teach me to remember

Cast : all member SNSD

Part 1

Pagi2 buta Tiffany sudah terbangun dari tidurnya, dia duduk di teras dorm ditemani dengan secangkir tea. Member yg lain masih tertidur lelap. Ia merenung bagaimana keadaan Taeyeon yg saat ini sedang di rawat di rumah sakit karena kecelakaan.

“Taenggo, semalem aku tidak isa tidur, hanya karena memikirkan mu” gumamamnya dalam hati. kata dokter, dia mengalami gegar otak. tapi keadaannya tidak cukup parah.
“Apa kau akan lupa tentang aku Taenggo???” Tiffany melanjutkan gumammnya sambil tak tahan meneteskan air mata.

Tiba2 terdengar suara membuka pintu. ternyata itu Jessica.

“fany~aah, kenapa km menangis?? kau rindu dengan taeyeon??” tanya jessica
namun tiddany hanya diam.
“aku tau fany~aah, kau sangat merindukannya kan? kami pun juga sangat merindukannya” jessica pun duduk disamping tiffany sambil menenangkan tiffany.
“apa dia akan lupa tentang kita semua sica??” tanya tiffany dgn muka yg sangat sedih.
“kata dokter, dia hanya mengalami gegar otak ringan, tapi itu bisa dikembalikan lewat terapi kan? jadi tenang lahh” jessica berusaha menghibur tiffany.
“iyaaa” jawab tiffany singkat.
“hapus air matamu, kita masuk dan sarapan” ucap sica.

hyoyeon ternyata sudah tebangun dan mulai memasak bersama seohyun dan yoona. member yg lain masih tidur nyenyak.

“sica, yuri sudah bangun kah??” tanya hyoyeon kepada sica.
“sepertinya belum, aku akan bangunkan.” jawab sica sambil menuju ke kamarnya.
“seobaby! bangunkan yg lain” suruh hyoyeon.
“iyaa unnie” jawab seohyun yang masih sibuk mencuci piring.

yoona berusaha mendekati tiffany yg masih termenung di sofa sendirian.

“unnie, kau kenapa??” tanya yoona.
“aku tak apaa yoong” jawab tiffany singkat.
“apa unnie merindukan taeyeon unnie??” lagi2 pertanyaan yang sama membuat tiffany meneteskan air mata.
“unnie, sudahlahh, dia tak akan kenapa2 kokk. kata dokter dia sudahh mulai membaik kan?” yoona berusaha menenangkan tiffany.
namun tiffany tetap diamm, dan meninggalkan yoona untuk masuk ke kamarnya.

“unnie, jgn lupa makan” kata yoona
tiffany hanya memasang senyum yg tak seperti biasanya. dia tidak bercahaya seperti biasanya.

Tiffany POV

“huuffff” tiffany menjatuhkan tubuhnya di kasur.
“semalam aku sama sekali tak bisa tidur, taka ada kau di kamar inii taenggo. cepatlah pulang, member lain sangat merindukanmu, aku pun begitu. aku ingin memelukmu.
taenggo, selama kau di rumah sakit, aku tak brani menjengukmu. karena aku tak ingin melihatmu yg terbaring lemah seperti itu. Tuhann, sembuhkanlah taeyeon segera.
aku sangat membutuhkannya. tiffany yg sangat merindukan taeyeon mencurahkan hatinya kepada boneka beruang kesayangan taeyeon.
“beartaeng! apa kau sedih melihat taenggo yg seperti itu?? apa kau tega melihatnya??” gerutunya kepada boneka itu.
“hari ini para member akan menjenguk taeyeon, tapi aku masih tak bisa untuk ikut. aku sangat kacau melihatnya seperti itu beartaeng!😦

tiba2 pintu kamar terbuka. tiffany berusaha menyembunyiakan isak tangisanya dengan berpura2 tidur. ternyata itu yoona dan sooyoung.

“fany~ahh, aku tau kau menangis, cepatlah sarapan, taeyeon juga pasti tak ingin melihatmu sakit” kata sooyoung.
tiffany pun menatap mereka berdua dengan mata yg sembab.
“iyaa unnie, ayo makann. member yang lain juga sagat mengkhawatirkanmu yang sudah 2hari tidak makan. tambah yoona.
sooyoung duduk disebelah tiffany, dan menyandarkan kepala tiffany dipundaknya.
“fany~ahh, kau jangan seperti ini. kami sebagai member juga sangat sedih, kami juga menerima pukulan ini fany. taeyeon adalah leader kita” ungkap sooyoung
“sooyoung, memang apa sihh salah taeyeon?? kenapa dia harus menerima cobaan ini??” ungkap tiffany
“taeyeon tidak salah apa2, dia sangat baik. tapi ini sudah menjadi takdir dari Tuhan.” jawab sooyoung
“unnie, yang penting taeyeon unnie khan sudah terbebas dari masa komanya khan, jadi Tuhan masih mau melihatnya di dunia ini” tambah yoona.
“yasudah fany, kita sarapan dulu aja.” ajak sooyoung.
tiffany pun ikut untuk sarapan.

member yang lain senang karena tiffany sudah mau makan, dan tidak terus mengurung diri di kamar seharian,.

“fany~ahh, setelah ini, kita mau ngejenguk taeyeon. kau ikut yaa?!” hyoyeon membujuk tiffany supaya mau ikut menengok taeyeon.
“iya fany, siapa tau, dia sudah sadar, dan sudah bisa berinteraksi dengan kita nanti” sunny menambahkan.
“sepertinya aku tetap belum bisa dehh. aku masih tak bisa melihatnya” tiffany tetap belum mau menengoknya.

tiba2 telepon dorm berbunyi. sooyoung dengan cepat mengangkat teleponn itu. setelahh beberapa saat, sooyoung kembali menuju para member berkumpul. dia bermuka sangat kusut. seperti habis terkena marah.
“sooyoung, siapa yg menelpon??” tanya jessica.
namun sooyoung hanya diam, dan memasang muka sedih, sambil melihat satu persatu para member, dan melihat tiffany dengan sangat lama.
“hey sooyoung! katakann, ada apa sihhh?? kenapa mukamu sedih seperti itu?!?!?!” jessica bertanya kembali, yg lainnya hanya terdiam, melihat tingkah sooyoung.
“taeyeonn, taeyeonn~ssi” jawab sooyoung terbata2.
“kenapa dengann taeyeonn sooyoung???!!!!” jessica dan hyoyeon berbicara bersamaan, sambil memasang wajah yg sangat khawatir.
“sooyoung! jangan membuatku takut donk!!! bentak yuri
“Anuu, diaaaaa. . .!” belum sempat sooyoung mengatakan ada apa dgn taeyeon, tiffany langsung berlali kedalam kamar sambil meneteskan air mata.
“sooyoung!!! kau membuatnya kacau!!” bentak yuri, disertai oleh anggukan member lain.
“maav, tapi yg aku katakan ini adalah kabar yg benar2 buruk. kalau taeyeon kembali koma!!!” sooyoung mengatakannya sambil menangis.
member lain pun terkejut dan semua langsung terdiam. terlihat sunny, yoona, jessica, dan seohyun menangis, termasuk sooyoung.
hyoyeon langsung berlari menuju kamar tiffany, dan mendapati tiffany sedang duduk di depan cermin sambil memeluk boneka beruang kesayangan taeyeon sembari menangis sangat derasnya.
hyoyeon langsung memeluknya dari belakang untuk menenangkan tiffany.
“faanny, , , tenang lahhh. . pasti taeyeon cepat sadar dan akan kemabali berkumpul dengan kita. dia juga berjuang untuk sembuh disana sekarang.” kata hyoyeon dengan nada menangis.
“taenggo~” suara tiffany yang sangat merintih dan dengan keadaan yg sangat kacau.
“aku rela menggantikannya untuk menderita, dari pada harus dia yg seperti ini. aku ingin terus melihat wajahnya yg imut, mencium pipinya, selalu bersamanya, melihat wajahnya yg lucu sebelum tidur. itu yang bisa membuatku bahagia hyo!!” ungkap tiffany dan terus menangis.
“kami pun juga begitu fany, dia ada laeder kita, dia orang yg spesial untuk SNSD, dia orang terpenting di SNSD. kami pun juga tak akan rela bila kehilangan dia” hyoyeon terus berusaha menenangkan tiffany.
di ruang lain, para member tetap terdiam dan menahan tangis yang menyakitkan.
“taenggo, kami rindu sekali denganmuu, kenapa harus terjadi dengannmuu!!????” sesal jessica yang ternyata juga menangis.
“aku ingin melihatnya tersenyuumm, merasakan masakannya yg sangat lezat!” sooyoung menambahkan”
“unnieeee, sekarang kami sangat kehilangannn” seohyun menangis deras.
tak lama kemudiaan, hyoyeon keluar, namun tanpa tiffany.
“hyo, bagaimana keadaan tiffany??” tanya yuri.
“kacauuu!” jawab hyoyeon singkat dan berjalan menuju keluar dorm.”
“kau mau kemana hyo!?” teriak sunny”
“ke rumah sakit, aku ingin menemaninya” hyoyeon langsung berjalan setelah menjawab demikian.
“kami ikuttt!!!!” teriakk sunny dan yang lainnya.
-TBC-

15 thoughts on “teach me to remember

  1. Yah!!!! *teriak pake toak* author tega beud dweh ah bqn taeyoun koma….kesian tuch fany mata’y dah kaya bola golf…

    Bye…reader kurangajar….wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s