“Tiffany Is My Mind”


“Tiffany Is My Mine”

cast : Taeyeon and Tiffany

other cast : all member SNSD and other.

pengalaman pertama membuat FF bersambung yang panjang. jadi harap maklum kalau agak aneh ceritanyaa🙂

silahkann ^^

Part 1

Normal POV

Pagi ini cerah sekalii, terlihat seorang wanita sedang terduduk di sebuah bangku di tengah tamann.

Tiffany, itulah namanya, seorang anak SMU yang hidupnya kesepian.

dia tinggal bersama dengann neneknya dan adiknya disebuah gubuk yang kecil. namun atas kebaikan pamannya, ia bisa bersekolah

di sekolah favorit di kotanya. dia adalah siswa baru, baru akan masuk besok.

dia sering sekali berkunjung ke taman untuk menenangkan diri.

Tiffany POV

“ahhhh! aku malu untuk berangkat sekolah besokk. aku khan hanya orang miskinn. masak tampang seperti aku bersekolah di sekolah yang favorit??”

dia sepertinya merendahkan diri, tiffany adalah gadis yg sangat cantik.

“disana pasti banyak sekali gadis2 cantikk yang sangat cantik. yg jadi incaran para laki2” aku mengomel sendiri.

“lama sekali si yoona. . biasanya jam segini dia sudah keluar.” yoona adalah adik ku.

kami berdua hanya terpaut 1tahun. aku sedang menunggu adik ku pulang sekolah.

“masak yoona terlambat??” aku gelisah menunggu yoona.

“aku lapar nihh! yoona, cepatlah keluar!!!”

Hapeku bergetar. ohh ternyata paman menelfonkuu.

“annyeong”

“ne fany! kau sedang dimana sekarang??”

“aku sedang menunggu yoona pamaan. ada apaa yaa??” tumben sekali pamanku menelfon sian2 begini.

“ahhhh.. aku mau mengajakmu untuk membeli peralatan sekolahmuu. besok kau sudah bersekolah khann??”

waaahhh,, pamanku sangat baikk dan perhatian terhadapkuu ^^

“ohhh iyaa pamann, sebentar lagi aku pulang kok..”

“baiklah fany, aku menunggumu di rumah.” aku pun menutup teleponku.

Normal POV

akhirnya yoona keluarr. sepertinya dia kecapaiann. sepertinya dia terburu2, jadinya lari2.

“yoonaa, dari mana saja kauu???” tanya tiffany

“ahhh unniee. maaf, aku tadi diberi tugas tambahan, jadi harus menunggu guruku dulu.” yoona menjawab.

“yaaahh.. ayo lekas pulang. aku juga harus menyiapkan barang2ku untuk berangkat sekolah besok.” tiffany mengandeng yoona.

tiba2 ditengah jalann, mereka berpapasan dengann kumpulan gadis2 SMU, sepertinya tiffany mengenalinya. sebab seragam yg mereka pakai adalah seragam yg akan dipakai tiffany besok.

“heiii!! minggir! kau mengadangi jalan kamii..!” bentak salah satu dari mereka.

sunny, yuri, hyoyeon. nama2 mereka dapat diketahui dari bet di seragamnya.

“ahhhh, jalannya khan masih lebar, jadi kalian masih tetap bisa lewat donk.” jelas tiffany agak sedikit takut.

“ahh kau inii masih saja bisa membantahh!!!” hyoyeon mendorong tiffany dan yoona. mereka berdua terjatuhh.

tiba2 saja, dari jalann ada sebuah mobil mewah berhenti.

“heiii!!! apa yang kalian lakukann??? sikap kalian buruk sekalii! cepat masuk mobil! seorang gadis yg sangat manis, namun dinginn memperingatkan ketiga gadis tadi.

“kau tak apaa2 kan??” tanya gadis itu kepada tiffany.

“iyaa, aku tak apa2 kokk.” tiffany menjawab lembut.

“maafkan teman2kuu yaa, mereka memang terlalu berulah.” gadis itu sungguh baik, walaupunn dia sangat dingin.

“hyo, sunny, yul! cepat minta maaf.” gadis itu berkata pada teman2nya.

“taeyeon~ahh, kenapa kami harus minta maaf???” jawab yuri.

“kami khan tak salah apa2 taeng!” sunny menambahkan.

“kalian mau pulang jalan kaki??? gadis itu sangat dinginn.

“ahhh!!! heyy kau! maafkan kamii yaa. kami hanya usil.” sunny minta maaf pada tiffany, namun tidak terlihat tulus.

“iyaaa. tak apa kok” tiffany memperlihatkan eye smilenya.

“yasudahh, kami pulang dulu yaa” gadis itu begitu ramah sekalii.

“iyaa” jawab tiffany singkat, sambil mebungkukan badan tanda memberi salam.

“ayoo unnie, cepat pulang.! aku lapar nihh!” ajak yoona.

“ahhh Nee! gawattt, akku lupa ada janji dengan paman!! ayo yoong cepat pulang! tiffany kaget.

“dasar unnie babo! yoona mengoceh.

Setelah sampai di rumahhh, tiffany langsung diajak oleh pamannya untuk membeli peralatan sekolahnya besok. hati tiffany sangat senang, karena ada pamann yg sangat peduli padanya.

ayaah tiffany dan ibunya bercerai, namunn tak ada yg mau repot mengurus kedua anaknya ini.. oleh karena ituu mereka diasuh oleh nenek dan pamannya yg baik hati.

setelah pulang dari mall, tiffany dan pamannya langsung pulang. tiffany menyiapkan barang2nya untuk besok dan beranjak di tempat tidur.

Tiffany POV

“aduhhh capek sekali badanku ini. inginn tidur tapi masih belum bisa.” aku masih terjaga saat itu. jam menunjukan pukul 11 malam.

“ohhh yaaa, gadis tadi, bernama taeyeon yaa??? aku tiba2 memikirkan gadis yang tadi sangat ramah. yang sudah menolongku.

“apa besok aku bisa bertemu dengannya dan menjadi temanyaaa?” aku terus memikirkan gadis itu. entah kenapa ada perasaan lain di hatiku ini.

“tiffany! kenapa kau cekikikan sendiri?? sedang apa kau?? cepat tidur, besok kau sudah sekolah” neneku menegurkuu dan menyuruh ku tidur.

“aduuhh, gara2 gadis ituu!”

aku pun tertidur.

Normal POV

Kesokann harinya.

hari ini adalah hari pertama tiffany masuk kesekolahnyaa. pagi2 dia sudah terbangunn dan ikut sarapan.

“ahhh tiffany, kau cantik sekali dengan seragam mu itu.” nenek menggoda tiffany.

“hahahha. nenek bisa saja. pagi ini menunya apa nekk??? tanya tiffany penasaran,.

“waahhh.. hari ini nenek masakan masakan special untukmu sayang.” hibur nenek.

“nenekk, ini masakan kesukaankuu.. soup kacang merahh! woooawww!!” tiffany terbelalak melihat masakan diatas meja.

yoona yang baru saja keluar dari kamarnya pun langsung bergabung dengan tiffany dan neneknya untuk sarapan pagi sebelum brangkat sekolah.

“unnie, ayoo brangkat! keburu telat nihh!!” yoona mengajak.

“ne yoong!! nenekk, kami brangkat dulu yaa!!!annyeong!” mereka berdua berpamitan sebelum berangkat sekolah.

jalan menuju sekolahh tidak begitu jauhh, jalur jalan yg ditempuh mereka berdua pun juga searah. jadi bisa berjalan bersama. namun sekolah yoona masih maju sedikit.

“yoong!! hati2 di jalann yaa. aku tunggu kau di taman biasa” tiffany sudah sampai di sekolahnya dan berpamitan dengan adiknya.

“Nee Unniee, cerita2 ya nanti” balas yoona. tiffany hanya mengangguk.

Tiffany POV

waahhhh!!! sekolahnya megah sekalii. apa aku bisa betah sekolah di tempat inii??? tiffany sedikit ragu.

aku berjalan menuju tangga untuk masuk ke dalam sekolahh. lorongnya sangat lebar, sungguh mewah sekolah inii. aku harus bisa mengikuti pelajaran disini. supaya tidak mengecewakan pamanku.

bell berbunyii.. aku menunggu di depan ruang guru utnuk menemui wali kelasku yaitu pak ryeowook. aku disuruh menunggu karena nanti saat masuk kelas, aku akan diperkenalkan terlebih dahulu.

“kamu tiffany yaa??? ayo lekas masuk kelas” kata pak guru yang sangat tampan inii..

“iyaaa pakk” jawab ku singkat.

setelah sampai di kelas, aku berdiri didepan kelas, aku melihat keadaan kelas. dan aku terkejut melihat wajah yang tak asing bagiku. ya itu adalah gadis ramah yg menolongku kemaren, taeyeon.

“ini teman baru kaliann, namanya tiffany” pak guru mempublikasikan ku pada teman2 satu kelas.

“hallo, aku tiffany, semoga kita bisa berteman” kataku kepada teman2.

“yahhh tiffany, kau duduk dibangku kosong itu.!” suruh pak guru.

woaaahhhh!! aku duduk di sebelah taeyeonn, sedikit malu aku melihatnya. aku berjalan menuju tempatku. sepertinya teman2 kelasku ramah2, karena mereka tersenyum saat aku menyalami mereka.

“heiii, kau yang kemarin yaa. siapa tadi namamu!???” taeyeon langsung mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan denganku, aku pun menyambutnya dengan senyumm.

“ahhh. . iyaaa. namaku tiffany, aku dipanggil fany. kamu sendiri, siapa namamu??” aku sedikit malu oleh tatapannya.

“aku taeyeon, kau boleh panggil aku taeng. salam kenal fany.” dia tersenyum.

“i..iyaa taeng.” aku pun membalas senyumannya.

setelah berbicara punn, kami langsung diam. mungkin karena belum deket, jadi kami masih belum ada bahan untuk dibicarakan.

bel istirahat punn terdengar. semua murid langsung keluar ruangann yg dikelas hanya aku dan seorang gadis imut disebelahku.

“hey tiffany, kau tidak ke kantinn???” tanya gadis itu kepadaku.

“ahhh, , aku bawa bekal sendiri kokk.. kamu sendiri??”

“ahhhh, , aku juga bawa bekal sendiri. ohh yaa, perkenalkann namaku jessica.” jawabnya sambil memperkenalkan dirinya.

“ohh jessica. senang berkenalan dengannmu.” aku pun tersenyum

“panggil aku sica saja tiffany, sedikit simpel. hehehe”

“ahhh Ne. . panggil juga aku fany.” kami pun saling mengobrol di kelas, kami sudah mulai akrab. sampai2 kami bertukar bekal kami.

jessica orangnya ramah, imut, dan juga baik hati.. aku bisa cepat mengenalnya. dia orang pertama disekolah ini yg sudah dekat denganku.

“hey fany, kita jalan2 yukk. aku ingin memperkenalkan kau dengan sekolah inii..” sica mengajaku untuk melihat2.

“ahhhh. . yaudahh dehh.. aku juga mau sekalian beli minumm.”

“okee.. yukk.” kami berdua berjalan keluar.

ternyata sekolah ini sangatlah besar. aku terkagum2 melihat sekelilingku yang sangat luas. setelah itu, kami akhirnya sampai di kantin..

aduuuhhhh… ini gila, ini tidak layak dibilang kantin.. ini adalah restorant hotel bintang 6!!

tempatnya yg bersihh, lebar, dan juga pernak-pernik di kantin ini cukupp mewah.

“fany?? kenapa kau bengong?? katanya mau beli minum?? suara sica membuat lamunanku buyar.

“ahhh.. ohhh.. iyaa. aku hanya terkagum dengann sekolah inii.” kata ku.

“ohhh.. hahahaha.. aku dulu juga sepertimu fany. ayo cepat masuk, aku juga haus nii.”

“yaa. yukk masukk.” kami pun berjalan masuk ke kantin yg besar ini.. tiba2 aku menabrak seseorang.

BRRAAKKKKK!!!!!!

“aauuuuuu!” rintihku.

“ahhhh!!! jalan liat2 donkk! dasar buta!!” kata orang yg menabrakku.

“kan kamu yg menabrakuu!” aku sedikit kesal. namun dia langsung pergi. ohhh yaa! dia itu sepertinya aku kenal. ohhh aku ingat. dia itu salah satu dari gerombolannya taeyeon.

“fany, kau tak apa2 kann???”

“iyaaa sica, aku tak apa2 kokk.” aku pikir yg bertanya itu sica, ehh nggak taunya itu taeyeon.

“ahhh fanyy, kau tak apa kan????” sica menambahkan.

“maafkan temanku fany, dia itu namanya sunny, dia habis putus dengan pacarnya, jadi maklumlah jika dia sedikit ketus.” kata taeyeon menjelaskan.

“haaa??? sunny putus dengan sooyoungg??? kasian sekali merekaa.” kata sica.

“iyaaa. entahlahh, padahal semalam kami masih makan bersama, tapi tiba2 tadi pagi sooyoung memutuskan untuk mengakhirinya.” kata taeyeon.

aku hanya bisa terdiam karena tak mengerti apa2.

“yasudahh, aku mau menyusul dia duluu.. bye fany, sica.” taeyeon berpamitan pada kami.

Taeyeon POV

“aduuhhhh,, sunny susah banget dikontrol! yg bisa hanya sooyoung.” aku mengeluh karena tingkah sunny.

akuu melihat sunny sedang duduk di pinggir lapangan basket. sepertinya dia menangis sendirian disana.

“sunny, kau tak apa kan??”

“ahhh taeng… kenapa kau kemari??” sepertinya sunny kaget melihatku, karena dia terlihat langsung menghapus air matanya dan tersenyum paksa.

“udahlahh sunny! pasti ada alasannya sooyoung minta putus. aku yakinn, sooyoung pasti masih mencitaimu sunny”

“apa buktinya taeng?? kalau dia cinta ke aku, kenapa dia harus minta putus???” sunny kembali menangis. aku mencoba menenangkannya, aku memeluknya.

hyoyeon dan yuri pun menghampiri kami.

“sunny, sudahlahh. tadi aku dan hyoyeon berusaha menemuinya, dia hanya ingin berkonsentrasi pada pelajarannya dulu.” kata yuri.

“sunny, kau khan masih punya kami yg sangat dekat denganmuu.. aku yakin, pasti sooyoung akan minta balik” hyoyeon menambahkan.”

“tapiii, , aku kacau sekarang. aku inginn bersamanya terus.” kembali sunny menitikan air matanya.

“ya sudahhlahhh.. kau tenang sekarang, jangan menangis lagi. sebentar lagi masuk kelas, hapus air matamu.” aku masih merangkulnya.

“iyaaaa.” singkat sunny.

bel sekolah terdengar, kami berempat pun bergegas kembali ke kelas. aku masih sedikit khawatir pada sunny, saat ini dia begitu terpukul..

akupun segera masuk kelas, ternyata guru sudah ada di dalam. huhh!!! sial, aku terlambat lagi.

“permisi pakk, maaf saya terlambat masuk kelas bapak.”

“ahhh taeyeon! kau selalu saja terlambat masuk kelas. darimana saja kau!??” pak guru ini galak banget!

“maaf pak, saya tadi dari kamar mandi. perut saya sedikit terganggu.” aku mencoba untuk memberi alasan.

“yasudah, lekas duduk!”

aku langsung menuju tempat duduku. hmmm.. tiffany, aku memandang tiffany sedikit berbeda. dia cantik jugaa.

huaaaa!??? kenapa aku berpikiran seperti ini??? nggak beres nii.

dia berbalik menatapkuu. sekarang kami saling tatap. 1,2,3,4,5 detikk!! wuaaaa.. aku langsung membuang pandangankuu darinyaa.

“taeng, kau kenapa?? mukamu merah begitu?” tanya nya.

“ahhh! tak apa kokk! hahaha. kepalaku sedikit pusing” aku mencoba berbohong.

“heyy!! kaliann berdua! dari tadi saya lihat, kenapa kalian ngomong terus??” pak guru membentak.

kami berdua hanya terdiamm. kami disuruh keluar dari kelas. aduhhhh!! parah nihhh.

“taeng, maafkan akuu, gara2 tadi, kau jadi ikut dikeluarkan.”

“ahhh. . tak apa2 kokk. yasudah, kita cabut saja yukk! aku aja kau ketaman sekolahh, dari pada disini bosan!” aku menggandengnya dan langsung berlari menuju taman sekolah.

“taeng, kenapa kesini??? kita bisa kena marah nanti!” tiffany sepertinya ketakutan juga.

“tak apa2, tenang saja. aku sudah biasa seperti ini. dan tak akan dimarahi kok.!”

kami hanya terdiam di taman itu. tak ada sepatah katapun keluar. aku mencoba untuk berbicara duluan.

“fany, dimana rumahmu??” kenapa aku bertanya seperti ini??? aku sendiri bingung.

“ahhh… aku tinggal di dekat taman kota taeng. kenapa emang??”

“ahh tidak, ternyata kita searah. mau nanti kau pulang denganku??”

Tiffany POV

“fany, dimana rumahmu??” aku kaget dengan pertanyaan taeyeon.

“ahhh… aku tinggal di dekat taman kota taeng. kenapa emang??”  aku mencoba menjawabnya

“ahh tidak, ternyata kita searah. mau nanti kau pulang denganku??”

haaa??? dia mengajaku pulang bersama???

“ahhhh.. tapi, aku sudah janji nanti aku akan pulang bersama sica taeng”

“ohh begitu. yasudahhh tak apa2 dehh. lain kali saja. hehehe” dia tersenyumm. manis sekali senyumanya, membuyarkan pikiranku.

bel pergantian pelajar pun terdengar. kami bergegas menuju ke kelas. huftdd. untung belum terlambat.

“fany? kenapa nafasmu tersengal2?? kau habis lari2 ya?? tanya sica.

“ahhh.. tadi aku ke kamar mandi, ternyata udah bel, jadi terburu2 sica.”

aku melihat taeng. dia menatap kosong langit biru. sepertinya sedang ada yg dipikirkan.

“fany, kau suka padanya ya??” aku terkejut mendengar perkataan sica.

“whaattt???” aku berteriak karena kaget.semua orang yg ada diruangan termasuk taeyeon kaget dan melihatku.

“kenapa tiffany hwang??” tanya guru karena kaget. sica terlihat terdim dan tersenyum kecil.

“ahhh, tak apa pak.. aku hanya sedikit melamun, dan terkejut. maaf pak” aku gugup sekarang.

“bodoh kau fany.” sica terkekeh.

“apa maksud perkataanmu tadi sica??”

“ahhh.. iyaa, kau suka pada taeng ya??” sica mengerutkan keningnya.

“woo. enggak lahh.. mana mungkinnn..” aku menjawab gugup.

aku melihat taeng, dia kembali masih menatap langit.

“taeng itu terkenal di sekolah ini.. dia banyak yg menggemari. selain kecantikan dan wajahnya yg imut, dia juga terkenal kaya. namun dia tak ada sifat sombong sedikit pun.

“ohhh yaa?? dia terkenal di sekolah ini???” tanyaku heran.

“yaaa!!! sangat, dan sangat!!”

wahhhh.. pantas saja. ternyata dia terkenal. sewaktu tadi aku berlari bersama taeng, banyak sekali para murid yg melihat dingin ke arahku..

sepertinya cemburu. hmmm..

“fany, jika benar kau suka, kau harus berhati2 karena banyak murid disini yang cemburu.” sica menjelaskan.

“ahhh sica, aku nggak suka kokk.” jawabku sesal.

“ehhh sica, jangan2 kau juga menyukainya yaa???” aku balik bertanya.

“enggak lahhh, aku lebih suka temannya taeng.” mukanya terlihat merah sekarang.

“haaa??? siapa diaa???” heranku.

“hahaha. .” dia hanya tertawa kecill..

“kenapa kau malah tertawa sica?? aku penasaran nihh!”

“namanyaa yuri. kau tau orangnya??” muka sica semakin merah.

“ohh yuri.. ya akuu tau,. tapi aku tak mengenalnya. hehehe”

bel pulang pun terdengar.. wuaahhh!! hari pertamaku disekolahh cukup menyenangkann.

“taeng, kau mau menunggu adikmu dulu???” tanya sica.

“yeahh! sepeertinya sekarang malah dia yg menungguku.”

“yasudahh, kita pulang bersama saja. khan kita juga searah.”

kami keluar gerbang. tiba2 ada mobil berhenti di depan kita. ahhh. itu yuri.

“hey sica, mau pulang bersama?? ahhh, , kau khan yg kemarin.” yuri berkata dari dalam mobil

“ahhh, iyaa, dia tiffany. teman kelasku dan taeyeon” sica nerocos.

“annyeong, aku tiffany.” aku memamerkan eye smile ku.

“ahh nee.. aku yuri.. ayo kita pulang bersamaa.” kata yuri.

“nee!!! dengan senang hati yul” wahhh. sica parah nihh.. masak aku ditinggal. haduhhh!

“yasudahh kalian pulang duluan saja. aku harus menemui adikku dulu” keluhhku.

“maaf ya fany, ini kesempatankuu. hehehehe” sica berbisik di telingaku,.

dasar jessica. haduhh. mereka berdua pun sudah menancap gas. aku berjalan langkah demi langkah. tiba2 aku terkejut oleh bunyi klakson mobil.

“hehh fany, mau bereng. kau mau ketaman khaan??” ohhhh ternyata itu taeyeonn. kerenn juga diaa. hahaha

“ahhh taeng. tak usahh. aku tak mau merepotkanmu.”

“tak apa fany. lagian kita kan juga searahh.”

“dia membukakan pintu untuk ku dari dalam”

“ahhhh.. trimakasih taeng.”

“mau apa kau di tamannn?? enggak pulang langsung aja???”

“enggak. aku harus menunggu adiku dulu. dia bersekolah di SMA Jeounheo dekat taman ituu.”

“haaaaaa????? yg bener?? adiku juga bersekolah disituu,,” taeyeon terkejut. ternyata dia juga punya adik yg satu sekolah dengan yoona.

“iyaaa.. adiku sekolah disituu. sekarang dia kelas 2 SMA. terpaut 1tahun dibawahku.”

“OMOO!!! adiku juga kelas 2 SMA. hahahaha yasudahh, mungkin saja mereka kenal” taeyeon kembali tersenyum. sepeertinya aku sangat suka jika dia tersenyum ^^

kami sudah sampai di taman. namun yoona belum disana.

“apakah adikmu ada fany??” tanya taeyeon.

“sepertinya dia masih di sekolah taeng.”

“yasudah, kita jemput disana saja. sekalian aku juga mau menjemput adikku.”

“ahhh.. nee taeng.” jawabku singkat.

kami sampai di depan gerbang sekolah yoona.

“nahhh itu dia adikku.” katakuu seraya membuka jendela.

“ohh, yg berjalan kemari ituu?? nahh.. yg disebelahnya itu adikku. namanya seohyun fany!” kami tertawa berdua, karena tak menyangka jika adik kami satu sekolah dan saling kenal.

“hlohhh!!?? kakakk??” yoona kaget.

“heyy fany, tak menyangka ternyata adik kita berteman dekat. hahahaha.” taeyeon tertawa.

“iyaaa. hahahaha..” aku pun juga ikut tertawa.

“hey kalian berdua, cepat masukk! kita mau makan siang bersama” suruhh taeyeon.

“ahh taeng, tak usahh, kami tak ingin merepotkanmuu.” sahutku tiba2.

“takk apa2 kokk. lagian kau juga pasti lapar kann fany??”

“ahhh.. emmm.” aku terdiam karena bingung.

“heyy, seobaby! kau satu kelas dengan adik temanku ini???” tanya taeyeon

“namanya yoona kakk! iya donkk. kami sangat dekat lohh. seperti suami istri. hahahaha” seohyun melawak.

“whaatttt!!??? suami istri???” taeyeon tersentak kaget.

“hahahaha..” aku tertawa melihat tampang taeyeon yang lucu.

Normal POV

“whaatttt!!??? suami istri???” taeyeon tersentak kaget.

“hahahaha..” tiffany tertawa melihat tampang taeyeon yang lucu.

“seohyun terlalu berlebihan kak taeng” kata yoona.

“trus, hubungan kalian sendiri seperti apa?? seperti suami istri juga yaa???” seohyun dan yoona tertawa terkekek..

“hahahaha… kakak yoona ini teman barukuu.. baru juga kenal kok.” taeyeon menjawab santai.

tak terasa mereka sudah sampai disebuah mall.

“yukkk jalann. kita makann.” kata taeyeon.

“kok makan di mall taeng??” tiffany kebingungan.

“sudah lahhh ikut saja.” jawab taeyeon santai.

mereka sampai di depan restaurant mewah. mereka masuk ke restaurant itu. dan duduk di tempat yg kosong.

“taeng, sepertinya ini restaurant mewah.” tiffany merasa tidak enak dengan taeyeon.

“tak masalahh kann??” jawab taeyeon santai…

“tenanglahh kak fany, kak taeng itu bos.” seohyun menambahkan.

Tiffany POV

ini restaurant mewahh. aku jadi tak enak pada taeng. ternyata taeng orangnya baik sekali..

“pelayaann!!” taeyeon memanggil pelayann.

“ahhh nona taeyeon dan teman2nyaa. mau makan apa??” tanya si pelayan.

apaaa??? nona taeyeon?? maksudnya apaan nihh?? kenapa pelayan itu tau nama taeng?? aku bingunn dehh. di sekolah terkenal, di mall pun dia terkenal. hoaahhh!! aku mengguman dalam hati.

“ahhh! kalian mau makan apaa??” tanya taeyeon.

“aku steak aja kakk! yoona juga!” seohyun mendahului.

“kau pesan apaa fany??”

“ahhh.. akuu kimbap aja dehh..”

“wahhh.. ternyata makanan favorit kita samaa fany.” taeyeon terkagumm. aku juga kaget, karena dia juga sangat suka kimbap.

pelayann pun datang untuk mengambil pesanan kami.. aku masih terbingung, kenapa tadi pelayann itu memanggil taeyeon seperti itu.

“taeng, kau terkenal ya di mall ini???” tanyaku pelan.

“hahaha. . . kenapa kau bertanya seperti itu fany??”

“tadi saat kita berjalan kesini, banyak sekali pegawai2 mall yg menyalami mu.”

“ahhhh.. tentu saja donk kak! kak taeng kan Bos besar di mall ini.” seohyun kembali mengucapkan lawakannya.

“bicara apa kau seoh! tidak fany. mall ini milik ibukuu.” whaaattt!!??? mall besar ini miliknyaa???

“waaahhhh!! hebatt yaa! aku ingin menjadi pegawai disini.” canda kuu.

“hahahaha.. kau aneh2 saja fany.! sebenarnya mall ini milik ibuku, tapi ibuku mencurahkannya padaku untuk mengurusnya.”

gilaaa!!! kelas 3SMA saja sudah punya mall. taeng emang hebat, walaupun dia sangat kaya, tapi tak sombong! aku masih saja memasang muka terkagum.

“nahhh!! makanan datang akhirnya makan yoon!! kau khan laparnya cepat.” yoona dan seohyun bercanda, mereka sangat dekat.

“yoon! buka mulutmuuu!!!” OMOOO!!! mereka memang seperrti suami istri saja.

“woaaahh!!! kalian sedekat itu ya ternyata??” tanya taeng.

“khan dari tadi udah aku bilang. kami ini suami istri kakk. kami ini pacaran kakk!!” seohyunn menjawab sambil menyuapi yoona.

“seohyunn~ahh! kenapa kau katakann itu! aku khan jadi maluu!” muka yoona memerah.

aku dan taeyeon terbengong. ternyata pacaran! aduh2. gila dehh. tiba2 4 orang gadis mengagetkan kami.

“darrr!!!! keluarga baru lagi makan bareng nihh!!!” goda hyoyeon. woaaahh!! ternyata itu hyoyeon, sunny, yuri, dannn, , , sica juga adaa??!!

“hey fany, ternyata benar! hahahaha” sica mencoba melawak sekarang.

“apanyaa sica??” tanya taeng.

“diaa menyukaimu taeng!” sica dan yg lain tertawa. aku pun maluu sekarang.

“sicaaa~ahh!! apa yg kau katakann!??” keluh ku ketus.

“bohong taeng. sica mengada2 saja.” aku menambahkan dengan cepat.

“yasudahh dehh, kami mau shooping dulu yaa. sekalian mau menghibur sunny.” kata hyoyeon.

“ahhhh! nee. sunny, bersenang2lahh.. semoga kau bisa tersenyum lagi!” jawab taeyeon. sepertinya sunny masih sedihh.

“kakk! aku juga mau shooping dengann yoona, makanan kami sudah habis, booring kakk!” kata seohyun.

“ahhhh!???” taeyeon pun terdiamm.

sekarang tinggal kami berdua di meja inii. situasinya sedikit canggung, kami hanya sibuk sendiri. aku membaca buku, taeyeon sibuk dengan mini webnya.

hufftttt.. “taeng??” aku mencoba memulai.

“ya fany??? dia menjawab, aduhh.. ngomong apa cobak sekarang. aku bingunng.

“ahh!? tak apa taeyeon. sepertinya kita juga bosan yaa??”

“nee. gimana kalau kita jalan2 saja fany??”

“ahhh nee! ketimbang kita diem2an juga. hahaha” tiba2 dia mencubit pipikuu.

“aww!” aku mengerang.

“kau lucu dengan eye smile mu itu fany” dia menggoda. aku tak sanggup menyembunyikan wajahku yang merah.

“ahhh. kau bisa aja taeng.” aku tersipu malu sekarang. aduhhhhh!

“muka mu merah. aku tambah suka fany” dia memberikan wink yang sangat membuat aku mati kutu.. taeng! jgn bikin aku terus menderita karena malu donkk.

Taeyeon POV

mukanya memerahhh. dia manis sekali. aku beranikan diri saja sedikit merayu.

“ahhh taeng. ayok jalann.” katanyaa.

sepertinya dia sangat malu sekarang. tapi entah kenapa, sedikit berdebar hati inii. apa aku suka padanya???

“yakkk. ayokk!” kami berdua berjalan menuju keluar restaurant untuk jalan2.

kami berjalan agak berjauhan. aku beranikan diri untuk menggandengnya.

“fany. kenapa jalanmu cepat2???”

“ahhhh!!! taeng.” mukanya kembali memerah sekarang. hahaha.. aku terus memandangi wajahnya yg tersipu maluu. sangat lucu.

“faanyy! kau lucu sekalii.” lagi2 aku menggodanyaa.

“ahh taeng! jgn melihatku seperti itu donk!” hahaha… sudah kuduga dia akan mengatakan hal itu.

Aku memalingkan pandangan kesebuah toko pernak-pernik.

“fany! Kita kesana yukk!” aku menunjuk sebuah took “Indigo accessories”

“ahhhh!”

Kami masuk kedalam dan melihat2. Aku terus menggandeng tangannya.

“anyyeong nona taeyeon” kata pegawai ku.
“ne” jawabku singkat.
“taeng. Aku kagum padamu. Kau bias terkenal.” Kata fany.

“hahaha.. sudahlahh.” Jawabku.

“fanyy! Kalung ini cantik!!!” aku memperlihatkan kalung couple dengan bentuk gembok dan kunci.

“ahhh??!! Kenapa gembok dan kunci??” tanyanya bingung.

“diammlahhh! Nanti kau juga akan tau sendiri!” aku memakaikan fany kalung dengan bandul gembok. Dan aku memakai yang kunci.

“kau cantik dengan kalung itu taeng” dia sepertinya mulai berani menggombaliku. Hahaha. Tapi tak apa, aku suka. Aku seneng bias tersenyum kembali setelah 5bulan yang lalu.

Flash back.

“Amberr!!! Tunggu, kenapa kau minta putus???” amber adalah wanita yg paling aku cintai. Tapi entah kenapa dia tiba2 memutuskanku. Aku sangat terpukul.

“taeng! Aku sudah bosan dengannmu! Sekarang, kita sendiri2 saja ya. Kau pasti akan mendapatkan yg lain, yg lebih baik dariku..” katanyaa.

“tapi amber, aku masih sangat cinta padamu!”

“taeng! Maaf! Tapi aku sudah tak cinta kau lagi!” dia langsung memalingkan wajahnya dan berjalan meninggalkanku.

Aku menangis deras, tiap malam aku memikirkannya. Aku sangat mencintainya. Dia terbaik untuk ku. Dan ternyata aku tau kalau dia meninggalkanku karena wanita yg bernama krystal. Aku semakin tak kuat menahan tangiskuu. Tapii aku tersadarr. Banyak yang menyukaiku, banyak yang ngefans dengankuu, jadi kenapa aku harus seperti inii?? Aku pun bisa bangkit sekarang”

End flash back.

Sekarang sepertinya aku menemukan pengganti amber. Aku akan melindunginya, walaupun mungkin dia tak sadar jika aku menyukainya, ehh. Mungkin sudah mencintainya.

“heyy kaliaannn!!! Apa yang kalian lakukan di toko seperti ini??” aku terkejut. Ternyata itu hyoyeon dan yang lainnya.
“iya taeng! Tumben sekali kau mampir ke toko accessories seperti ini???” Tanya yuri heran.

“ahhh.. tak masalah donkk??” jawabku.

“wahhhh! Kalung yang indahh!?” kata Jessica.

Mata sica jeli sekali yaa????

“ahhhh.. ciye2. Itu khan kalung couple yaa??” hyoyeon terheran2.

“hahaha. Bukann. Kami cuman iseng kokk.” Aku mencoba mengelak.

“sunny, kau sudah baikann???” aku mencoba mengalihkan perhatian.

“ahhh. Ne taeng. sedikit lahhh.” Jawabnya. Dia masih murung.

Kami pun kembali ke restaurant, dan bergegas untuk pulang.

“hyo! Hati jika menyetir!” kata ku dari dalam mobil kepad hyoyeon dan yg lainnya.

“huh! Kau masih tak percaya denganku taeng??? aku sudah punya sim! Jawabnya ketus.

Hyoyeon jika menyetir memang extream. Huffff! Aku kapok jika harus satu mobil dengannya, apalagi jika dia yg menyetir.

“yasudahhh. Kami duluan yaa!”

“hati2 taeng!!” yuri melambaikan tangan.

Setelahh beberapa menit. Kami sampe di depan rumah fany.

“disini taeng. terima kasih buat hari ini yaa. Aku senang” kembali dia memperlihatkan eye smilenya.

Hmm.. ternyata dia orang yang sederhanaa..

“okeee, sama2 fany. Aku juga senang kokk”

“dadahh yoona!” kata seohyunn.

“ne seohyunn!” jawab yoona

“hati2 taeng!” dia melambaikan tangann.
“fany, jangan sampai hilang ya kalungnya!” masih sempat kukaakan sebelum dia masuk ke rumah”

“ahhh! Ne taeyeon.”

Langsung aku tancap gas. Kasian seohyun. Dia tertidur ternyata.

Normal POV

“wahhhhh!! Kau sudah pulang fany, yoona!??” kata nenek mereka.

“ne nekk, kami habis makan tadi.” Jawab tiffany.
“teman baru kak fany cantik dan baik nek!!” yoona memotong.
“ahhh benarkah!?? Baru 1hari kau sudah bisa punya teman baik ya fany!??? Cucu nenek memang hebat!” nenek mulai menggoda tiffany.
“ahhh. Tidak juga nek.” Tiffany berlalu ke kamar.

“cepat mandi kaliannn! Mumpung airnya masih hangat!”

“nee nekk! Tiffany dan yoona menjawab bersama2.

Beberapa menit kemudiann.

“fany, yoonaa!!! Cepa makann.. nenek masakan makan kesukaan kaliannn!” teriak nenek.

“iyaaa nekkk!!!” mereka berdua pun bergegas menuju ruang makan.

“wahhhh! Sup kacang merahh.” Yoona terkagum.

“ayo cepat makanlahh kalian. Mumpung hangatt, cocok dengan udara yang sekarang dingin.” Kata nenek.

Mereka makan dengan suasana yang bahagia.

Tiffany POV

“kenyang nekk! Masakan nenek memang paling enakk!” godaku.

“hahaha.. kau bisa saja fany!”

Aku pun selesai makan dan langsung merapikan meja makan, mencuci piring bersama yoona. Setelah beres, aku menuju kamar, ku rebahkan tubuh ku diatas bed ku.. dari tadi aku memikirkan sesuatu, yaa! Taeng. kenapa sekarang malah aku sedikit rindu padanya yaa??? Adduuuuhhhh.. ohh yaa, kalung inii..??? apa maksudnya dia membeli kalung couple kunci dan gembokk?? Aku bingung maksudnyaa.??? Hmmm. . . tapi hari ini aku sangat senang. Taeyeon mengajaku makan, dia mencubit pipiku berkali2, dia bilang aju cantik, dan kita memakai kalung couple sekarang, , , mimpi apa cobakk aku ini??? Ya aku akuii, aku sangat menyukainya, taeng memang seperti bidadari. Akuu terus menggumam dan melamunn.

Tiba2 sajaa hapeku berbunyii

Bomi oneun sori teu-llimyeon
(Ggoti pin gil ttara keo-reoyo)
Bi naerineun yeoreumi omyeon
(Muji-gae-man bomyeo keo-reoyo)
Ka-eul china kyeou-ri wahdo
Sone jeonhaejineun ongiro (Ttaseuhameuro)
Hamkke keo-reo-gayo
How great is your love

“hallo??? Siapa ini???” katakuu di telpon

“ahhh! Kau melupakan suaraku fany. Huh!”

“eehh-eehh! Ini taeng??” aku jawb sedikit ragu

“hufftdd!!! Cepat kau ke taman kota! Aku disana sekarang, aku butuh teman.” Terdengar parau suaranya.

“kau kenapa taengg??? Suaramu berbeda” aku mencoba menanyakannya.

“sudahlahhh, kau cepat kesini.” Dia langsung menutupnya.”

Aku sedikit khawatir sekarang. Aku bergegas, kuambil jaketku. Dan berpamitan dengan nenek dan yoona.

“nenekk, yoon, aku keluar sebentar. Ada keperluann.”

“kakak mau kemana???” jawab yoona.

“mau kemana kau fany malam2 begini??” sahut nenek

“ada urusan sebentar nekk. Aku terburu nihh. Dadah!” aku langsung berlari.

Tamann begitu sepia. Aku belum melihat sosok taeng. . . ohhh! Ternyata dia sedang terlentang memandang langit di rerumputan. Anehhhh.. aku menggumam.

“taeng??? ada apa??” matanya berkaca-kaca, ya aku isa melihatnya jelas.

“ahhh! Kau mengagetkanku fany!” jawabnya kaget.

“kenapa kau memanggilku taeng???”

“tidaakk, aku hanya lagi butuh teman sekarang. Keluargaku serba sibukkk.. seohyun pun sibuk dengan novel2nya.”
matanya berlinang air mata. Kasiann dia. .

“sudah lah taeng, aku temani malam inii..”

“thanks fany. Aku tak tau harus bilang apa padamu.”

Aku mengeluarkan sapu tangan dari saku ku, ku usapkan di matanya untuk menghilangkan air matanya.

“kau kalau menangis jelek taeng! berhenti menangis ya!” aku mencoba menenangkan.

“fany, kau sudah tau apa artinya aku memberimu kalung dengan bandul gembok, dan aku dengan bandul kunci??” Tanya nyaa.

Aku hanya menggeleng…

“aku ingin gembok itu mengunci hatimu untuk orang lain dan sang pemegang kuncilah sang pemilik hatimu itu fany.”

Haaaa?? Maksudnyaa??? Aku membatin.

“emmm, taeng. apa maksudnya???” aku masih bingung

“dasar bodohhh!!!!”

Taeyeon POV


“emmm, taeng. apa maksudnya???” jawabnyaa

“dasar bodohhh!!!!”

Akuu pun langsung menciumm bibirnya. yaa, aku tak bisa memungkiri ini. Aku mencintainya. Bibirnya begitu lembut, aku menikmatinya. Sebaliknyaa, dia juga sama dengankuu. Cukup lama kami berciuman.

Aku melepaskan ciuman ini.. kulihat mukanya merahh, dia tak brani memandangku.

“fany, lihat mataku!” aku memegang pipinya, berusaha mengarahkan matanya untuk menatap mataku.

“aku mencintaimuu. Aku tak ingin kau untuk siapa2, kau hanya untukku.!” Tak terduga, ternyata aku menitikan air mata. Aku tak ingin kejadian yg lalu terulang lagi.

“taeng! apa kau ini sungguh2???” dia masih bingung dengan tingkahku sepertinyaa.

“yaa fanyy! Aku sungguh2. Aku menyukaimu, tapi tiba2 suka itu berubah seketika menjadi cinta!! Aku tak bisa memungkirinya. Aku sungguh2 fany~ahh!”

“taeng, , tapi kenapa aku!??? Kau terkenal dimana2, banyak yang menyukaimu, kenapa kau memilih akuu??” dia tetap blum yakinn dengann omonganku. Huffttdd

“fany, aku juga tak tau kenapa begini. Km polos, hatimu baik, km cantik, km manis, km imut, dan lain2. Aku tak tau kenapa bisa jadi begini fany.”

Tiba2 dia memelukk ku. Aku terkejut. Dia memelukku erat. Akupunn mendekapnya.

“taeng, I love you” dia membisikan ditelingaku.

“akhirnya kau mempercayaiku fany.”
“heyy!!! Kenapa kau menangis dipundakku taeng??” seketika dia melepaskan pelukan dariku.

“maaf fany, aku mudah sekali menangiss.”

“bodohhh ahh! Yasudahh, udah malam nihh pulang yukk. Aku takut dicari nenek ku.”

“bolehkah aku menginap di rumahmu fany??? Aku kesepiann.” Lagi2 aku merengekk. Ahhh! Bodohh, dasar taeng cengenng!

“haaaa??? Mau tidur dimana kau!?? Kamarku sempit sekali, tak ada kamar kosng lagi.”

“dimana sajalahh, yg penting aku mala mini malas di rumah.”

“hmmmm..”

“ayolahh fany. Khan juga besok hari libur.” Sebelum dia mengatak sesuatu, aku langsung memotongnya.

“yasudahhh lahhh. Ayokk!” kamipun langsung masuk ke mobil dan menuju rumah tiffany.

@tiffany home.

Normal POV

“anyyeon nenek, yoon!!”  tiffany member salam pada neneknya dan yoona, aku masih di luar.

“kakakkk! Kau sudah pulang! Kau beli sesuatu yg bisa dimakan???” ucap yoona.

“kau selalu saja makan, makan, dan makan.” Jawab tiffany ketus.
“hahahaha… sudahlahhh, cepat masuk, dingin di luar.” Suruh nenek

“nek malam ini temanku mau bermalam disini.”  Kata tiffany

“temanmu siapa fany??? Kok malah dibiarkan diluar begitu??” kata nenek tiffany

“taeng cepat masukk!” tiffany menyeret taeyeon masuk ke dalam rumah.

“annyeong nenek, annyeong yoona.” Taeyeon sedikit kaku.

“waaaaaaahhhh!!! Kak taeng.” yoona terkagum2.

“wahhh,, kau cantikk. Siapa namamu???” Tanya nenek tiffany kpd taeyeon.

“ahhh. Terimakasih nekk. Aku taeyeonn.” Jawab taeyeon malu.

“ini hlo nekk orang yang tadi aku critain, teman baru kak fany yang sangat baik dan cantik. Hehehehe” kata yoona dengan semangat.

“wahhhh… fany memang beruntung punya teman sepertimu.” Puji nenek tiffany pada taeyeon.

“terimakasihh nenek, yoona” jawab taeyeon

“yasudah… sekarang tidur semua yaa. Sudah jam 11 malamm..” suruhhh tiffany.

Mereka pun langsung menuju kamarnya masing2.

@kamar tiffany.

“maaf kalau sempit taeng.” kata tiffany..

“tak apa fany~ahh. Yang penting aku tak dirumah sekarang.” Taeyeon sedikit jengkel.

“yasudahh taeng. kita tidur. Kau diatas, aku dibawah.!”

“kau gila fany!??? Mana mungkin aku membiarkan kekasihku tidur di lantai!???” bentak taeyeon.

“trus mau dimana lagi???”

Taeyeon menarik tangan tiffany dan menaruh tubuh tiffany di bed. Yaa. Maksudnya mereka akan tidur satu ranjang. Lampu pun padam.

Taeyeon POV

“kenapa kau malah membokongiku fany~ahh!???” aku kesal.

“gini salah, gitu salah, trus harus gimana taeng???” hahahaha.. dia sepertinya kesal.

“hadap sini fany, jika tak dipeluk, aku takan bisa tidur.” Goda ku.

“haaa??? Aneh2 saja kau! Bilang saja kau ingin aku peluk!!”

“hehehe.. buruan peluk akuu!” suruhku cepat.

Seketika itu tiffany memelukku. Tak peduli situasi, aku pun langsung mencium bibirnyaa. Emmm.. kami sama2 tenggelam dalam ciumann ituu. Tak sadar, kami pun tertidur dengan posisi bibir kami masih menempel.

^TBC^

mianhe kalau anehhhh… hehehe…

29 thoughts on ““Tiffany Is My Mind”

  1. Waah,, bner” bsa nghbur aq yg sdg mrana nie ff’a🙂 #gdaygnanya#
    taeny cpet bnget jdian’a, pdahal bru knal sehari,, emank mantepz dah tuh couple🙂
    klo yulsic’a gmana??
    Updte soon thor,, annyeong😉

  2. yeeayy. . .TaeNy ada YoonHyun juga ><
    Taeng baru ketemu langsung suka ama Fany. .
    cepet bgt? emg hatinya taeng hanya untuk fany😄
    tp knp Seo unnie jadi lbh agresif ya ? -,-
    weeww .si taeng baru jadian langsung langsung cipok aja ?!!! dasar byuntae. . .

    nice ff kak🙂

  3. Woow keren thor ffnya..
    Pairing taeny emng lebih dpt feelnya kalo baca ff cast taeny..kaya ff ini walopun agak kcepetan baru kenal udh blng cinta aja si taeng..wkwkwk
    tp ttp keren..
    Lanjut ke next part dulu aahh..xD

  4. annyeong .. reader baru .. salam kenal yah thorr^^

    wihh kereenn .. senyum2 sendiri baca tingkah taeny dan yoonhyun ..

    wiii tidur dalam keadaan bibir nampel?? ada ada aja mereka berdua ..

  5. Taeny emang Jjang bru sehari udah jadian mna taeng lnsung main civok bibir ppany kkk tingkatkan kbyunan mu taengo
    Lngsung loncat chap brikutnya ye thor!! Semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s