Taeyeon’s Dream

Taeyeon menggerutu sendiri sambil mengenakan piyama favorite-nya. “Sunny… aku tidak tahu kau setega ini padaku!!” katanya, sebari melempar bantalnya. Baiklah, ini tak pernah ada dibenak Taeyeon sebelumnya. Sahabat yang ia kasihi dan sayangi itu ternyata hanya memamfaatkan dirinya dan kekayaannya. Sakit, itu yang Taeyeon rasakan. Di khianati oleh orang yang kita percaya, tentu saja tidak akan menyenangkan.

“Aku benci Lee Soon Kyu!!” teriak Taeyeon, sebelum akhirnya ia berbaring dan menutupi tubuh rampingnya dengan selimut. “Tuhan, kirimkanlah orang yang bisa membuatku melupakan dendamku pada Sunny…” kata Taeyeon, sebelum akhirnya ia terlarut dalam mimpi.

“Do’a mu terdengar!!”

“HUAAA!” teriak Taeyeon, jelas ia kaget mendengar seseorang tiba-tiba berbicara keras ketika dia sedang tidur. Taeyeon melirik orang yang telah lancang membangunkannya itu, “kau siapa?!”

Di hadapan Taeyeon, saat ini muncul sesosok peri mungkin? Karena wujudnya seperti manusia, tapi dia mempunya sayap dan sangat cantik.

“Kau bisa memanggilku, Mushroom.” Jawab makluk itu, singkat.

Taeyeon sedikit heran, ‘Mushroom itu jamur ya?’ pikirnya.

“Jangan bengong begitu, ayo ikut aku!” ajak Mushroom, Taeyeon hanya bisa mengikutinya.

“Hei! Kau mau terjun dari sini?!” tanya Taeyeon, karena ternyata mushroom membawa Taeyeon keluar jendela kamarnya yang ada di lantai 3.

“Tidak usah khawatir!” Mushroom ternyata benar-benar terjun, ia membentangkan sayapnya, sehingga tidak jatuh ke tanah.

“Hei mau ke mana?!” teriak Taeyeon.

Mushroom mengulurkan tangannya pada Taeyeon, “ikut aku!”

“APA?! Aku tidak bisa terbang!” katanya.

“Tidak apa-apa, kalau bersamaku, kau tidak akan jatuh,” katanya.

Taeyeon pun memberanikan diri untuk melompat. Dan, dia benar-benar tidak jatuh, “wah! Hebat!” pekiknya senang. Taeyeon tersenyum ke arah Mushroom, “kau mau membawaku ke mana?”

“Ikuti saja aku,” katanya, lalu terbang mendahului Taeyeon. Taeyeon pun mengejarnya.

Sampailah mereka berdua dibelakang gedung sekolah Taeyeon. “Kenapa membwaku ke sini?” tanya Taeyeon.

“Lihatlah ke bawah!” kata Mushroom.

Taeyeon melirik ke bawah, dan mendapati Sunny yang tengah dalam bahaya. Sunny tengah di hadang beberapa pria berbadan besar, yang sudah pasti tidak berniat baik.

“Sunny!!” teriak Taeyeon, panik. Bagaimana pun ia masih sangat peduli pada Sunny.

“Tolong dia,” kata Mushroom. Tanpa ba-bi-bu lagi, Taeyeon terbang rendah, dan menarik Sunny menjauh dari sana.

“Kau tak apa-apa Sunny?” tanya Taeyeon, anehnya Sunny tidak menjawab. Taeyeon jadi bingung sendiri.

“Dia tidak bisa melihatmu saat ini, karena kau terpengaruh sihirku,” jelas Mushroom.

Taeyeon mengangguk, lalu menurunkan Sunny kembali. Lalu bergegas mengejar Mushroom yang terbangnya cukup cepat. Sunny sendiri terlihat kebingungan karena tiba-tiba melayang sendiri.

Akhirnya, sampailah mereka di sebuah pegunungan cukup jauh dari kota. Seluruh Kota Seoul bisa terlihat dari sana. “Indahnya!!” pekik Taeyeon, senang.

Mushroom tersenyum manis, “kuharap kau malupakan dendammu. Karena sesungguhnya mendendam itu tidak baik. Kalau memang dia mengecewakanmu, tidak usah kau dendam padanya. Dia hanya belum ada pada jalan yang benar,” jelas Mushroom.

“Terima kasih Mushroom, kau baik sekali. Aku tidak dendam lagi kok, pada Sunny.” Kata Taeyeon, riang.

“Kalau begitu, tugasku selesai!” ucap Mushroom, lalu sedikit demi sedikit menghilang.

“Mushroom! Jangan tinggalkan aku! Ayo kita berteman!” kata Taeyeon, sebelum Mushroom benar-benar pergi.

Mushroom hanya menunjukkan gummy smile nya, lalu menghilang.

.

.

.

‘Kring…. Kring….’

Jam beker di kamar Taeyeon berbunyi, waktunya Taeyeon bangun dari mimpinya. Taeyeon mengerjap-ngerjapkan matanya bingung, ‘berati Mushroom hanya mimpi?’ batin Taeyeon sedikit kecewa.

‘Rrrrr…. Rrrr…’

Ponsel Taeyeon bergetar, lekas saja ia mengambil dan membuka flap-nya. Sebuah pesan dari Lee Soonkyu.

‘Mianhae, maafkan aku. Aku sungguh menyesal Tae, kalau kau tidak mau jadi sahabatku lagi, tidak apa-apa. tapi aku harap kau mau memaafkan aku…’ demikian bunyi pesan Sunny. Taeyeon tersenyum senang. dia bersyukur bertemu Mushroom biarpun hanya di mimpinya.

Lekas saja ia membalas pesan Sunny, ‘Aku tidak pernah marah padamu Sunny. Tentu saja kita masih berteman^^’

‘Ting… Tong…’ tiba-tiba bel rumahnya berbunyi, Taeyeon melihat orang tersebut melalui jendela kamarnya.

“Siapaaa??” tanya Taeyeon.

Terlihatlah seorang wanita kira-kira seusia Taeyeon sedang membawa kue, “aku tetangga baru kalian, kau bisa memanggilku Tiffany!” ucap orang itu dengan gummy smile-nya.

Taeyeon hampir tak bisa bergerak. Wanita itu… Mushroom? Mungkin dia tidak bercahaya ataupun bersayap, tapi mirip! Wajahnya mirip sekali dengan mushroom!!

“Ah, salam kenal! Namaku Kim Taeyeon! Aku akan ke sana, sebentar ya!!” Taeyeon bergegas menuruni tangga, dan menemui tetangga barunya itu.

 

-END-

by : Mizu-Tan Megurine

 

2 thoughts on “Taeyeon’s Dream

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s