Ohh yaa. Aku udah sampai di London sekarang. Apakah kau sudah di rumah?”

“benarkah taeng?? syukurlah kau tiba dengan selamat. Aku udah di rumah dari tadi, padahal teman2 masih ada di mall, tapi aku ingin cepat2 pulang untuk menunggu kau menelfon.” Jawabku.

“benarkahh? Hehehe.. oh ya.. bolehkah aku memanggilmu sayang,,, lagi fany~ah??” pertanyaan taeyeon itu membuatku tertawa lepas. Perasaan ini sungguh nyamann. Aku dan dia kembali memunculkan rasa cinta seperti yang dulu..

“hahahaha…emhh.. aku tak ingin kau panggil aku sayang taeng. mianhe.” Kucoba untuk bercanda. Aku tertawa kecil.

“ohh… yasudahh fany~ahh.. taka pa kokk.” Hahahaha. Dia langsung drop sepertinya, suaranya tak lagi sesemangat tadi..

“taka pa taeng, tapi aku ingin kau memanggilku cintaaa.. hahahaha” aku berhasil menggodanyaa..

“tapi sayang, aku tak ingin memanggilmu cinta. Hehehe mianhe.” Jawabnya.
“aku tak percaya taeng kau tak mau memanggilku dengan panggilan itu,.”

“aaahhhhh.. kenapa aku tak bisa membohongimu yaa!??” jawabnyaa..

Tak terasa 1 jam lebih kami berbincang2 di telpon sambil melepas rinduu..

“sayangg.. udahh duluu ya kita lanjutkan lagi besok. Kupingku juga udah berasa panas nihh..” kataku.

“sama cinta. Kupingku juga sudah panas. Tak terasa udah 1 jam ni hp nempel ditelinga. Hahaha.”
“iyaa nihhh… ya udahh sayang, kita lanjutin besok ajaa.. silahkan kau telfon aku kapan saja kau mauu, karena mulai besok adalah hari libur.”

“okee cintaa.. aku akan menelfonmu setelah trainingku dengan ibu selesai. Bye my jawel. I Love you so much.” Katanyaa..

“nee sayang.. hehehe.. I Love You so much too taeng.”

Aku senang cintaku telah kembalii. Aku mulai bisa untuk mempercayaiinya lagi, lebih dari yg dulu. Dan aku juga sangat berharap taeng bisa menjadi pelabuhahn terakhir untuk hatikuu..

Taeyeon POV
Ke esokan harinya @KIM Apartemen

“nona taeyeon, anda diminta oleh nona KIM untuk menemuinya di ruangannya.” Kata seorang pelayan

“ohhh.. baiklahh.” Jawabku. Aku pun langsung bergegas menuju ruangan ibuku. Aku tak ingin ibuku ngomel jika aku terlambat.

Pelayan yg menunggu di depan ruangann ibuku pun membukakan pintu untukku.

“ibu memanggilkuu!??” tanyaku pada ibuku.

“yaa, duduklahh.!” Jawabnya ketus. Huhh! Jutekk amat sih ni orang. Keluhku dalam hati.

“taeyeon! Hari ini kau akan memulai pekerjaanmu! Perkenalkan ini adalah mentor mu! Aku tak ingin jika aku mendapat informasi buruk tentangmu saat kau dibimbing olehnya!” jelas ibuuku.. kulihat seorang wanita yg dari tadi sudah berdiri mematung di sebelah ibuku.

“perkenalkan nona. Saya adalah asistenn nyonya KIM di London. Nama saya Victoria.” Dia ternyata adalah assisten ibukuu. Kuharap perlakuannya tak seburuk perlakuan ibuku!. Gumamku dalam hati.

“ahhh yeahh sumbaenim.. mohon bimbingan anda.” Jawabku.

“yasudahh taeng! kau cepat siap2, 15menit lagi kau segera berangkat ke kantorku!” perintah ibuku.. tetap saja dengan nada yg galak.

“neee buu,,,” jawabku singkat. Aku pun segera menuju ke kamar untuk bersiap2.

“huhhh! Bete dehh!” ocehku.

Setelah selesai bersiap, aku pun segera menemui mentorku untuk berangkat ke kantor.

Beberapaa saat kemudiaann, aku dan mentorku sampai di sebuah gedung yg menjulang tinggi. Yaa, aku udah sampai di kantor KIM milik ibukuu ini.

“sebagai pengenalan, saya akan mengantar anda untuk jalan2 melihat2 kantor ini dulu nona kim taeyeon.” Ucapp mentorku.

“ahhh baiklahhhh… terimakasih Victoria sunbaenim.” Jawabku.

Kami pun menyusuri seluruh plosok gedung kantor inii.. yaa memang sangat luas dengan interior yg terlihat mewah.. pantas saja ibu begitu betah berada di kantor seperti ini.

Setealahhh kami berkeliling, kami pun tiba di sebuah ruangann yg besar.

“nona taeyeon ini adalah ruangann anda. Di meja itu sudah tersedia buku2 penting yg harus anda baca. Silahkan anda mulai bekerja. Ini adalah tugas awal anda untuk memahami apa sebenarnya makna dari bekerja menurut buku2 itu..” jelasnya panjang lebar, dan telah membuatku jenuhh. Huuufftddd..

“ahhhh.. nee!” jawabku singkat. Aku berjalan menuju mejakuu, terlihat disana ada banyak tumpukan buku. Dan semuanya mengenai bisnis.. jangan sampai otakku keluar dari sangkarnya karena kebanyakan menelaan kata2 yg ada dibuku ini. Keluhku dalam hati.

“baiklah nona, jika ada sesuatu, silahkann panggil saya di luar.” Wanita itu langsung meninggalkanku. Anehhh thu wanita.

Huftdd.. kubuka satu buku berwarna hitam itu dengan judul “course of doing business” kubaca halaman demi halamanm. menurutku buku ini bagus untuk dibaca, di dalamnya berisi tentang kehidupan berbisnis yg baik. Apakah dulu ibuku juga membaca ini??? Tapi kenapa sifatnya berbeda dengan apa yg disebutkan dibuku ini??? Ocehku dalam hati.

“permisi nona… bagaimana pekerjaanmu?? Apa kau menikmatinya??” Tanya mentorku itu.

“ahhh.. yaa. Bolehkah aku membawa pulang buku ini??” sambil kutunjukan buku tebal yg dari tadi kubaca.

“ahhh silahkan nona. Yasudah, mari kita istirahat untuk makan siang. Sudah kami persiapkan.”

“ahhhh.. baiklahh. Ayoo, saya juga sudah lapar. Hehehe.” Hoaaahh.. akhirnya makan juga. Sudah kutunggu2.

Aku dan mentorku segera menuju ke cafeteria di kantor ini.

Kami pun sampai di cafetariaa. Hahaha,, lebih megah ketimbang kantin di sekolahku dulu.. jadi rindu dengan kantin di sekolahku. Hehehe. Gumamku dalam hati.

“silahkan nona duduk. Saya akan mengambilkannya untuk anda.” Kata mentorku.

“ahh. Tak usahh, aku akan ambil sendiri saja. Aku sudah besar.” Jawabku.

Aku pun menuju ke tmpat dimana makanan sudah tersedia. Woaahhh.. beda sekali makanan di luar negri dengan korea.

“ohh ya nona. Nyonya KIM sudah menyuruh seseorang untuk menjadi partner anda. Dia juga anak dari presdir teman dekat nyonya KIM, dia sedang dalam perjalanan kemari.” jelasnya.

“ahhhh.. kenapa ibu secepat ini mempersiapkan smuanya??” jawabku bingung.

“yaa karena nyonya KIM tak ingin anda terlalu lelet dalam menyelesaikan study ini.”

“ahh.. oke oke.” Jawabku sedikit ketus. Ibuku memang sangat disiplin dalam pekerjaannya, hanya itu yg aku suka dari ibuku.

Beberapa saat kemudian, seseorang datang menghampiri meja kami. seorang laki2. Tampilannya keren. Hahahaha..

“annyeong.. nona taeyeon.” Katanyaa. Aku sangat terkejut, ternyata itu bukanlah seorang laki2, melainkan wanita..

“ahhhh! Annyeong.” Jawabku.

Dia melepas kacamata hitam yg dipakainyaa, tiba2 saja aku berhenti bernafas, aku terkejut, sangat2 terkejut melihat pemandangann ini.

“uhuuukkkkkk…” aku menyemprotkan minuman yg sedang aku minumm.

“ammmbeerrr!???” ternyata itu amber. Kenapa dia selalu menghantuikuu!?? Dan kini dia akan menjadi partner kerjaku!?? Ini tak bisa diterimaa.

“haahaha.. kau kenapa taeng??” jawabnyaa dengan aegyeonya.

“wahhh,, kalian sudah saling kenal ya?? Yasudah silahkan kalian ngobrol berdua duluu.” Potong mentorku.

“neee victoriia sunbaenim. Thanks.” Sahut amber.

Aku masih susah mengatur nafaskuu. Gilaa. Kenapa dia bisa sampai kemari,??? kenapa dia selalu menghantuiku?? Apalagi kami akan menjadi partner kerjaa. Parahhh!!!! Gumamku dalam hati.

“taeng!?? kau taka pa kaann!??” katanya dan membuat lamunanku buyar.

“ehh.. takk papa kokk.. emm. Am~ammber, kenapa kau bisa sampai disini!???

“kau ini kenapa sih taeng?? seperti habis melihat hantu saja.” Dia malah balik nanya deh.

“tak apa kokk amber. Hanya sedikit terkejut sajaa..”
“ohh begituu. Emm.. jadi gini taeng, sebernarnya aku dan ayahku akan ke paris, disana aku akan belajar dengan ayah untuk mengolah perusahaannya. Tapi karena sulli dan ibu tidak pernah saling mengerti satu sama lain, jadi sulli tak ingin ikut ibu,. Dan sekarang sulli ikut ayah di paris. Tapi pilihanku ternyata tepat.” Jelasnya panjang lebar. Aku

“maksudnya pilihanmu tepat apa amber!??” jawabku kebingungan.

“ya karena ternyata disini aku bisa bertemu denganmu taeng. hehehe.” Jawabnya sambil memamerkan aegyeonya.

Huhhh! Aku tak akan pernah terperosok lagi dengan rayuanmu amber! Hatiku sudah terkunci untuk orang lain. Hanya tiffany yg memiliki kuncinya. Gumamku dalam hati.

“ohhh.. hahahaha. Kau bisa saja.” Jawabku

“emmm taeng, kau sudah putuskan dengan kekasihmu yg dulu pernah kau kejar waktu di mall?!” pertanyaanya membuatku terpenjat kaget.! Kenapa dia bicara seperti itu!????
“emmm.. apa maksud perkataanmu itu amber???” kucoba menanyakan.

“ohh! Tak apa taeng. yasudah, yuk kita segera menemui Victoria sunbaenim.” Dia mencoba mengalihkan pembicaraan.

“ahhh.. baiklahh.!” Kami pun segera keluar dari cafeteria untuk menemui Victoria.

Dalam perjalanan menuju ruangan Victoria, aku terus bertanya2 dalam hati. Sebenarnya apa maksud amber bicara seperti tadi!?? Apa jangan2 amber sengaja, dia tau kalau aku dan tiffany berpacaran, lalu dia berniat untuk menghancurkan hubunganku dengan tiffany!? Apa dia memang amber yg dulu aku kenal sangat baik!?? Kenapa dia bisa berubah seperti ini!?? Gumamku dalam hati.

Di korea…

Tiffany POV

“hallo sica!?” aku berbicara dengan sica lewat telepon

“maaf fany~ahh. Aku mengganggumu. Sebenarnya hari ini kami akan berlibur ke villa milik yuri. Apakah kau ingin ikut??” kata Jessica.

“jinnjaaa!??? Aku mau sekali sica~ahh! Mumpung di rumahku juga rame, jadi ada yg bisa jaga nenek kuu.” Jawabku kegirangan.

“baguslah kalau mau, sekalian saja ajak yoona, karena seohyun juga ikut bersama kami. kita akan kerumahmu nanti sore. Kau tunggu kami yaa..” kata sica.

“ahhh.. nee.. aku akan menunggu sica~ahh. Hehehe” jawabku.

Baguss. Liburan kali ini aku sangat beruntung. Aku bisa pergi2. Baru pertama kali liburanku bisa keluar rumah. Yeahhh! Girangku.

“yoon?? Yoona!??” Ku ketuk pintu kamar adikku.

“apa sihh unnie??? Aku masih ngantukkk!!” ketus yoona.
“hehh! Kita akan berlibur bersama teman2 yoon! Dan seohyun ikut bersama kita nanti.” Kataku.

“mwoo!???! Be~benarkah kakk!?? Kita akan berlibur?? Jawab yoona

“ne.. nanti sore kita akan berangkat ke villa milik yuri. Mumpung paman dan bibi ada disini, jadi kita bisa berlibur juga kan yoon. Hehehe.”

“iyaa kakk.. pasti seru nihh..”

“yasudahh yoona. Jgn tidur lagi! Ntar kau ditinggal.”
“iya2 kakk!”

Aku pun kembali ke kamarku.

“ahhh! aku harus member tau taeng kalau aku dan teman2 akan berlibur. Hehehe” kataku pada diri sendiri.

Aku pun mencoba menelfon taeng.

“halloo?? Ini siapaa??” kata seseorang gadis di telfon. Tapi bukan suara taeng.

“emmm.. maaf, ini benar nomer taeyeon kan??” jawabku.

“iyaa.. taeyeon sedang di kamar mandi. Nanti hubungi saja lagi.” Katanya.

“ohh, baiklahh.. terimakasihh.” Aku langsung menutupnya.

Siapa wanita yg tadi menjawab telfonku?? Kenapa hape taeng bisa ada di wanita itu!?? Gumammku. Aku pun mulai curiga, pikiranku kesana kemari.

Aku terkejut hpku berbunyi. Ternyata dari taeng.

“hallo cintaaa!! Aku kecapean nihh.” Katanya di telfon.

“iyaa.. kenapa bisa begitu??” jawabku sedikit ketus.

“kenapa nada bicaramu aneh begitu sayang??”
“taeng, kau sedang bersama siapa sekarang??”

“ahhhh!?? Aku sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahku ni. Kenapa emang!?”
“tadi aku menelfonmu. Tapi bukan kau yg menjawab telfonku, melainkan seorang gadis.”
“jinnjaaa!??? Apa kau menelfonku sudah lama sayang??”

“barusann saja aku menelfonmu. Kau tak macam2 khan taeyeon!?” nadaku naik sedikit marah.

“tunggu tiffany! Tadi aku memang sedang bersama dengan seorang wanita. Dia adalah partner kerjaku. Sungguh aku tak macam2. Aku sudah mengunci rapat2 hatiku untuk orang lain kokk.” Jawabnya.. perasaanku sedikit lega. Yaa. Aku percaya padanya.

“begitu ya taeng?? yasudah, maafkan aku. Tadi aku sedikit emosi karena khawatir kau akan macam2. Hehehe..”
“tak apa kokk. Tenang saja. Aku tak akan bertingakah gegabah lagi. Aku tak ingin membuatmu menangis sayang.”
“hehehehe.. itu baru yg namanya kekasihku. Ohh yaa… nanti aku dan teman2 akan berlibur  ke villa milik yuri sayang..”
“benarkahh sayang?? Aku jadi ingin ikutt!”
“iyaaa.. hahaha sayang. Aku juga berharap kau bisa ikut bersama kami. tapi taka pa dehh.. kau harus bekerja keras disana.”
“pastii.. aku akan bekerja keras disini, dan kembali ke korea untuk menemui mu.”

Kami kembali bercakap2 sangat lama di dalam telefon. Tak terasa sangat lama kami saling menelfon.
“yasudahh, nanti hati2 ya sayaang.! Awas, kau juga jangan macam2 disanna!” kata taeyeon.

“iyaa2 ahhh! kau jugaa ya! Hehehe…”

Taeyeon, sepertinya kau disana bekerja sangat keras yaa. Padahal kau masih terhitung anak2. Tapi jiwa pekerjamu kuat sekali. Jadi semakin cinta. Hehehe. Gumamku dalam hati sambil senyum2.

Tiba2 hpku berbunyi lagi. Ternyata itu Jessica.

“hey fany~ah! Sebentar lagi aku dan hyoyeon akan ke rumahmu! Bersiap2lah!” katanyaa.

“woaahhh! Aku belum siappp! Yasudah, aku akan segera bersiap2 dehh.” Jawbku..

“ahhhh! Iyaa.. cepat2! Nanti kalau udah sampe aku bantu dehh.”
“nee!” jawabku dan kututup telfonnya.

Aku bergegas mengepack pakaian dan peralatan2 kuu.
“yoooonnnn!!! Cepat kau bersiap2, sebentar lagi kita akan dijemputt!!!” teriakku pada adikku.

“baikklaahhhh!!!!” jawabnyaa…

“heyyy! Tiffany! Kenapa teriak2 sihh!? Kau mau kemana?” aku terkejut. Ternyata pamanku.

“ahhh pamann. Aku dan yoona diajak berlibur ke villa milik temanku. Apa kami boleh pergi!??” jawabku.

“hahahaha.. sepertinya kau girang sekali yaa???” jawab pamanku.

“iyaa pamann. Karena ini adalah pertama kalinya liburan aku bisa keluar rumahh. Bolehkan paman??” bujukku

“iyaa boleh kokk.. mumpung paman dan bibi disini, jadi kalian bisa pergi2.”
“waaahhhh! Terima kasih pamann.”
“yasudahhh, sebelum berangkat, makanlahh duluu. Bibi sudah menyiapkan makanan kesukaanmu thu!”
“ne pamannn.. nanti aku akan segera turun..” kataku.

Di London

Taeyeon POV

Hoaammm!!! Hari ini lelah sekalii yaa! Geramku dalam hati.. ku rebahkan tubuhku di atas ranjang.

Ditambah lagi masalahh yg sangat besar! Kenapa amber harus menjadi partner kerjakuu!?? Aku takut jika dia akan macam2 padaku.. dia bukan amber yg seperti duluu. Kenapa dia sekarang jadi seperti itu!??

Barusan tiffany marah padaku karena amber menjawab telfonku tanpa seizinku! Untung dia tak berkata aneh2!!
“permisii nonaa..” pintu kamarku diketuk oleh seseorang.

“ohhh.. ada apa??” tanyaku pada seorang pelayan rumahku.

“nyonya KIM menyuruh anda untuk ke ruang tamu.”
“hoammm.. kenapa lagi sihh ahh! Yasudahh. Terima kasihh.”
ni kenapa nenek sihir memanggilku!?? Baru saja mau istirahat! Payahhh! Gerutuku dalam hati dan segera aku menuju ke ruang tamu.

“ada apa ibu memangguilku!?” tanyaku.

“taeyeon! Perkenalkan ini adalah teman ibu. Dia juga seorang presdir!”
“wahhhh! Cantik juga anakmu nyonya KIM. Pantas sekali untuk anakku.” Kata seorang wanita itu.

Haaa??? Apa maksud perkataan wanita itu!???? Gumamku dalam hati.

“hahahaha.. yaa. Ini anakku nyonya. Biar waktu yg bergulir saja supaya  anak kita bisa saling mengenal.”
“emm permisi. Apa maksud pembicaraan kalian!?” tanyaaku kepada mereka berdua.

“kau akan ibu jodohkan dengan anak nyonya presdir inii..” kata ibuku..

“APAAA!!!!???? Aku kan masih seumuran SMA buu! Kenapa cepat sekalii!????”
“bodohh kau taeyeon! Siapa juga yang akan menikahkanmu saat inii!!?? Kami berdua hanya masih berniat menjodohkanmu!” jawab ibuku.

“sayaang! Kemarilahhh.” Panggil wanita ituu kepada seseorang di luar.

Woaahhhhhhhhhhhhhh!!!!!! Ke~kenaapaaaa!??? Kenapa diaa lagi!???????!!!!

Jantungku seperti copot melihat amber yang masuk!
“dia adalah amber, anak kesayanganku” kata wanita itu.”

^TBC^

27 thoughts on “Tiffany Is My Mine Part 5

  1. huaaaa…
    kenapa amber seperti hanti begitu???
    datang gak diundag!!!
    dan dia bakal jadi penghancur hub ppany dan taeng nih…
    NOOO!!!!

    author, ayo lanjutkan,,,
    makin seru tuh, tapi sebenarnya kasian taetae jadi galau begitu :p
    fightaeng!!😀

  2. yeyyy seneng liat TaeNy bisa mesra lg kaya dulu.tp plis deh ah bring Amber out now!!! ah jgn sampe mreka dijodohin jebal,kasian Tippany :”(

  3. Salam kenal author ? saya baru nemu ini wp jd bru bisa komen . Maap ya, thor .
    Berasa aneh si taetae ma amber ..
    Lanjutt !
    Wah, author hebat ceritanya panjang bgt . Ini nih yg d suka para reader !

  4. Iih!! Amber lagi Amber lagi x_x
    Kenapa sih Amber ngegangguin TaeNy mulu *gregetan*
    Jangan dijodohin dong yaahh?!! Kasihan TaeNy-nya *nangis dipojokan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s